
🎶hal sing paling abot,iku pancen ngikhlaske.hal sing paling angel,Kuwi kudu ngelaleke🎶
lagu itu sepertinya cocok untuk gadis yang baru keluar dari cafe yang sering dia datang i itu.
gadis itu keluar dengan tergesa-gesa,karena dia baru mendapatkan kabar jika orang yang di cintainya sedang berada di rumah sakit.
sekitar setengah jam gadis itu menempuh perjalanan,hingga sampai di salah satu rumah sakit ternama di kota.
langkahnya begitu cepat,hingga memasuki lift.setwlah itu dia sampai di lantai tiga rumah sakit itu.
" gimana keadaannya may" tanya gadis itu saat tahu sahabatnya berada di luar salah satu kamar pasien.
" kakinya gak bisa buat jalan Mel" kata gadis satunya.ya mereka adalah Amel dan Maya.
Amel kini berada di rumah sakit,karena dia mendapatkan kabar jika Haikal masuk rumah sakit.
" apa" kata Amel yang kaget sambil kedua tangannya menutup mulutnya,karena terkejut dan tak percaya dengan apa yang di katakan Maya.
" kenapa, bisa begitu.kemarin dia baik-baik saja" kata Amel yang mulai menagis.
" ya memang kemarin dia baik-baik saja,tapi tadi pagi dia kembali mencoba bermain bola" jelas Maya yang kini memeluk sahabatnya itu,yang kini sedang sangat bersedih mendengar apa yang terjadi ke orang yang di cintainya itu.
" tadi loe lihatkan,si Rakka kesini sama istrinya" kata seorang wanita yang kini berada di dalam toilet.
" gue tahu,tapi gue gak peduli.rakka itu adalah milikku,kemanapun dia tanding.aku akan mengikutinya" kata salah satu wanita yang lain.
" ah terserah loe dah,loe bener-bener deh.dia itu udah jadi suami orang,tapi loe"
" gue gak peduli dia udah jadi suami orang,gue tetep suka dan gue berharap dia cepet cerai.biar gue bisa sama dia"
" halu loe udah tingkat akut yaa,orang baru nikah.loe udah doain dia buat cerai aja"
" bodo amat,udah yuk balik lagi,gue mau lanjut lihat babang Rakka yang tampan gue" kata para wanita itu,lalu mereka pergi meninggalkan toilet.
tanpa Meraka sadari ada sepasang telinga yang mendengarkan percakapan mereka,yaa siapa lagi kalau bukan Zee...
__ADS_1
Zee yang juga berada di dalam toilet itu,mendengar semua perkataan para fans suaminya itu.
Zee keluar dari kamar mandi dan berjalan menuju wastafel toilet.kini dia melihat dirinya di balik cermin yang besar.
" gila,fansnya si kacamata kuda nakutin banget,gue baru aja nikah.udah di doain cerai aja." gumam Zee yang melihat pantulan wajahnya.
" bener-bener tu orang-orang ganjen banget" kata Zee yang kini terlihat sangat kesal,dia berjalan keluar toilet dengan rasa kesalnya.
Zee berjalan menghampiri Ary yang berdiri tak jauh dari toilet wanita.
" nona " kata Ary yang mengetahui istri tuan mudanya yang sudah berdiri di dekatnya.
" aku mau kembali ke kamar saja" ketus Zee ,yang sedang kesal hingga berdampak ke asisten Ary.
" nona tidak apa-apa?" tanya Ary
" kepalaku sedikit pusing,aku mau istirahat saja" kata Zee yang masih kesal.
" baik nona,saya akan mengantar anda kembali ke kamar.mari silahkan nona" kata Ary,Zee berjalan mengikuti Ary yang tahu jalan menuju kamarnya.
2 jam kemudian.
Zee masih setia tidur di balik selimutnya yang nyaman,karena kesal mendengar percakapan kedua fans suaminya membuatnya menjadi malas melihat pertandingan suaminya. akhirnya memilih kembali ke kamar,dan tak berapa lama dia tertidur karena kepalanya sedikit pusing.
berbeda dengan Zee yang sekarang tidur nyenyak,Rakka berjalan dengan cepat saat mendengar dari Ary,kalau Zee pusing dan memilih untuk kembali ke kamarnya.
Rakka dengan cepat membuka pintu kamar dan berjalan menghampiri istrinya yang sedang tertidur lelap itu.
dia menghembuskan nafas kasarnya saat melihat istrinya yang sepertinya tengah tidur dan menikmati mimpinya itu.
Rakka duduk di pinggir ranjang,dengan cepat tangannya menempel di kepala istrinya.
" bikin khawatir saja" gumamnya yang mengelus-elus kepala Zee.
Rakka tersenyum melihat Zee yang kini menjadi istrinya itu,matanya tak henti-henti melihat Zee yang tengah tidur dengan lelap,hingga suara ketukan pintu membuyarkan semuanya.
__ADS_1
Rakka berdiri dan berjalan ke arah pintu,dan dia membuka pintu kamarnya.
" ada apa?" tanya Rakka,saat dia tahu Ary lah yang mengetuk pintu.
" ada coach Hendry yang ingin bertemu" kata Ary yang menjelaskan.rakka yang mengerti ,langsung berjalan menghampiri coach Hendry yang kini sedang menunggunya di sofa.
"coach" kata Rakka yang melihat coach Hendry yang duduk di sofa ruang tamu kamarnya,Rakka duduk di sebelah coach Hendry
" gimana keadaan istrimu?" tanya coach Hendry yang tahu jika selesai pertandingan Rakka langsung meminta ijin untuk kembali ke kamarnya,karena istrinya sakit.
" dia baik-baik saja,coach" kata Rakka
" syukurlah,"
" coach kesini,hanya ingin menanyakan itu?" kata Rakka yang tahu,jika coach Hendry datang pasti memiliki tujuan lain.
" ternyata basa-basi ku terlihat olehmu ya" kata coach di sela-sela tawanya.
" aku tahu,kamu baru menikah.masih pengantin baru yang hangat-hangatnya.tapi kamu harus tahu,kedatanganmu kesini untuk apa?kamu harus fokus dengan tujuanmu kesini" kata coach Hendry
" aku tahu coach," kata Rakka yang mengerti apa yang di katakan pelatihnya itu.
" baiklah,aku tidak akan menganggu pengantin baru yang sedang berbulan madu" kata coach Hendry yang beranjak dari duduknya dan Rakka juga beranjak dari duduknya.
" oh iya,nanti malam kita semua akan makan bersama beberapa atlit.aku tau kamu tak terlalu suka bergaul dengan atlit lain apalagi atlit wanita.tapi cobalah kau ajak istrimu,dia juga butuh beradaptasi dengan duniamu.karena duniamu begitu menantang" kata coach yang pergi meninggalkan kamar Rakka.
Rakka hanya diam dan melihat pelatihnya itu pergi keluar dari kamarnya.
" tuan" kata Ary yang membuyarkan lamunan Rakka itu.
" siapkan apa yang di perlukan istriku nanti,dan selama kita disini,siapkan beberapa bodyguard untuk istriku" kata Rakka yang berjalan kembali ke kamarnya.
" siap tuan" kata Ary yang menerim perintah dari tuan mudanya.
"semoga nanti nona bisa kuat menghadapi orang-orang nantinya" batin Ary yang melihat punggung Rakka yang kembali memasuki kamarnya dan Zee.
__ADS_1
akhirnya aku update juga,setelah sekian lama harus istirahat total.
jangan lupa tinggalkan jejaknya yaa😘