
" kamu tunggu disini..." kata Rakka yang menyuruh Zee duduk di kursi...
" kamu mau kemana...?" tanya Zee yang mendongak ke Rakka...
" mau ganti pakaian....mau ikut..." kata Rakka
" ogah...." kata Zee yang memalingkan wajahnya...Rakka hanya tersenyum dan berjalan meninggalkan Zee...
sambil menunggu Rakka... Zee mengambil ponselnya dan mengirim pesan grup wathsapp ke Maya dan Amel...
" **PING...pada dimana...?" Zee
" di rumah bantu nyokap ☹️.." Amel..
" di bandara..." Maya...
" ngapain..?" Zee
" ngapain Loe kesono...mau pulang kampung..?" Amel
" jemput sepupu..." Maya...
" siapa..?" Amel
" Haikal...." Maya...
" wah cowok tampan aku pulang..." Amel..
" sejak kapan sepupu gue jadi cowok tampan loe.. ogah gue..😒" Maya.
" si poni mulai gila lagi.🤣🤣.." Zee
" gitu sih loe Zee..😭😭.gue gak seberuntung loe..." Amel
" apa 🙄..?" Zee
" dapetin pangeran Rakka..." Amel..
" 😴😴 " Zee....
" hey kalian Haikal mau traktir mau gak..." Maya
" oke...kapan..?'" Zee
" loe gitu sama gue Zee 😭😭" Amel
" gue mau... ketemu babang Haikal..😍" Amel...
" nanti jam 12... di tempat biasa gue tunggu my baby 🤗🤗🤗" Maya.
" kata Haikal mau ketemu loe Zee.." Maya..
" Zee lagi dah.... yaudah deh gue mau babang zuu aja🤭🤭..." Amel..
" poni 😤. udah punya pacar masih kurang aja....." Maya
"🤣🤣🤣🤣... bercanda..." Amel..
" ngapain ketemu gue...kasih hadiah..?" Zee..
" mau di bawa kemana babang Randy...🤭" Zee (Randy pacar Amel)
" gak tau...udah dulu yaa lanjut nanti...bay...🤗🤗" maya...
__ADS_1
" oke bay...😘" Zee*.....
saking asyiknya chattingan dengan kedua sahabatnya...Zee gak sadar Rakka udah duduk di sebelahnya...
" ya Tuhan...loe ngagetin gue aja..jantung gue mau copot Lo..." kata Zee yang sudah melihat Rakka duduk di sampingnya...Rakka hanya diam dan mengangkat satu alisnya...
" kalau udah duduk tu bilang.. biar gue gak kaget .." kata Zee yang memasukkan ponselnya ke dalam tas..
" loe aja yang sibuk mainan ponsel...Sampek gue Dateng aja gak ngerasa .." kata Rakka yang berdiri dari duduknya...
" iya...habisnya seru..." kata Zee
" emang siapa sih..yang bisa buat seru gitu..." tanya Rakka yang jutek...sambil mengerakkan tangannya...
" gebetan gebetan gue..." kata Zee... yang membuat Rakka kesal... dan berjalan meninggalkannya...
" Rakka..." teriak Zee yang membuat Rakka berhenti berjalan...
" ini nanti lama gak..." tanya Zee
" kenapa.." kata Rakka...
" gue ada janji.." kata Zee..
" lama.." kata Rakka...
" yaudah kalau gitu...ntar gue tinggal yaa...soalnya gue ada janji sama gebetan gue.." kata Zee... membuat Rakka kesal dan berjalan menghampiri coach Hendry...
" ih dasar es batu...di ajak ngomong juga..." gumam Zee yang kesal...
Zee terus melihat Rakka yang berlatih lompat tinggi...beberapa kali Rakka gagal melompat...
" katanya mau ikut kompetisi...lompat aja gak bisa..." gumam Zee...
" eh coach..." kata Zee..
" apa kalian punya masalah..." tanya coach yang melihat ke arah Zee..
