PERJALANAN CINTA RANIA

PERJALANAN CINTA RANIA
Diskusi Warga


__ADS_3

Aku tidak tau harus bagaimana menghadapi situasi seperti ini namun aku harus kuat aku tidak boleh kelihatan lemah di mata mereka


Sesampainya di kontrakan aku langsung menghubungi Bima pengacara yang menangani kasus perceraianku dengan mas Arya


kuceritakan semua masalah yang aku hadapi dan dia bersedia membantuku .satu hari setelahnya Bima datang ke kontrakanku


" Selamat datang pak ,maaf merepotkan lagi " ucapku


" Tidak apa apa ibu dengan senang hati bila bisa bantu ibu " katanya Ramah


Setelah berbincang bincang sebentar lantas aku menghubungi pak RT untuk membahas masalah kemarin .kemudian malam harinya warga berkumpul dikediaman pak RT .namun kali ini ada Bima yang menemaniku jadi tidak setegang pertama kali disidang


" Selamat siang bapak /ibu semua perkenalkan nama saya Bima Sakti Wijayanto .saya pengacara dari Ibu Rania " ucap Bima memperkenalkan diri


" Hadeh .. belagu pakai pengacara segala " ucap Hani


" Huuu...." langsung di soraki ibu ibu lainya


" Semuanya tenang biarkan pak Bima bicara " Ucap pak RT


" Disini saya akan bersaksi bahwa Ibu Rania tidak pernah berzina selama saya kenal dengan beliau dia sangat mencintai mantan suaminya ini semua data data mbak Rania ada disini mulai dia kapan cerai hamil dan sebagainya semua ada disini dan saya juga membawa saksi orang orang disini yang kenal dengan Bu Rania selama disini dan setelah mendengar kesaksian orang orang dari sini yang melihat keseharian Ibu Rania saya mohon jangan lagi ada fitnah keji terhadap beliau dan bila itu terjadi maka saya akan bertindak saya tidak segan segan melaporkan ke pihak yang berwenang atas tuduhan tindakan yang tidak menyenangkan dan pencemaran nama baik Ibu ibu bisa dikenakan pasal 310 KUHP anda bisa dikenakan sanksi pidana 6th atau denda 750 juta .jadi saya mohon selama anda berniat baik dan meminta maaf kepada Ibu Rania maka beliau dengan segala kerendahan hatinya tidak akan menuntut ibu ibu sekalian atau kalau masih belum yakin apa perlu saya pangilkan mantan suami mbak Rania tapi saya tidak yakin bisa memaafkan ibu ibu jika dia saya bawa kesini melihat mantan istrinya yang sangat ia cintai diperlakukan begini perlu ibu ibu ketahui Bapak Arya adalah pengusaha besar tidak ada yang sulit buat dia " tutur Bima penuh ketegasan


" Bisa ajakan anda berbohong dan ibu ibu yang bersaksi ini disogok Rania " protes Hani


" Mbak Hani yang terhormat kami tidak pernah disogok oleh mb Rania kami bersaksi karena kami melihat keseharian mb Rania " Ucap Ibu pemilik kontrakanku dan di setujui karyawanku dan ibu ibu yang tingal dekat Rumahku


" Mbak Hani punya bukti kalau Ibu Rania menyogok ibu ibu ini ? " tanya Bima


" Maling mana ada yang ngaku penjara penuh kalau pada ngaku " ucap Hani


" Cukup mbak Hani jangan memojokkan mbak Rania terus menerus kalau tidak punya bukti kalau mbak Rani masih nekat kita buktikan di pengadilan kami akan bersaksi di pengadilan biar mbak Hani bisa merasakan dinginya Hotel prodeo " ucap ipah karyawanku seketika wajah Hani pucat pasi dan satu persatu ibu ibu yang memfitnahku kemarin meminta maaf kepadaku


" Maafkan kami Mbak Rania ,kami hanya diprovokasi oleh mbak Hani dan kami sebenarya juga dibayar oleh dia agar mau demo kami menyesal jangan laporkan kami " ucap salah satu ibu ibu mewakili gerombolan mereka

