PERJALANAN CINTA RANIA

PERJALANAN CINTA RANIA
Menjemput Eliza


__ADS_3

Selepas kepergian Arya .Karyawan mall bagian informasi tersebut langsung mengambil mikrophone untuk memgumumkan bahwa telah ditemukan seoarang anak perempuan yang sedang mencari omnya .Sontak Bams kaget ia jadi ingat Eliza


" Eliza ... " Bams langsung pamitan pada temanya dan menuju area bermain tempat dimana ia meninggalkan Eliza ,namun hasilnya nihil ia tak mendapati Eliza di sana


" Mampus... gue ,Eliza dimana kamu " Seketika Bams langsung menuju pusat informasi .Disana ia melihat gadis cilik tengah menjilati eskrim


" Eliza .... " panggil Bams pada ponakanya


" Mas ini siapanya adek kecil ini " tanya pelayan mall di bagian informasi


" Saya omnya anak kecil ini " kata Bams


" Adek cantik ... kamu kenal enggak sama om ini " tanya pria itu


" Endak... eisa ndak tenal " ucap Eliza sambil manyun sengaja mengerjai Bams kareana ia masih jengkel ditinggal omnya


" Tuh kan ... Masnya nggak bisa ngaku ngaku anak ini aja tidak kenal , udah pergi sana dari pada saya laporin satpam " kata pria tadi


" Eliza jangan bercanda gini ,nggak lucu .Kalau kamu begini om nggak bisa ajak pulang kamu ,kamu mau disini sendiri ,mama besuk mau jalan jalan sama papa kamu nggak mau ikut " kata Bams memprovokasi,namun Eliza tidak menanggapi


" Udah deh mas ,anaknya diam aja gitu berarti dia nggak kenal ,sebaiknya masnya pergi " usir pria tadi


Bams kehilangan akal membujuk Eliza .kemudian ia menghubungi Bima memintanya untuk menjemput Eliza


" Hallo Kak, cepetan ke mall tempat biasa aku main ,Eliza tidak mau pulang malah dia pura pura tidak kenal aku malah aku sekarang diamankan di post sekuriti dikira sindikat penculik " pinta Bams


" Kok bisa ? gimana ceritanya " tanya Bima


" Ceritanya panjang kak sekarang kakak buruan ke sini bebasin aku dan bawa Eliza pulang " kata Bams kemudian ia memutuskan sambungan telephone


" Siapa Pah ? " tanya Rania


" Si Bams ,katanya Eliza nggak mau pulang dan pura pura tidak kenal Bams dan sekarang Bams diamankan disekurity " kata Bima


" Kok ,bisa ini pasti ada yang nggak beres Eliza nggak pernah bersikab seperti itu kalau ia nggak bener bener marah " kata Rania


" Nanti saja kita tanya mereka kalau sudah pulang ,sekarang papah susul mereka ,mamah dirumah aja kalau mamah ikut kelamaan dandanya kasian Bams panik disana " kata Bima

__ADS_1


" Ya udah ,Papa hati hati nggak usah ngebut " ujar Rania


Sesampainya di tempat yang dituju Bima langsung menuju post security untuk membebaskan Bams ,siapa yang tidak kenal Bima semua orang mengenal pria ini dengan mudah ia membawa Bams ,kemudian dia kepusat informasi dimana Eliza masih disana sedang tertidur pulas.


" Selamat siang Pak Bima ada yang bisa kami bantu " kata pelayan


" Saya mau jemput anak saya tadi kata adek saya ini (sambil menujuk Bams) anak saya disini " ujar Bima


" Mari pak silakan masuk ,Anaknya ini bukan ?" kata pelayan


" Iya ini putri saya " kata Bima sambil mendekati Eliza yang masih tertidur


" Tadi Anak Bapak itu kepisah sama Omnya tapi omnya yang mana saya tidak tau karena ada beberapa orang yang mengaku omnya dia ,putri bapak tidak mengenal katanya " kata Pelayan


" Terima kasih sudah menjaga anak saya dengan baik " Kata Bima sambil mengeluarkan Beberapa lembar uang berwarna merah


" Terima kasih Pak " kata pelayan tadi


" Pak boleh minta foto sama Bapak saya ngefans sama bapak ,dan baru kali ini saya liat bapak biasanya hanya lihat diTV " kata pelayan tadi


" Lain kali kamu ,nggak boleh cerobah begini bagaimana kalau tadi Eliza dibawa kabur sama orang yang tidak dikenal " Nasehat Bima


" Iya kak,Bams salah ... Bams bener bener lupa tadi ,sekarang aku nggak tau bagaimana aku ngadepin kak Rania dia pasti marah besar " cicit Bams


" Ya ... itu resiko kamu ,belajarlah betanggung jawab dengan segala apa yang telah kamu perbuat " nasehat Bima


Mobil terus melaju membelah padatnya jalanan kota hingga tak terasa mobil yang mereka tumpangi sudah sampai di kediaman mereka .Rupanya Rania sudah menunggu kedatangan mereka ,Sampai dirumah Bams langsung dicecar pertanyaan oleh Rania kemudian ia menceritakan runtututan peristiwa yang baru saja ia alamai bersama Eliza .Rania benar benar marah atas keteledoran Bams .


