Perjodohan Dari Kakek

Perjodohan Dari Kakek
malam pertama????


__ADS_3

Pukul 9 pagi.


Zee masih tertidur lelap di ranjang,suara deringan ponsel membuatnya harus membuka matanya dan mencari cari di mana ponselnya.


" hallo" kata Zee setelah menekan tombol hijau itu,dengan mata masih belum terbuka sempura.


"......" Zee membuka matanya lebar setelah mendengar orang di seberang telpon berbicara.


" maaf,tapi saya tidak bisa" kata yang keluar dari mulut Zee dan setelah itu Zee mematikan sambungan telponnya.


Zee kini duduk dan bersandar di punggung ranjang.jarinya memijat pelipis sebelah kirinya.


"tunggu,ini kamar siapa yaa" kata Zee setelah kesadarannya penuh.


" oh iya,ini kamar suami gue" kata Zee lagi sambil menepuk jidatnya.


" apa,kamar suami gue.berarti gue sekarang tinggal di rumah mertua gue dong" gumam Zee mengingat lagi kata katanya.


" oh my God, gue bangun kesiangan." kata Zee saat melihat jam di dinding.


" ****** ******,ini semua gara gara suami mesum itu. bikin gue kelelahan terus" kata Zee yang turun dari ranjang


" dia juga,kemana yaa" kata Zee menyusuri setiap kamar melihat di mana suaminya,tapi tak menemukannya.


" dia gak ada, bodo lah.gue harus mandi cepet" kata Zee yang berlari di kamar mandi.


.


.


.


.


setelah tiga puluh menit,Zee menuruni anak tangga. dia melihat mama mertuanya yang kini sedang duduk di meja makan.


" ma" panggil Zee ke mama ana,


" kamu sudah bangun sayang" kata mama ana saat melihat Zee.


" ayo sini,sarapan dulu sayang"


" maafin Zee yaa ma,Zee bangun kesiangan" kata Zee yang duduk di sebelah mama ana.


" iya gak papa,mama ngerti kok.namanya juga pengantin baru"


" tadi aka juga bilang ke mama,gak boleh bangunin kamu.katanya kamu capek,kelelahan" kata mama ana.zee hanya tersenyum kikuk,saat mendengar apa yang di katakan mertuannya itu


"gimana gak kelelahan ma,anak bungsu mama itu seperti binatang buas kalau di ranjang.di tambah kuat lagi tenaganya" batin Zee.


" kamu mau nasi goreng "


"mau ma," kata Zee ,


" Zee bisa ambil sendiri kok ma," kata Zee setelah tahu mertuanya mengambilkan dia nasi goreng.


"gak papa,mama seneng ngambilin kamu nasi" kata mama ana menaruh nasi goreng di piring Zee.


" makasih ma," kata Zee tersenyum ke arah mertuanya itu


" sama sama sayang,ayo cepetan di makan" suruh mama ana,dan Zee mengangguk.


" yang lain ke mana ma?" tanya Zee di sela sela makannya.


" papa sama kak Arga ke kantor,kalau suami kamu ke rumah sakit" jelas mama ana


" ke rumah sakit,?" tanya Zee melihat mamanya.


" iya ,sahabatnya masuk rumah sakit"


" sahabatnya?"

__ADS_1


" iya,si ganendra masuk rumah sakit" kata mama ana.membuat Zee tersedak di sela sela makannya.


"uhuk uhuk" Zee tersedak,dengan cepat mama ana memberikan air minum.zee langsung menerima air minum itu dan meneguknya hingga habis.


" kamu gak papa sayang?" tanya mama khawatir.


" gak papa ma,tadi mama bilang.siapa yang masuk rumah sakit" tanya Zee lagi


" ganendra,sahabat Rakka." kata mama


" sakit apa ma?" tanya Zee


" mama denger sih,katanya keracunan karena kebanyakan mengkonsumsi obat penenang."


" obat penenang?" kata Zee kaget,


"iya,nanti kita jenguk sama sama ya sayang" kata mama ana,membuat Zee kaget.


" itu ma,kayaknya Zee gak bisa deh.soalnya tadi Zee udah ada janji sama temen." tolak Zee..


" yaa udah gak papa,nanti mama jenguk sendiri aja." kata mama ana sedikit kecewa.


" maaf ya ma," bujuk Zee dengan wajah melasnya.


" iya gak papa sayang,udah gih sekarang makan" kata mama ana tersenyum melihat menantunya itu.


mama ana begitu bahagia,karena mempunyai menantu secantik dan sebaik Zee.


.


.


.


.


pukul 11 siang.


mata Zee tak henti henti menatap layar ponselnya, dan tangannya terus mengotak Atik layar ponselnya .


