Perjodohan Dari Kakek

Perjodohan Dari Kakek
kamu meragukan cintaku


__ADS_3

" apa ini" kata Rakka yang mengangkat tangannya menunjukkan sesuatu yang lelaki itu Pengan.


mata Zee membola sempurna,dia benar-benar terkejut dengan apa yang kini di bawa oleh suaminya itu.


" jawab" teriak Rakka yang melempar benda kecil itu ke arah lantai di mana Zee tengah berdiri.


Zee kini hanya terdiam saat tahu benda itu tengah jatuh di lantai,di depannya.


tanpa sadar buliran air menetes melewati pipi,rahasia gadis itu terbongkar.rahasia yang selalu dia tutupi selama menikah dengan rakka.


mata gadis itu masih setia melihat ke arah lantai,dimana benda kecil itu ada.sebuah pil kontrasepsi yang tinggal beberapa butir saja.


" kamu menemukannya" kata yang keluar dari mulut Zee,gadis itu bingung bagaimana Rakka bisa menemukannya.


" ya,aku menemukannya di laci" kata Rakka yang kini masih marah.


flashback


Rakka berjalan menaiki anak tangga,sebenarnya dia tak betah berdiam seperti ini dengan istrinya.


" aku akan meminta maaf,setelah dia masuk nanti" gumam Rakka yang sudah berada di dalam kamarnya.


karena kesal dengan jawaban Zee kemari,lelaki itu kini mendiamkan istrinya.tapi dia juga gak betah,dia terbiasa bermanja dengan istrinya itu.


apalagi pagi tadi istrinya begitu perhatian,membuat dia semakin gak betah.


dia teringat akan keberangkatannya nanti malam,dia ingin menyiapkan berkas penting.dia mengingat-ingat dimana dia meletakkan paspornya,dengan cepat lelaki itu mencari di laci biasanya tempatnya menaruh paspor.


laci dekat dengan tempat tidur istrinya,karena memang laci itu tempatnya untuk menaruh barang-barang penting saat Rakka akan berangkat keluar negri.


lelaki itu membuka laci,dia menemukan paspornya di dalam laci. Rakka mengambil paspor itu,saat hendak menutup laci,dia melihat benda kecil yang sepertinya sebuah pil.


Rakka langsung mengambil pil apa itu,dia pikir apa istrinya sedang sakit.sehingga menyimpan pil ini di laci dekat tempat tidurnya


karena penasaran Rakka mengambil ponselnya,dan membuka aplikasi dimana dia akan mengetahui pil apa itu.


karena pil itu nampak berbeda,hanya terdapat nama hari di belakang pil itu.


dengan cepat lelaki itu memfoto pol itu,matanya membola sempurna saat tahu itu pil kontrasepsi.pil penunda kehamilan.


flashback off.

__ADS_1


" sejak kapan kamu meminumnya" kata Rakka tanpa menurunkan nada bicaranya,


" sejak awal kita menikah" kata Zee pelan,gadis itu masih saja menunduk.rakka benar-benar di buat terkejut oleh istrinya itu.


" apa kamu begitu tak ingin mengandung anakku" kata Rakka yang meninggikan suaranya, laki-laki itu benar marah.


" bukan" kata Zee mengelengkan kepalanya,


" lalu kenapa kamu meminum pil sialan itu" kata Rakka lagi,lelaki itu masih saja meninggikan suaranya.


" karena aku masih ingin menikmati masa mudaku" gumam Zee pelan,tapi masih terdengar oleh Rakka.


Rakka mengusap wajahnya dengan kasar, lagi-lagi alasan itu yang di pakai oleh istrinya.


" apa karena kamu masih mencinta dia, sampai-sampai kamu meminum pil itu" kata Rakka lagi,karena dia tak percaya alasan Zee.


Zee langsung mengangkat kepalanya,bukan itu alasan meminum pil KB.dia benar-benar ingin menikmati masa mudanya.