" aku sama dia punya masalah.engak ada tuh coach....." kata Zee
" benarkah...lalu kenapa dia begitu marah..." tanya coach...
" mungkin ada masalah sama pacarnya..." kata Zee yang keceplosan..
" pacarnya....? bukannya pacarnya itu kamu..." Kata coach...
" aku...bukan..." kata Zee
"aku bukan pacarnya...tapi tunangannya...yang di paksa..." batin Zee...
" aku kira kamu pacarnya...karena sebelumnya Rakka gak pernah bawa wanita kesini.. dia selalu tertutup dan dia selalu menolak banyak wanita yang kesini mendekatinya..." jelas coach...
" jadi aku yang pertama di ajak kesini..." tanya Zee dan coach hanya menganggukkan kepalanya...
" pasti coach bohong kan..." kata Zee...
" beneran...kamu lihat atlit wanita di sebelah sana..." kata coach yang menunjuk beberapa atlit wanita yang juga sedang berlatih...Zee hanya mengangguk...
" mereka menyukai Rakka..termasuk wanita yang baju biru itu...sangat menyukai Rakka... udah di tolak..tapi tetep kekeh deketin Rakka...karena Rakka gak pernah bawa wanita kesini... tapi gak tau setelah kamu kesini sama Rakka..." kata coach membuat Zee sedikit kesal...
" bener bener yaa..." gumam Zee yang masih di dengar coach yang geleng geleng kepala.....Zee melihat jam di tangannya sudah pukul set 12...
"oh udah set 12... " kata Zee
__ADS_1
" Rakka...." panggil Zee yang melambaikan tangan ke arah Rakka... Rakka melihat dan berjalan ke arah Zee...
" apa..." kata Rakka yang sudah berdiri di samping Zee sambil mengelap keringat..
"gue pulang dulu yaa..." kata Zee...
" loe mau kemana....?" tanya Rakka
" gue kan udah bilang..ada janji sama gebetan gue... ehh temen gue..." kata Zee yang melihat coach yang mendengar percakapan mereka...
" gue anter..." kata Rakka
" gak usah ... gue bisa pergi sendiri naik taksi...loe latihan aja...biar bisa lompat yang bener..." kata Zee...
" loe pikir gue gak bisa lompat..." kata Rakka yang kesal dengan perkataan Zee....
" ayo gue buktiin..." tambah Rakka yang menarik tangan Zee ..
" oke oke...loe bisa lompat..." kata Zee yang melepaskan tarikan tangan Rakka...
" kapan kapan gue lihat loe lompat yang bener deh...sekarang gue buru buru.." kata Zee
" gue anter. tunggu sini bentar...." kata Rakka...yang berjalan menuju ruang ganti dan Zee hanya bengong melihat tingkah Rakka...
" tu anak kenapa sih...bukannya dia lagi latihan" gumam Zee..tapi masih terdengar oleh coach...
sepuluh menit Rakka keluar dari ruang ganti... Zee yang duduk sambil mengotak Atik ponselnya...
" ayo..." kata Rakka yang berdiri di depan Zee..
" gila ganteng banget..." batin Zee yang melihat Rakka di depannya...
" giman gue ganteng kan." kata Rakka yang mendekatkan wajahnya ke wajah Zee..
" ih PD .." kata Zee yang memalingkan wajahnya...dan langsung berdiri dari duduknya.. Rakka hanya tertawa kecil melihat tingkah Zee..
" coach aku pulang dulu..." kata Rakka yang berpamitan ke coach Hendry..
" jangan lupa besok latihan harus yang bener.." kata coach...
" ok..." kata Rakka yang berjalan duluan...
" coach kami permisi dulu..." kata Zee
" iya. jangan buat dia marah lagi..." kata coach.. membuat Zee bingung.. dan berjalan menyusul Rakka...
dan di situ Zee merasakab tatapan para cewek yang di lewati...
.
.
.
.
.
.
.
🙏🙏🙏
__ADS_1