" hayo.senyum senyum sendiri" kata Amel yang mengagetkan Zee..spontan Zee berdiri dari duduknya karena kaget.


"poni,loe" kata Zee yang kaget sambil mengelus elus dadanya.


" habisnya,dari tadi gue lihat .loe senyum senyum sendiri"kata Amel yang duduk di sebelah Zee.


" siapa yang senyum senyum sendiri" elak Zee yang kembali meminum jus jeruk pesanannya.


"Halah,pengantin baru sok-sok'an,oh iya gimana Malam pertamanya?" kata Amel yang menggoda sahabatnya itu.


" Maya mana?" tanya Zee mengalihkan pembicaraannya.


" Zee,gue tanya" kata Amel.


" apa sih,Maya mana?" tanya Zee lagi


" dia masih di jalan,jemput kak Haikal" ketus Amel.


" kak Haikal?" kata Zee yang melihat ke arah amel.


" iya," kata Amel sambil memakan kentang goreng.


" tumben,manggilnya kak haikal.wahh loe" kata Zee terpotong


" gue kenapa?,gue di tolak." kata Amel yang terus memakan kentang goreng.


" di tolak?" tanya Zee kepo.


" ah lu,kepo banget sih.pokok gue udah.." kata Amel terpotong,karena melihat Haikal dan Maya sudah datang.


" sorry gue telat,jemput dia dulu nih" kata Maya yang duduk dan di ikuti Haikal.

__ADS_1


" ya gak papa" kata Zee,tapi berbeda dengan Amel,dia tampak cuek.tak seperti biasanya,jika dia ketemu Haikal langsung girang.


" oh iya,gue mau ke toilet dulu" kata Amel yang beranjak duduk.zee dan Maya hanya mengangguk,sedangkan Haikal sedari tadi hanya diam dan terus melihat tingkah Amel.


Zee melihat ke arah Haikal yang sedari tadi datang terus memperhatikan Amel,menatap Amel dengan tatapan yang sulit di artikan.


" gue mau ke toilet dulu" kata Haikal yang beranjak dari duduknya,dan berjalan menuju toilet.


" may,loe ngerasa gak sih,mereka seperti menyembunyikan sesuatu" kata Zee melihat punggung Haikal yang semakin menjauh.


"ya,gue juga ngerasa begitu.kata Tante,setelah acara nikahan loe.bang Al gak pulang ke rumah" kata Maya


" maksud loe,?"


"ya,tahu tahu kemarin siang baru balik.eh katanya bajunya acak acakan gitu" jelas Maya.


" gue berharap mereka gak ada salah paham deh,soalnya mereka cocok banget." kata Zee


" iya,menurut loe mereka cocok.tapi hati sepupu gue masih buat loe. nih yaa,lagian sepupu gue sulit banget buka hati,buat orang lain." jelas Maya


" oh iya,gimana malam pertamanya?" goda Maya,


" loe sama kayak si poni,kepo. tapi gue kasih sedikit bocoran ke elo,kan elo mau nikah tu sama babang gue.jadi gue kasih tahu,sini sini" kata Zee yang menyuruh maya mendekatkan telinganya.


" apa?" kata Maya yang sudah mendekatkan telinganya.


" MAYA SI KEPO" teriakan Zee di telinga Maya,membuat Maya kaget dan menjauhkan diri dari Zee.


" loe gila kali Zee,sakit nih telinga gue" kata Maya sambil memegang i telinganya.


" habisnya,loe kepo banget" kata Zee di sela sela tertawanya.


" gue cuma pengen tahu doang kali,gila banget loe" kata Maya yang melihat ke arah Zee.


" sorry sorry.lagian,loe bentar lagi juga mau nikah sama babang gue,masih aja kepo"kata Zee.


" masih lama,1 tahun lagi ya" kata Maya yang memanyunkan bibirnya.


" lagian,kenapa harus nunggu setahun lagi.kalau loe udah tahu rasanya,pasti loe nyesel nunda setahun" kata Zee tanpa memikirkan terlebih dahulu,membuat Maya melihat dengan cengoh tingkah sahabatnya itu.


" ma.maksud gue, bahagia sehabis nikah gitu,di perhatiin lebih" kata Zee gugup setelah melihat ekspresi Maya yang menurutnya horor.


" oh ,gue kira loe" kata maya


" apa sih loe," kata Zee yang malu malu.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


**hayo ada apa Antara Amel dan Haikal,kok mereka seperti jaga jarak gitu yaa.mau tahu gak di balik peristiwanya.


oh iya,boleh gak sih aku minta saran ke kalian.maunya pengantin baru di buat romantis terus apa di buat sedikit ada drama gitu**.


terimakasih yang udah setia buat menjadi pembaca setia Zee dan rakka.jangan lupa tinggalkan jejak yaa..

__ADS_1


__ADS_2