"kenapa,benar karena dia" kata Raka lagi,karena Zee kini menatap Rakka dengan tatapan tak suka.


lelaki itu tersenyum sinis ke arah Zee,jika benar alasannya karena ganendra.pasti hati Rakka benar-benar sakit,karena dia suda begitu mencintai istrinya itu.meski istri hasil perjodohan oleh kakeknya.


" kamu meragukan cintaku" kata yang keluar dari mulut Zee,gadis itu meneteskan air matanya.


Rakka hanya terdiam melihat ke arah Zee,sebenarnya dia tak tega melihat istrinya yang selama ini sudah mengisi hatinya menangis.


tapi karena dia kesal dan marah tentang pil KB yang di minum istrinya itu.dia merasa di hianati oleh istrinya,karena selama ini dia sangat ingin istrinya cepat hamil anaknya.


hampir setia hari dia meminta istrinya melayaninya,dan dia selalu memasukkannya di dalam.tak pernah tumpah di luar.


"apa kamu pikir,dengan mengandung anakku.kau tidak bisa menikmati masa mudamu" kini nada bicara Rakka sudah menurun.


"kamu tidak akan kehilangan masa mudamu,aku akan selalu mengijinkan kamu untuk keluar bersama temanmu.aku tidak akan mengekangmu di rumah terus meneru.aku tidak melarang kau untuk kuliah,meski kamu mengandung dan melahirkan anakku.aku akan mengijinkanmu dan mendukung semua apa yang kamu lakukan" kata Rakka membuat Zee terdiam,


" aku hanya ingin kamu mengandung anakku,melahirkan anakku,keturunanku.agar kamu selalu bersamaku dan tak meninggalkanku,karena aku sangat mencintaimu.aku gak bisa kehilangan kamu" tambah Rakka lagi,membuat Zee terdiam.gadis itu mengakui kesalahannya,dia tak tahu jika Rakka akan berpikir seperti itu.


dia berpikir sifat Rakka yang manja dan keras kepala,tak akan pernah berpikir seperti itu.tapi nyatanya dia salah,lelaki itu memiliki pemikiran dewasa.


Zee langsung menangis mendengar apa yang di ucapkan suaminya.


" apa yang ku katakan salah" kata Rakka saat melihat istrinya itu menangis,dia berjalan ke arah istrinya.

__ADS_1


dengan cepat Zee langsung memeluk Rakka,gadis itu memeluk erat lelaki yang sudah menjadi suaminya itu.rakka juga langsung membalas pelukan istrinya itu.


" maafkan aku,aku salah.aku egois" kata Zee di sela-sela tangisannya.


" aku juga minta maaf,aku tadi membentakmu" kata Rakka yang menyadari jika dirinya membentak istrinya.


" jangan meminum pil itu lagi" kata Rakka lagi,lelaki itu masih setia memeluk istrinya.


" iya" kata Zee


" janji" kata Rakka,membuat Zee langsung mendongak melihat suaminya.


" aku janji" kata Zee tatapan mereka bertemu.


" aku hanya ingin kamu yang akan melahirkan anakku dan menjadi istriku selamanya" kata Rakka tersenyum ke arah Zee...


Zee tak percaya akan apa yang di katakan suaminya itu,kepalanya masih mendongak melihat ke arah suami yang selama ini di kagumi para kaum hawa.


tanpa aba-aba Rakka mengecup bibir istrinya itu.


" i love you" kata Rakka yang masih setia memeluk istrinya itu


" love you too" balas Zee yang malu-malu,setelah mendengar itu Rakka langsung mengangkat tubuh istrinya itu.


" kamu mau ngapain?" tanya Zee saat Rakka menggendongnya dan menurunkannya di ranjang.


" membuat perut ini membuncit" kata Rakka yang menunjuk ke arah perut Zee.


" tapi ini masih pagi" kata Zee yang mencoba mencari alasan


" aku tidak peduli" kata Rakka yang langsung mencumbu istrinya itu,dan akhirnya adegan ranjang mereka di lakukan pagi hari.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


.@sky


__ADS_2