__ADS_1


" Jadi masalahnya sudah clearkan ? kalau sudah bubar semua kecuali Hani" tanya pak RT


" Kenapa saya ditinggal " Hani tanpak panik


" Karena kamu biang gaduh jadi kamu harus selesaikan dulu masalahmu .dan kamu harus menerima hukuman apa yang pantas untukmu " tegas pak RT


Kulihat Hani mulai berkeringat dan gemetar dan tiba tiba dia bersujud dikakiku mohon ampun


" Maafkan saya Rania .saya hanya iri sama kamu makanya saya fitnah kamu ampuni aku jangan laporkan aku ke kantor polisi aku takut Rania " ucapnya sambil menangis


Aku jadi merasa ibu melihat Hani saat ini .meskipun aku sempat dibuat pusing karena ulahnya namun aku juga tidak tega kalau memenjarakannya dia punya anak yang masih kecil kecil dan suaminya penganguran


" Bangun mbak Hani ,saya sudah memaafkan mbak tapi saya mohon jangan diulangi lagi kepada siapapu n sekalipun orang itu bukan saya " ucapku


" Makasih Rania ,sekali lagi maafkan aku " Ucapnya sambil tetisak


Kemudian kami kembali kekediaman masing masing masing begitupun aku langsung pulang kekontrakan diikuti Bima


" Terima kasih pak atas bantuannya saya nggak tau bagaimana jadinya kalau tidak ada pak Bima nanti uangnya segera saya transfer " ucapku


" Saya jadi nggak enak pak saya sering merepotkan bapak " ucapku


" jadi ceritanya ajakan saya ditolak ini ? " ucap Bima


" Bukan begitu pak ,saya bersedia pak " kataku


" Satu lagi jangan panggil saya pak rasanya saya sangat tua sekali panggil saja saya Bima " ucapku


" Saya tidak enak pak , eh Bim kalau begitu kamu pangil saya Rania saja " ucapku


"Setuju " tuturnya diiringi dengan senyuman


setelah ngobrol panjang lebar Bima memutuskan untuk berpamitan

__ADS_1


" Rania aku pamit dulu sampai ketemu besuk malam " kata Bima


" Selamat malam Bim " kataku .kemudian aku langsumg tidur karena hari ini adalah hari yang melelahkan bagiku belum lagi efek kehamilanku membuatku mudah cape


Malam berikutnya Bima menjemputku untuk menemani ke acara temanya.


" Wuih Bima bawa siapa nih ,bening bener " kata salah satu temen Bima


" Nah ...gitu dong ,masa kemana mana sendiri biasanya juga kalah sama truk , truk aja ada gandengan sekarang kemajuan " sindir yang lainya


Namun Bima tak menanggapi dia hanya tersenyum dan mengandengku aku sempat kaget saat tiba tiba dia mengandengku


" Maaf ya .... aku gandeng. tau sendiri kaya apa temen temenku nanti kalau kamu tidak aku gandeng mereka akan mengoda kamu , mereka nggak bisa tahan kalau liat yang bening bening " bisik Bima


" Bim ... memangnya kamu selalu sendiri terus nggak pernah ngajak pacar gitu ? " tanyaku


" Aku nggak punya pacar makanya aku diledekin mereka " kata Bima


" Pantes kamu ngajak aku biar nggak dikira jomblo lagi " Ucapku sambil terkikik geli


" Kamu pinter " ucap Bima


Acara berlangsung sangat meriah ternyata teman teman Bima asik juga hingga tak terasa sudah jam sebelas malam aku mengajak Bima pulang .kemudian kami pulang


" Makasih ya Rania udah nemenin aku malam ini " ucap Bima


" Sama sama acaranya seru dan temen temen kamu juga seru orangnya aku suka " ucapku


" Berarti lain kali kalau ada acara aku boleh ngajak kamu lagi dong " kata Bima


Belum sempat aku menjawab sudah ada bapak bapak Ronda yang menghampiri kami


" Bu Rania .... bagaimana kami tidak salh sangka sama ibu jam segini baru pulang sama laki laki yang bukan muhrimnya

__ADS_1


" Juedeerrr.... " Aku kaget


__ADS_2