
sekitar 15 menit Zee keluar dari toilet...sebenarnya Zee gak kenapa Napa ..dia hanya mengulur waktu...
" semoga aja wanita itu sudah pergi..." gumam Zee yang berjalan menuju mama ana...
benar saja...Zee tak melihat Tante Mira...dia hanya melihat mama ana sedang duduk sendiri...sambil menikmati makanannya...
Zee dengan cepat berjalan menemui mama ana...
" mama..." kata Zee...mama ana melihat ke arah Zee...
" kok lama sayang..." tanya mama ana..
" iya mah ..agak kebelet..." kata Zee tersenyum sambil duduk di dekat mama ana...
" oh..." kata mama ana mengangguk...dan kembali menikmati makanannya...
" oh iya ma...Tante tadi mana..." kata Zee basa basi...
" oh dia pamit pulang duluan...karena anaknya menelpon..." kata mama ana...
" anaknya..." tanya Zee...
" iya anaknya...anak pertamanya yang telpon karena datang ke rumah..." jelas mama ana..
" o.." kata Zee mengangguk....
" kamu tahu gak sayang...Mira itu kayak mama..." kata mama
" kok bisa..." kata Zee
" bisa...karena anaknya sama kayak mama..cowok semua...gak ada ceweknya..jadi dia sangat suka kalau anaknya Deket sama cewek..." kata mama ana...
"o.." kata Zee sambil meminum minumannya...
" kamu tahu sayang...anak keduanya berteman sama Rakka..." kata mama ana...
"uhuk uhuk .." Zee kembali tersedak... mama ana yang melihat Zee tersedak langsung mengusap usap punggung Zee..
" kamu kenapa sih sayang...kok sering tersedak terus .."kata mama ana..
"gak papa ma...mama tadi bilang apa..anak kedua Tante itu berteman sama Rakka..." tanya Zee
" iya. mereka satu sekolah waktu SMP dan SMA... mereka dulu sering ketemu gitu... tapi sekarang mereka jarang ketemu karena karir masing masing..." kata mama ana..Zee hanya diam karena di pikirannya sedang penuh...
" kamu tahu sayang anaknya Mira itu sekarang sudah sukses Lo...udah jadi po..." kata mama ana terpotong...
" aduh aduh perutku..." kata Zee yang kesakitan sambil memegang i perutnya...
" kamu kenapa sayang ..."tanya mama ana khawatir...
" perutku sakit ma..." kata Zee
" sakit...kalau gitu kita ke rumah sakit..ayo..." kata mama ana..
" gak usah ma..Zee pulang aja..istirahat di rumah...." kata Zee..
" tapi kamu sakit..." kata mama ana..
" gak papa ma... Zee udah biasa kayak gini...Zee cuma butuh istirahat nanti juga sembuh..." kata Zee
" beneran..." tanya Mama...Zee mengangguk...
" yaudah...ayo mama antar pulang..." Kata mama sambil membatu Zee berdiri dan membatu Zee berjalan...
Zee dan mama ana berjalan keluar mall...tanpa mereka sadari ada sepasang mata melihat mereka dengan tatapan sendu...tak berapa lama pemilik mata itu mengeluarkan butiran bening dan membasahi pipinya....
Zee sedang berbaring di ranjang.....bunda memasuki kamarnya dan berjalan mendekati putrinya itu...
__ADS_1
bunda duduk di pinggir ranjang sambil melihat Zee yang tidur sambil memeluk guling...
"jangan pura pura.. bunda tau kamu gak tidur..." kata bunda zee langsung membuka matanya...
" kamu itu...suka banget bohong sama orang tua.. " tambah bunda...
" aku gak bohong Bun...perut Zee emang sakit..." kata Zee yang mengelak...
" jangan bohong...kamu kalau bohong telingamu merah..." kata bunda...
" kamu tadi lihat...mama ana sangat khawatir sama kamu... tapi kamu malah bohongi dia.." kata bunda...
mama ana sangat khawatir melihat Zee sakit...tapi bunda memberitahu jika Zee udah biasa... gak perlu khawatir...
dan akhirnya mama ana pamitan untuk pulang...sebenarnya dia enggan untuk pulang..tapi bunda meyakinkannya...dan akhirnya dia pulang...
" udahlah bunda berangkat ngajar aja...Zee mau istirahat...aku lelah..." kata Zee kembali menutup matanya...
" kamu..." kata bunda
" udah bunda keluar aja..." kata Zee .. bunda hanya diam dan meninggalkan anaknya yang tidur....bunda bertanya tanya kenapa anaknya bisa berubah...padahal sebelum berangkat anaknya nampak ceria baik baik saja...
Zee sedang menikmati makan malam bersama kedua orang tuannya..karena zuu sedang keluar bersama Maya.....
"Zee..itu buat di makan ,bukan dia aduk aduk aja nduk..." kata ayah yang melihat anaknya hanya mengaduk makanannya tanpa memakannya...
" kamu kenapa sih nduk..." tanya ayah lagi...tapi Zee hanya diam dan beranjak dari duduknya...
" Zee kenyang...Zee mau ke kamar dulu..." kata Zee berjalan ke arah kamarnya...
bunda hanya melihat punggung anaknya...yang sudah memasuki kamar itu...
