
setelah mandi Zee bingung ingin keluar memakai apa...memakai bajunya lagi udah bau keringat....
akhirnya Zee memilih memakai handuk untuk melilit tubuhnya...Zee sedikit membuka pintu kamar mandi ,dan mengeluarkan sedikit kepalanya dari sana...
matanya melihat sekeliling ruangan yang luas itu untuk mencari keberadaan Rakka...
dan tak berapa lama mata Zee terfokus melihat sosok Rakka yang sedang duduk berselonjoran di atas ranjang sambil memainkan ponselnya....
"gila...tampan banget...tu anak makan apa yaa bisa setampan itu...." gumam Zee yang masih memperhatikan rakka...
Rakka yang sadar akan di perhatikan menoleh ke arah zee...Rakka menaikan salah satu sudut bibirnya saat melihat Zee sedang melihatnya di balik pintu...
dengan cepat Rakka turun dari ranjang dan berjalan ke arah Zee... Zee yang masih terpesona akan ketampanan tunangannya itu tak sadar jika Rakka sudah berdiri di dekat pintu kamar mandi...
" apa aku begitu tampan " kata Rakka sambil membungkukkan badannya...
kata kata Rakka membuat Zee tersadar dari lamunannya...Zee terkejut saat melihat Rakka sudah berada di depannya...
" ka..kamu ngapain disini..." kata Zee terbata bata karena gugup...
" menurutmu...apa aku begitu tampan " kata Rakka lagi yang masih memperhatikan wajah Zee...
" biasa aja..." elak Zee yang mengalihkan pandangannya...
" masak ...kalau aku biasa aja...kenapa tu iler bisa netes..." kata Rakka,tanpa sadar Zee mengusap bibirnya dengan tangannya... dan disitu Rakka tertawa terbahak bahak...
" gak lucu..." kata Zee yang kesal... " mana pakaian buat aku..." kata Zee yang ketus
" tu di sofa...ambil sendiri..." kata Rakka di sela sela tertawanya...
" ambilin..." kata Zee yang memelas...rakka berhenti tertawa dan kini menatap Zee..
" ambil sendiri..." kata Rakka...
" tolonglah Rakka..." kata Zee yang manja..
" no...ambil sendiri..." kata Rakka dengan kata yang sedikit ada penekanan...
" oke..aku bakal ambil sendiri...tapi kamu keluar dulu gih..." kata Zee
" keluar kemana... ?"
" keluar kamar lah...masak keluar WC..."
" gak mau...enak aja nyuruh nyuruh keluar.. ini kamarku..." kata Rakka
" trus aku ambil bajunya gimana...?" kata Zee yang kesal...Rakka hanya menaikan bahunya...
" yaudah...kamu hadap sana..." kata Zee menyuruh Rakka menghadap kebelakang...
" ngapain hadap kesana..."
" aku mau ambil baju ka...cepet..." kata Zee
" iya iya.." kata Rakka yang berbalik dan menghadap kebelakang
" jangan lupa tutup mata..."
" ngapain harus di tutup...?"
" pokok tutup aja matanya...buruan..."
" iya iya...bawel.."kata Rakka menutup matanya...
__ADS_1
Zee hendak keluar dari kamar mandi hanya mengunakan handuk melilit tubuhnya...
tapi sebelum berjalan Zee melihat Rakka sudah menutup matanya...dengan cepat Zee berjalan ke arah sofa...
Rakka membuka matanya dan masih membelakangi Zee... betapa terkejutnya dia saat melihat Zee di balik kaca di depannya...Zee berjalan dibelakangnya hanya mengenakan handuk untuk melilit tubuhnya...
Rakka menelan ludahnya dengan berat saat melihat pemandangan di pantulan kaca itu...apalagi saat melihat Zee begitu seksi dengan memakai handuk.. yang memperlihatkan kulitnya yang putih mulus itu...
apalagi saat mata Rakka melihat bagian dada Zee yang sedikit ingin keluar dari tempatnya... membuat kepemilikan Rakka bangun....
"gila,seksi banget..." batin Rakka yang masih melihat Zee di pantulan kaca...hingga suara gebrakan pintu membuat Rakka tersadar akan khayalannya...
yaa suara pintu karena Zee sudah memasuki kamar mandi dan menutup pintu kamar mandi...
"gila mikir apa sih gue...bener bener deh tu cewek.untung disini cuma ada gue.coba aja kalau orang lain..pasti udah di makan tu..." gumam Rakka sambil mengusap usap keringat yang tak membasahi pipinya..
"ah lu...ngapain pakek acara bangun segala..." kata Rakka yang melihat adiknya bangun dari tidurnya...
" gini gini gue juga laki laki normal..." gumam Rakka yang kini duduk di ranjang sambil melihat pintu kamar mandi..
"tenang Rakka tenang..nanti ada waktunya..." gumamnya lagi sambil mengusap usap dadanya...
Rakka kembali memainkan ponselnya untuk menenangkan pikirannya... dan tak berapa lama terdengar suara pintu di buka...
