PERJALANAN CINTA RANIA

PERJALANAN CINTA RANIA
Malam pertama


__ADS_3

" Tok ...tok ,Rania nak buka pintunya " Terdengar suara ibu Rania dari luar kamar


" Ceklek... ada apa bu " Arya membuka pintu


" Tadi ibu dengar Rania teriak ada apa ? " tanya Ibu


" Oh.... itu tadi ada kecoa Rania takut ? " kata Arya menutupi kejadian yang sebenarnya


" Rania takut kecoa ,sejak kapan kok ibu nggak tau " tanya ibu bingung Arya pun dibuat gelagapan karenanya


" Em..anu itu ... "arya gugup ,akhirnya ibu Rania paham dan tersenyum


" Ya sudah ,maafkan ibu menganggu " ucap ibu Rania kemudian ia malah merasa tidak enak


Arya kembali masuk kamar


" Mas sepertinya tadi ada yang ketuk ketuk ketuk pintu siapa mas " tanya Rania kepo


" Ibu ,nanyain kenapa kamu teriak teriak " ucap arya


"Terus kamu bilang apa ? " tanya Rania lagi


" Kepo ..... tanya aja sama ibu sana " pancing Arya ingin mengetahui reaksi Rania


" Ihhhhh.... mas Arya nyebelin ,aku penasaran nih kamu jawab apa kamu kan suka asal kalau jawab " cecar Rania


" Mau tau apa mau tau banget , aku kasih tau tapi ada syaratnya " ucap Arya diiringi seringai


" Syaratnya apa cepetan kasih tau ,aku penasaran " ucap Rania tidak sabar


" Kamu cium aku dulu " ucap Arya kemudian


" Ihhhh... itu maunya kamu emang kamu yahhh nggak jauh jauh dari kata mesum " ucap Rania sambil cemberut


" Mau nggak kalau nggak ya udah aku nggak maksa " pancing Arya


" Cup..." sebuah kecupan mendarat di pipi Arya ,tapi Arya secepat kilat meraih tengkut Rania dan ******* bibir Rania


" Mas Arya curang ihhhh.... , udah cepetan kasih tau tadi jawab apa ?" tanya Rania masih penasaran

__ADS_1


"Curang apa aku baik tau ,kamu aku kasih bonus gitu , tadi aku cuma bilang ke Ibu kalau kamu keenakan tidur sama aku sampai menjerit ha.hahah.haha " tawa Arya melengking puas


" Ihhhh... nyebelin banget sih ,ada yah orang kek gitu " sungut Rania sementara Arya tersenyum penuh kemenangan sambil bersiul siul ia menuju kamar mandi


Suasana pagi dirumah Arya menjadi lebih hangat karena kehadiran orang tua Rania ,Rama bertambah ceria makan pagi sambil berceloteh


"Bunda kok belum bawa adek bayi ...." tanya Rama dengan begitu polosnya Rania dan Rama saling pandang


" Maksudnya gimana sayang ? " tanya Rania


" Kan Rama udah nggak bobo sama papa dan bunda kata nenek kalau Rama nggak tidur bareng papa dan bunda lagi Rama bakal punya adek " jelas Rama pada Rania sementara ibu dan bapak Rania hanya tersenyum melihat ucapan polos Rama ,sedangkan Rania jangan ditanya bingung harus jawab apa


" Adeknya lagi otw sayang ,Rama yang sabar dan Rajin berdoa supaya cepat punya adek " Ucap Rama tanpa beban yang membuat Rania tersedak


" Uhukkkkk...." seketika Rania tersedak saat mendengar ucapan Arya ,Arya yang melihat Rania hanya tersenyum penuh arti


" Bunda ... hati hati dong makanya sampai kesedak begitu ini mimun dulu ,bunda juga sudah tidak sabar yahhhh.... pingin kasih adek buat Rama " kata Rama


" Busyet..... kemasukan jin tomang kali yah mangil aku bunda " batin Rania sambil melotot kearah Arya ingin protes ke Arya Rasanya juga tidak mungkin karena ada orang tuanya dan Rama