" ada apa sayang..." tanya ayah
" aku juga gak tau...tadi dia berangkat sama jeng ana baik baik aja...setelah dia pulang dia jadi begini..." kata bunda sedih..
" dia gak mau cerita.." tanya ayah..bunda menggelengkan kepalanya...
"biar ayah tanya...nanti tolong kamu hubungi Maya sama Amel...suruh mereka besok kesini... mungkin aja Zee mau cerita..." kata ayah...bunda menganggukkan kepalanya...
Zee sedan merebahkan tubuhnya di ranjang.denga tangan yang mengotak Atik ponselnya...
" gak balas pesanku Sama sekali..." gumam Zee yang begitu kesal...
tok tok tok....
ketukan suara pintu tidak mengalihkan pandangan Zee ke arah ponsel... hingga pintu itu terbuka...
" apa ayah boleh masuk..." kata ayah di balik pintu kamar... Zee langsung melihat ke arah pintu...
"oh ayah...masuk yah.." kata Zee yang langsung beranjak duduk...ayah berjalan mendekati anak bungsunya itu... hingga kini ayah duduk di tepi ranjang...
" ada apa yah..." tanya Zee..
" kamu belum tidur..." kata ayah mengusap rambut anaknya itu..
" belum yah...aku belum ngantuk..." kata Zee...ayah menganggukkan kepalanya...
" ada apa yah..." tanya Zee yang tak ingin basa basi...
"ayah cuma mau tanya... kamu hari ini ada apa..." tanya ayah
" gak ada apa apa.." kata Zee
" kalau gak ada apa apa...kenapa makanan tadi gak di makan..." tanya ayah
" Zee kenyang...perut Zee juga sakit jadi gak selera buat makan..." kata Zee
__ADS_1
" beneran..." selidik ayah...
" beneran ayah...udah ah ayah keluar sana...aku mau tidur..." kata Zee yang mendorong kecil badan ayahnya...
" baiklah...ayah akan keluar...selamat tidur my princess..." kata ayah mencium kening anak bungsunya itu....dan berjalan keluar kamar Zee...
Minggu pukul 6 pagi...
" Zee bangun...Zee bangun gak...gue siram nih..." kata Maya yang sekarang berada di kamar Zee..
Maya berdiri di samping ranjang sambil membawa gayung yang berisi air...
" dasar kebo...bangun Yemima Zenie Damar bangun..."teriakan Maya membuat Zee tersadar dari mimpi indahnya...
"apa sih Bun...masih pagi juga..." kata Zee yang masih menutup matanya...
" Bun Bun... emang aku ubun ubun...cepet bangun Zee... kalau gak gue siram beneran Lo..." kata Maya sambil menciptakan sedikit air di wajah Zee....
sontak Zee bangun dan mengerjakan matanya....
"eh elo may...ngapain kesini..." tanya Zee dengan suara seraknya khas orang bangun tidur...karena Zee melihat yang di depannya adalah Maya...
" loe ngapain bawa gayung segala..." kata Zee lagi saat melihat Maya membawa gayung...
" buat nyiram loe...karena loe kalau tidur udah kayak kebo...cepet buruan bangun...kita mau pergi..." jelas Maya
" enak aja loe nyamain gue sama kebo...emang ada kebo secantik gue..." kata Zee Maya memutar bola matanya malas...
" ada...ini..." kata Maya sambil nunjuk Zee...
" sialan loe..." kata Zee yang kesal Maya hanya tertawa...
" buruan siap siap..." kata Maya..
" emang kita mau kemana...?"
" car free day.."
" sama siapa...?"
" bang zuu..."
" ogah...gue jadi obat nyamuk ..." kata Zee yang hendak tidur...tapi terhenti saat mendengar perkataan Maya..
" loe mau siap siap atau gue siram..." kata Maya menyeramkan membuat Zee yang hendak tidur lagi sekarang menjadi turun dari ranjang dan berdiri di sebelah ranjang...
" loe nakutin yaa kalau marah...nyokap gue aja kalah Lo..."
" emang..baru sadar.cepet buruan sana mandi..." kata Maya
" iya iya...gak usah ngegas juga kali..." kata Zee yang berjalan ke arah kamar mandi...tapi terhenti karena Maya memanggilnya...
"hey Zee..." panggil Maya
" apa.." kata Zee yang menoleh ke arah Maya...
" loe mandi gak butuh ini..." kata Maya sambil mengangkat gayungnya..." ini ambil..." kata Maya lagi yang menyodorkan gayung..
Zee memutar matanya malas dan kembali berjalan ke arah Maya... Zee mengambil gayung itu " loe belom jadi kakak ipar gue udah galak aja...apalagi kalau jadi kakak ipar gue..serem pastinya..." kata Zee berjalan ke arah kamar mandi.
" emang...loe baru sadar kalau gue serem..." kata Maya ...zee berhenti di dekat pintu kamar mandi... dan menoleh ke arah Maya
" iya serem...jadi nyesel gue ngenalin Abang gue ke elo... gue suruh Abang gue cari yang lain aja..." kata Zee sambil tersenyum...
" berani..." kata Maya yang di buat buat marah...
" enggak..." kata Zee langsung memasuki kamar mandinya dan menutup pintunya rapat rapat ...
__ADS_1