" Sudahlah ma.... semua sudah terjadi dan Bams juga menyesal dan udah berkali kali minta maaf juga " kata Bima menasehati Rania


" Bela aja terus " ucap Rania


" Bukan gitu ma.... aduh salah lagi " ucap Bima jadi merasa serba salah


Eliza yang sedang tidur terbangin mendengar keributan diluar


" Kok lame banet ma ... " tanya Eliza

__ADS_1


" Eh... sayangnya mama bangun maaf ya tadi mama kekecengen ngomongnya, semua gara gara kamu Bams " ucap Rania sambil mendekati sang buah hati


" Mama ndak boyeh malah malah ladi ,kacian om ban tadi om ban udah eisa kejain kok ma,sekalang mama baikan sama om ban ,kalau mama macih malah cama om ban eisa malah cama mama " ucap Eliza


Dengan terpaksa Rania baikan dengan Bams meskipun ia masih dongkol semua ia lakukan demi Eliza


****


Sementara Arya baru saja selesai meeting ia langsung menghubungi pelayan mall yang tadi ia titipi Eliza ia menanyakan keberadaan Eliza kemudian pelayan tersebut mengatakan kalau Eliza sudah dijemput oleh Papanya .Pelayan tersebut juga mengatakan bahwa Eliza menolak waktu dijemput omnya dan mengaku tidak kenak dengan omnya hingga papanya datang menjemput.Seketika Arya bernafas lega mendengar anak yang ditolongnya tadi sudah ketemu dengan orang tuanya


" Ada apa Boss ,kelihatanya Happy banget dapat gebetan baru ya ? kok nggak cerita cerita " cecar Heri


" Sembarangan aja ,tadi aku dimall ketemu anak kecil lagi nagis .Dia terpisah sama omnya terus aku bawa dia ke pusat informasi lalu aku titipkan dia disana agar mudah keluarganya mencarinya dan sekarang keluarganya udah jemput dia gitu " Sewot Arya


" Wuidiiiii...hh seorang Arya yang dingin kaya salju menolong anak kecil ,sejak kapan boss peduli sama anak kecil ,biasanya juga kalau ada anak kecil yang menangis Boss akan selalu bilang BERISIK " Ledek Heri


" Jangankan kamu ,aku sendiri saja heran kenapa aku bisa sedekat itu sama anak kecil yang baru saja aku kenal ,dan kamu tau enggak dia minta gendong sambil makan eskrim terus belepotan di jasku dan anehnya aku tidak bisa menolak dan enggak bisa marah " tutur Arya mengenang pertemuanya dengan Eliza


" Hahahahah.ahhaha ,Sejak kapan Boss jadi pengasuh balita ? mana tidak kenal " seketika tawa Heri pecah


" Ketawa aja terus sampai gigi loe kering " maki Arya


" Ok , saya diam lanjutkan Boss ceritanya saya jadi penasaran " kepo Heri


" Awas ngetawain gue lagi ,potong gaji 10 % " ancam Arya


" Ampun Boss ,lanjut ceritanya masih penasaran nih " Desak Heri


" Pas loe call gue ,rasanya berat banget ninggalin anak itu dan ia memelukku erat ,entah perasaan apa yang terjadi padaku saat itu susah aku mengambarkanya ,sampai sekarang aku masih teringat pada gadis kecil itu ,aku seperti orang jatuh cinta pada pandangan pertama ,dan satu lagi semua orang yang aku temuin bilang kalau dia itu mirip dengan aku ,aneh kan padahal jelas jelas tadi anak itu bukan anakku dan ia juga sudah dijemput papanya " tutur Arya


" Siapa tau itu anak Boss, secara boss kan udah 2x menduda terus nanam benih dimana gitu Boss " Heri kembali terkikik


" Sembarangan kau ,udah aku bilang gadis kecil itu ada papanya lagian aku tidak pernah menanam benih sembarangan ,aku hanya menanam benih pada Alesha dan Rania saja kau kira aku semurah kamu tanam benih dimana mana " Sewot Arya


" Yah siapa tau Boss lupa gitu ,terua orang yang boss hamili kawin sama orang lain " Heri semakin lancar mengoda Arya


" Sekali lagi loe ngaco potong gaji 50 % " ancam Arya

__ADS_1


__ADS_2