Perjodohan Dari Kakek

Perjodohan Dari Kakek
maaf anda siapa?


__ADS_3

Rakka dan Zee memasuki butik itu...saat mereka masuk di sambut oleh salah satu pelayan disana...


" selamat datang..." kata pelayan itu sambil membungkukkan tubuhnya...


" ada yang bisa saya bantu..." tanya pelayan itu lagi...


" tolong Carikan baju yang sesuai dengan tunangan saya..." kata Rakka, pelayan itu melihat ke arah Zee...setelah itu pelayang itu mengangguk


" silahkan nona..." kata pelayan itu...dan Zee mengikuti langkah pelayan itu...


pelayan itu mengambil beberapa setel baju yang di tunjukkan ke arah Zee...


" ini nona..." kata pelayan itu...


" ini terlalu banyak..." kata Zee yang melihat begitu banyak pelayan itu membawakan setelan baju..


" gak papa...kamu coba satu satu..." kata Rakka dan Zee membulatkan matanya...


" mau membantah...aku kasih hukuman nih..." tambah Rakka dan Zee terkejut...


" baiklah...bakal aku coba..." kata Zee dengan malas memasuki ruang ganti...


.


.


.


Rakka keluar dari butik dengan wajah sumringahnya....berbeda dengan Zee...


karena Rakka melarangnya untuk memakai baju yang dia pilih...


alasannya gak masuk akal...terlalu terbuka ,terlalu kuno,jelek gak cocok ,dan lain lain...


dan pilihan Zee terakhir membuat Rakka setuju...dengan baju lengan panjang dan rok selutut..



Zee sebenarnya nyaman dengan pakaian yang dia gunakan sekarang...tapi dia lelah karena harus bolak balik ganti baju...


..


.


.


Zee hanya diam di dalam mobil...karena dia masih kesal dengan Rakka karena menyuruhnya bolak balik buat ganti baju...


" kenapa diam...kesal..." kata Rakka memecah keheningan...


" menurutmu..." ketus Zee yang memalingkan wajahnya...


" aku gak suka...kalau laki laki lain lihat tubuhmu itu.. kalau kamu suka baju kayak tadi,nanti aku beliin terus kamu pakai kalau sama aku aja...." jelas Rakka yang masih fokus menyetir...


" aku gak masalah mau pakek baju kayak apa...harusnya kamu tu langsung bilang aku harus pakek baju yang gimana...biar gak nolak balik kayak tadi...capek tau gak..." kata Zee yang sedikit meninggi...


" iyaa maaf...lain kali aku bakalan bilang..." kata Rakka yang mengacak acak rambut Zee yang di kepang itu...


" jangan di acak acak...nanti rambutku rusak..."ketus Zee dan Rakka tertawa....


.


.


.


.

__ADS_1


tak berapa lama mobil Rakka berhenti di depan sebuah restauran..." ayo..." ajak Rakka dan Zee mengangguk...


mereka keluar dari mobil dan berjalan memasuki restauran itu...tapi langkah mereka terhenti karena Zee memegang lengan Rakka...


" Rakka aku ke kamar mandi dulu yaa..." kata Zee...


" kayaknya tadi di butik udah ke kamar mandi..." kata Rakka


" iya...tapi sekarang kebelet lagi..." kata Zee


" yaudah...aku tunggu di ruangan sebelah sana yaa..." kata Rakka sambil menunjuk ruangan VIP..dan Zee menganggukkan kepalanya... dengan cepat dia berlari menuju toilet...Rakka yang melihat tingkah tunangannya itu hanya geleng geleng kepala sambil tersenyum...


setelah itu Rakka melanjutkan langkahnya menuju ruang VIP yang sudah dia pesan...


.


.


.


"bruukk..." Zee yang keluar dari toilet terjatuh saat ada orang menabraknya...


" aduh...kalau jalan pakek mata dong..." kata Zee yang kesal sambil melihat ke lelaki yang menabraknya...


" maaf saya gak sengaja..." kata lelaki itu.." mari saya bantu..." tambah lelaki itu...


" gak perlu...." Zee menepis tangan lelaki itu...dan mencoba berdiri...tapi dia kembali terjatuh...


"mari saya bantu nona..." kata lelaki itu yang kembali mendekatkan tangannya ke arah Zee..


"gue bilang gak perlu ya gak perlu..loe budek yaa.." kata Zee kesal dan mencoba berdiri...tapi kembali terjatuh lagi...


" sini nona gak usah melawan..." kata lelaki itu langsung membantu Zee tanpa permisi terlebih dahulu...


setelah Zee bisa berdiri...lelaki itu mendudukkan badan Zee di kursi yang dekat toilet...