" Idih.... bunda liatnya ampe kaya begitu ,bukanya tadi pagi bunda bilang begitu sama papa" ucap Arya ngarang lancar bagai jalan tol


" Udah nggak usah pada Ribut kita lanjutkan sarapanya " ucap ibu kemudian


" Rama udah selesai bunda ayo kita berangkat sama sama " kata Rama kemudian mereka berpamitan memulai aktifitasnya masing masing


*****


Malampun mulai menyapa ,semua penghuni Rumah Arya sudah masuk ke kamar masing masing begitu pula dengan Rania dan Arya mereka sudah berada dalam kamar Rania


" Mas Arya ,aku mau nanya soal tadi pagi kenapa kamu fitnah aku didepan ibu ,bapak dan Rama " sungut Rania dengan nada tidak Ramah


" Fitnah ? fitnah apa ? " ucap Arya pura pura lupa sambil mengulum senyum


" Mas Arya nggak usah pura pura bego deh ,ngapain bilang ke mereka kalau aku sudah tidak sabar ngasih adek ke mereka ? kapan aku bilang begitu ?" Runtuk Rania


" Oh soal ,itu kan hanya bercanda lagian cepat atau lambat Rama bakal punya adek juga kan ? toh kita udah menikah " ucap Arya tanpa beban


" Mas Arya lupa sama perjanjian kita yah ? " cecar Rania

__ADS_1


" Enggak lupa , ya mau gimana lagi Rama minta adek kalau kamu tidak mau ya sudah aku bikin sama orang lain aja " ucap Arya tanpa beban


" Ih mas Arya nyebelin banget sih...meskipun diantara kita tidak ada cinta aku nggak mau ya mas Arya menduakan aku " ucap Rania tiba tiba emosi


Seketika Arya tersenyum mendengar ucapan Rania sebisa mungkin ia tidak menampakanya pada Rania


" Udah dari pada kita ribut tidak penting mendingan kita tidur aja " ucap Arya sambil menuju tempat tidur


" Loh... mas Arya kok tidur disitu ,jadi sekarang aku yang tidur dibawah " ucap Rania sambil cemberut


" Ngapain kamu tidur dibawah ,kamu tinggal tidur diatas toh semalam kita juga sudah tidur satu tempat ,nggak terjadi apa apa kan ? kata Rama memprovokasi Rania


" Tapi mas janji nggak ngapa ngapin aku " sela Rania


" Semalam kan kamu yang ndusel ndusel dan nyium nyium aku " ucap Arya sambil tersenyum mengejek


" Iya ... iya jangan diingetin terus aku bobo diatas tapi ditengah harus ada pembatas " ucap Rania


" Nggak masalah " ucap Arya begitu yakin


Tak lama kemudian Rania mulai terlelap ,Arya mengeser guling yang ada ditengah tengah mereka dan otomatis diantara mereka tidak ada penghalang


" Bug .... "tiba tiba kaki Rania mengapit tubuh Arya dan tanganya mendekap Arya ,jangan ditanya reaksi Arya dia senyum penuh kemenangan


" Kok gulingnya jadi keras gini " batin Rania dan semakin mengeratkan pelukanya


" Rania aku nggak bisa nafas " bisik Arya dan alangkah terkejutnya Rania ia langsung melek dan hampir berteriak tapi langsung dibekap Arya


" Jangan teriak teriak ,nanti ibu denger mau semua orang kesini gara gara teriakan kamu " bisik Arya lagi


" Tapi mana guling pembatasnya ? kok tiba tiba nggak ada " tanya Rania


" Itu kamu buang " dusta Arya


" tapi mas Arya jangan nempel nempel kaya gini ,geli tau " ucap Rania


" Sss..ttt diem disitu ada tikus " arya kembali mengeluarkan jurus untuk mengelabuhi Rania


" Haah... tikus...," seketika Rania langsung memeluk Arya ,akhirnya dengan segala bujuk rayu dan tipu daya Arya mereka melewati malam pertama dengan sukses setelah hampir dua bulan menikah ,baru malam ini mereka melakukan ritual malam pertama

__ADS_1


__ADS_2