
Zee kini sedang menikmati jus alpukat kesukaannya,senyum gadis itu membuat orang di hadapannya tak henti-hentinya melihatnya.
" ada apa kak?" tanya zee yang salah tingkah saat dia tahu jika kakak iparnya itu terus melihat ke arahnya.
" gak papa" kata Arga yang kini kembali meminum minumannya.
" ow..kupikir ada apa,habisnya kakak ngelihatin aku terus" kata Zee yang sambil kembali menunjukkan senyumannya.
" habisnya kamu lucu banget,bisa minum jus dengan cepat seperti itu" kata Arga yang sedikit menunjukkan senyumannya.
" habisnya enak sih" jawab Zee polos membuat Arga kembali tersenyum.
" kamu dari dulu gak pernah berubah ya" kata Arga membuat Zee tersedak saat minum.
" pelan-pelan minumnya,kakak gak minta" kata Arga langsung beranjak dari duduknya dan menepuk-nepuk bahu Zee.
" Kakak tadi bilang apa?" tanya zee setelah dia sudah baikan.
"gak apa-apa" kata Arga yang kembali duduk.
" Kakak tadi bilang,aku gak pernah berubah" kata Zee,Arga langsung meminum minumannya.
"apa sebelumnya kita pernah kenal?" tanya zee,karena dia merasa Arga itu sangat tidak asing.
" oh,kakak denger dari cerita rakka.kamu suka jus alpukat" kata Arga yang membuat Zee masih tidak percaya.
" ternyata kata Rakka itu beneran" jelas Arga lagi,membuat Zee kini percaya.
" oh,kakak tahu dari rakka.aku pikir" kata Zee yang belum selesai.
" kamu pikir apa?" tanya Arga
" aku kira,kakak Arga sama aku pernah kenal sebelumnya" jawab Zee polos,
" habisnya,wajah kakak hampir mirip dengan orang yang beberapa kali ada di mimpiku waktu aku kecil" jawab Zee lagi,karena melihat Arga kebingungan.
“aku sendiri juga gak tahu,tapi setiap aku bermimpi tentang dia.habis itu aku pasti hoky” jelas Zee yang mengingat-ingat mimpinya sambil tersenyum.
“hoky?” Tanya Arga
“iya”
__ADS_1
“kamu gak pernah bertanya ke orang tua kamu?” Tanya Arga yang masih terus mencecar pertanyaan.
“udah,tapi kata bunda dia mungkin kakak baik yang pernah ku temui waktu aku sakit” jelas Zee
“sakit?”
“iya,kata bunda waktu kecil aku pernah sakit .sampai gak sadar selama 1 bulan,mungkin itu kakak yang nemenin aku pas aku gak sadar” jelas Zee membuat Arga mengerti.
"oh iya kak,sekali lagi makasih udah mau bantuin mamanya Amel" kata Zee
" sama-sama" kata Arga,sambil melihat Zee yang masih asyik meminum jusnya.
" mau tambah lagi" tanya Arga yang melihat jus alpukatnya Zee udah habis.
" gak kak,aku udah kenyang" kata Zee yang menolak tawaran Arga.
"oh kak,aq duluan yaa.temenku udah nyampek.makasih udah traktir aku minum" kata Zee yang habis melihat ponselnya .dan langsung beranjak dari duduknya.
" iya, sama-sama " kata Arga,
" permisi kak" kata Zee,setelah itu dia berjalan meninggalkan Arga yang masih setia duduk di tempatnya.
pandangan Arga terus melihat ke arah Zee yang berjalan semakin jauh darinya,lelaki yang jarang menunjukkan senyuman manisnya.kini sedang menunjukkan senyumannya saat melihat adik iparnya yang sudah tak terlihat lagi.
" Arga "
" ngapain loe kesini?"tanya Arga ke seorang wanita yang kini tengah berdiri di hadapannya.
" boleh gue duduk" kata wanita itu yang langsung duduk di depan Arga,padahal Arga belum mengizinkannya.
" lama gak ketemu aja,kamu tambah ganteng aja" kata wanita itu yang masih basa-basi.tapi Arga masih tetap diam,karena pertanyaannya tak di jawab oleh wanita itu.
"wah,sepertinya loe habis ketemuan sama cewek yaa" kata wanita itu lagi
" loe kenapa kesini?" kata Arga membuat wanita itu sedikit tertawa.
" gue kangen tunangan gue" kata wanita itu yang tak lain adalah mawar tunangan dari Arga.
" apa gak boleh" tambah mawar lagi.
" intinya aja,loe mau apa?" kata Arga yang tak ingin basa-basi.
__ADS_1
" wihh,habis ketemu cewek lain.loe jadi garang yaa." kata mawar membuat Arga semakin kesal,tapi masih mampu menahannya.
" jangan basa-basi,gue gak punya waktu" kata Arga yang kini sudah semakin kesal.
" oke,gue gak akan basa-basi lagi" kata mawar yang kini duduk elegan.
" loe kan yang ngirim ini ke orang tua gue" kata mawar sambil mengeluarkan amplop coklat dan melemparnya ke Arga.
"loe tu dasar bajing** ga" kata mawar lagi,membuat Arga mengangkat salah satu alisnya.
"gara-gara loe,semua fasilitas dan kartu kredit gue di bekukan Sama bokap gue" kata mawar yang kini sangat marah.
" loe harus tanggung jawab ga" kata mawar lagi,yang membuat Arga senyum sinis ke arahnya.
" loe mimpi ya?" kata Arga sambil tersenyum sinis ke arah mawar.
" gue harus tanggung jawab soal apa?,uang loe,fasilitas loe,atau anak haram yang loe kandung?" kata Arga membuat mawar membulatkan matanya sangat lebar.
"loe" kata mawar yang kini berubah sikapnya,yang awalnya marah kini berubah ketakutan.
"kenapa?" kata Arga yang kini tampak tegas dalam berbicara.
" gue saranin,mending loe kasih tahu ke orang tua loe.dan minta orang tua loe buat batalin pernikahan ini atau gue akan buat hidup loe dan keluarga loe hancur" kata Arga yang kini beranjak dari duduknya.dia berbalik badan hendak pergi,tapi di urungkan niatnya.
" oh dan satu lagi,yang loe maksud wanita lain itu adalah adik ipar gue.istri Rakka" kata Arga,setelah itu dia pergi meninggalkan mawar yang nampak kesal,
" Arga,breng**k loe" teriakan mawar,membuat semua orang di sana melihatnya.
" andai loe perhatian dan gak mengabaikan gue,gue juga gak bakal kayak gini" gumam mawar setelah dia beranjak dari duduknya meninggalkan tempat itu.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
🙏