"gue mau lihat apa ada yang bengkak di kaki loe..." kata lelaki itu...


" gak perlu...gue bisa sendiri..." tolak Zee dengan ketus...


" jangan bawel deh adik kecil...ini juga sebagai tanda minta maaf gue karena sudah menabrak loe..."kata lelaki itu memegang dan melihat pergelangan kaki Zee...


"adik kecil..." kata Zee yang melihat ke arah lelaki itu...


" iya...loe masih kecilkan nona..jadi gue panggil loe adik kecil..." kata lelaki itu...


" oh iya ..wajah loe juga kelihatan tua sekali yaa om..." kata Zee


" om..." kata lelaki itu yang menoleh ke arah Zee..


" iya om..." kata Zee


" gue masih umur 21 tahun adik kecil...jadi gue masih muda buka om om..."


" tapi wajah loe terlihat tua...pantas di panggil om om..."kata zee


" sudah...jangan penggang kaki gue lagi...nanti tambah parah..." kata Zee yang berdiri dari duduknya dan lelaki itu juga berdiri...


" lain kali mata di taruh di kepala mas...jangan di taruh di kaki..." kata Zee yang berjalan meninggalkan lelaki itu...


" menarik..." gumam lelaki itu sambil memperhatikan punggung Zee...


Zee berjalan kembali ke area tempat menuju tempat dimana Rakka memberitahunya tadi...


Zee berjalan dengan melewati kembali pintu masuk...karena jalan ke toilet dekat dengan pintu masuk...


langkah Zee terhenti saat mendengar seseorang memanggilnya...

__ADS_1


" Yemi...." kata seseorang yang memanggil Zee... Zee bukannya berbalik tapi malah diam mematung...


"suara ini..." batin Zee yang masih diam di tempatnya... tangan Zee merasa bergetar dan Zee merasa takut saat mendengar orang yang memanggilnya itu...


" Yemima..." panggilan seseorang itu...Zee masih diam dan tak berapa lama Zee membuang nafas kasarnya...


Zee berbalik badan dengan pelan...karena dia sangat takut saat mendengar suara orang yang memanggilnya...karena hanya hanya satu orang yang memanggil Zee dengan panggilan itu..


betapa terkejutnya saat Zee berbalik badan dan melihat sosok orang di depannya...


jantungnya berdetak begitu cepat...mata Zee membulat sempurna...terlihat dari mata Zee seperti membenci sosok orang yang ada di depannya...


sepertinya mulut dan kaki Zee tak bisa di gerakkan ..seperti ada yang sedang menahannya untuk bicara maupun lari...


" apa kabar..." kata lelaki itu sambil tersenyum..


Zee masih terdiam dan menatap sosok orang yang ada di depannya itu...di dalam hatinya dia ingin membunuh lelaki yang ada di depannya... tapi tubuhnya tak bergerak sama sekali...


dengan tenang Zee menenangkan pikirannya..agar badannya bisa bergerak...setelah pikirannya tenang...


" maaf anda siapa ...?" kata yang keluar dari mulut Zee...membuat lelaki itu terkejut...dan membulatkan matanya sempurna saat Zee mengatakan itu....


" maaf saya gak kenal dengan anda...permisi..." kata Zee yang berbalik badan..dan berjalan meninggalkan lelaki yang masih berdiri diam melihatnya...


.


.


.


.


sebelum Zee masuk ke ruangan VIP yang di pesan Rakka...Zee terlebih dahulu menghirup nafas panjang panjang dan membuatnya dengan kasar...agar pikirannya bisa tenang...


Zee membuka pintu ruang VIP...dan memasukinya...


" maaf lama..." kata Zee yang melihat Rakka sedang berbicara dengan seseorang...


"gimana...masih sakit perutnya..." kata Rakka beranjak dari duduknya dan menghampiri Zee...


" udah enggak kok..." kata Zee...


" beneran..." tanya Rakka dan Zee menganggukkan kepalanya...


" ayo sini..." ajak Rakka berjalan dmenuju kursinya...


" oh iya kenalin ini teman ku Derren...dan Derren kenalin ini Zee tunaganku..." kata rakka yang memperkenalkan temannya ke Zee..


Zee melihat ke arah teman Rakka dan betapa terkejutnya ternyata Zee melihat orang yang ada di depannya...


" elo..." kata yang keluar dari mulut zee.saat melihat orang yang bernama Derren itu...orang yang menabraknya di toilet tadi...


" kalian saling kenal....?" tanya Rakka


" enggak..." ketus Zee...sambil menatap Derren dengan tatapan tajamnya...


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


🙏🙏🙏🙏


__ADS_2