Rakka melihat ke arah kamar mandi...lagi lagi di terpesona dengan kecantikan zee.
yaa Zee keluar dari kamar mandi memakai dress selutut berwarna biru Tanpa lengan...rambut di ikat tak beraturan...
Rakka menelan ludahnya dengan kasar..rasanya dia ingin memakan Zee sekarang...
Zee salah tingkah saat melihat Rakka hanya diam dan menatapnya...
" ka aku udah siap..." kata Zee membuyarkan lamunan Rakka...
" oh udah..." kata Rakka gugup sambil turun dari ranjang...." ayo..." kata Rakka yang jalan duluan dan keluar dari kamar....
"*tadi aja manis banget Sampek di pegang tangannya...lah sekarang kumat lagi,kaya es kutub..." gumam Zee yang berjalan mengikuti Rakka....
Zee berjalan sedikit berlari kecil...karena mengejar Rakka yang sudah memasuki lift*...
" akhirnya nyampek..." kata Zee yang sudah memasuki lift yang Rakka masuki...
" kamu tu jalan bisa pelan dikit gak sih..." ketus Zee sambil nafasnya tak beraturan karena lari kecil....
" salah sendiri punya kaki kecil.. jadi jalan kayak keong..." kata Rakka tanpa menoleh ke arah Zee..dan fokus memencet tombol untuk lantai bawah...
" bukan kakiku yang kecil...tapi kakimu yang terlalu panjang..." ketus Zee yang kesal... yaa maklum tinggi Rakka 1,88m dan tinggi Zee 1,65m.
" abangku zuu aja yang kakinya panjang juga panjang jalannya gak kayak kamu gini..." tambah Zee yang kesal...
" Abang zuu sama aku masih tinggian aku..." kata Rakka...
"kalau gitu mas Arga jalannya juga gak cepet kayak kamu..." kata Zee yang tak mau kalah...
" kak Arga sama aku...masih tinggian aku juga...beda 3cm.." kata Rakka lagi yang tak mau kalah...
" oh iya..." kata Zee yang menepuk dahinya...tak berapa lama lift terbuka...Rakka keluar dari lift terlebih dahulu dan Zee mengikuti dari belakang...
semua yang berada di lobi nampak memperhatikan sosok Rakka yang begitu tampan... dengan setelan bajunya hari ini dan di tambah dengan jaket levisnya...
"pengen gue culek tu mata ibuk ibuk ...kayak gak pernah liat aja..." gumam Zee yang masih berjalan di belakang Rakka sambil memperhatikan para kaum hawa yang melihat ke arah rakka...
__ADS_1
hingga mereka berdua sudah berada di pintu keluar...seorang petugas hotel datang sambil membawa mobil Rakka dan berhenti di depan Rakka...
petugas itu keluar dari mobil dan berjalan menghampiri Rakka...
"silahkan tuan muda..." kata petugas itu...dan Rakka hanya mengangguk...
" Rakka membuka pintu untuk zee.. tapi Zee nampak kebingungan..
" masuk..." kata Rakka...Zee langsung mengerti jika tunangannya itu membuka kan pintu untuknya...dengan cepat Zee berjalan ke arah Rakka dan memasuki mobil...dan Rakka menutup pintu itu...
" Lihat para orang ganjen...gue yang di bukain pintu..." batin Zee yang tersenyum sambil melihat para kaum hawa yang merasa iri sama Zee...
" kamu kenapa...?" tanya Rakka yang sudah duduk di kursi kemudinya...karena melihat Zee senyum senyum sendiri....
" oh gak papa..." kata Zee yang tersenyum sambil melihat ke arah Rakka...
deg. deg..deg..." Rakka merasakan jantungnya berdetak dengan cepat saat melihat Zee tersenyum..." manisnya..." batin Rakka
" Rakka Rakka..." panggil Zee saat melihat Rakka melamun...dan disitu Rakka tersadar dari lamunannya...
" oh...kita berangkat sekarang..." kata Rakka dan Zee mengangguk...
akhirnya Rakka menjalankan mobilnya keluar dari area hotel...
" emang kita mau kemana sih..." tanya Zee yang memecah keheningan...
" makan.."kata Rakka singkat sambil fokus menyetir....
" makan...?" tanya Zee lagi.. dan Rakka menganggukkan kepalanya...
" cuma makan aja,kenapa harus jauh jauh dari rumah...cari yang Deket aja bisa kan..."
" aku mau ajak kamu ke restauran favoritku..." kata Rakka
" o.." kata yang keluar dari mulut Zee...
" makan soto..." kata Zee lagi
"kok kamu tau..." tanya Rakka yang menoleh ke arah Zee dan tak berapa lama fokus menyetir lagi..
" aku gitu Lo..." kata Zee sambil tertawa
" pasti mama yang ngasih Tahukan..." kata Rakka
" enggak..." elak Zee.
" masak...tapi tadi kata mama kemarin ada yang makan soto terus perutnya sakit...tapi aku lihat orang yang sakit perut itu baik baik saja....." sindir Rakka..
" hehehe...." Zee yang cengar cengir...
" benerkan si mama yang ngasih tau...?"
" iya....
.
.
.
.
.
__ADS_1
.
🙏🙏🙏