Perjodohan Dari Kakek

Perjodohan Dari Kakek
aku tak membutuhkan


__ADS_3

Minggu pukul 8 pagi....Zee sedang menikmati sarapan bersama keluarganya...


" Zee besok kamu udah ujian....yang bener belajarnya..." kata ayah di sela sela makannya...


" iya yah..." kata Zee tersenyum ke arah ayah...


" dan ingat mulai hari ini sampai Jum'at kamu dilarang ketemu sama Rakka..." kata bunda Zee terdiam...pasalnya kemarin waktu Rakka mengantar Zee pulang.bunda memberitahu Rakka untuk tidak menemui Zee karena mereka sedang di pingit...


karena adat dari keluarga Zee sungguh masih kental...


" inget Zee..." kata bunda lagi


" iya ingat..." kata Zee yang masih mengunyah makanannya...


.


.


.


.kini Zee berada di dalam kamarnya...sambil melihat ke arah ponsel...nampak rakka sedang mengirimi Zee sebuah foto...dimana Rakka sedang bermain skateboard...



dan di bawah foto terdapat kalimat..." apakah aku terlihat tampan ❀️"


Zee tertawa melihat foto Rakka dan tangannya membalas pesan Rakka...


" gak pantes karena kakimu terlalu panjang...🀭tapi masih tetap tampan...😍" balasan Zee...


Zee tersenyum sambil terus memandang foto yang Rakka kirim...pasalnya Zee tak memiliki foto tunangannya itu...apalagi foto berdua...Zee tak pernah memilikinya...


saat asyik memandang foto Rakka...tiba tiba ada panggilan masuk di ponselnya...Zee hanya menatap ponsel itu...pasalnya nomer itu tanpa nama...alias nomer tidak di kenal...


tapi Zee melihat nomer itu lagi ..menurutnya nomer itu pernah dia lihat...tapi dia lupa dimana...


Zee menekan tombol warna hijau dan mendekatkan ponselnya ke dekat telinga kanannya...


" halo.." kata Zee ... tapi tak ada jawaban dari penelepon...


" halo... halo ..halo..." kata yang masih keluar dari mulut Zee... tapi orang di seberang sana tak juga berbicara....


Zee langsung mengakhiri panggilan itu... " orang aneh..." kata Zee yang kembali memperhatikan foto Rakka...


tapi ponselnya kembali mendapatkan panggilan dari nomer yang sama....Zee menekan tombol merah....karena dia tak ingin mengangkat panggilan itu...


tapi nomer tak di kemal itu kembali menghubunginya...dengan kesal Zee menekan tombol berwarna hijau...


dan mendekatkan ponselnya ke arah telinganya...


" hallo...ini siapa sih..kalau telpon itu bilang jangan diam aja..." kata Zee yang kesal...tapi tak membuat pemanggil itu berbicara...


" halo..kalau gak bicara aku tutup nih..." kata Zee yang mulai kesal... tapi tiba tiba Zee terdiam saat orang di seberang sana berbicara...


" yemi..." kata orang di seberang telepon...Zee yang awalnya merebahkan tubuhnya di ranjang kini langsung beranjak duduk...


Zee terdiam dan membulatkan matanya dengan sempurna...saat orang itu berbicara...


"yemi." kata itu yang berada di dalam pikiran Zee saat ini...


selama 1 menit Zee terdiam dan orang di seberang telpon juga terdiam...tanpa sadar air mata Zee menetes keluar dari persembunyiannya... rasanya nafasnya kembali sesak saat mendengar orang itu menyebut nama depannya...


Zee tersadar dari diamnya karena orang itu kembali berbicara..


" apakah kita bisa bertemu..." kata yang orang di seberang telepon...

__ADS_1


" maaf salah sambung..." kata yang keluar dari mulut Zee...dengan cepat Zee mengakhiri panggilan itu...


Zee sadar...kenapa dia merasa tak asing saat melihat nomer yang menghubunginya itu... yaa itu nomer Gaga nomer yang Zee dulu pernah ingat...


Zee masih diam dan terus melihat ke arah ponselnya...sebuah pesan WhatsApp masuk membuatnya tersadar dari diamnya.


Zee membuka aplikasi WhatsApp nya dan tertera nomer yang tadi menghubunginya...yaa nomer mantan kekasihnya itu...


Zee dengan tangan gemetar menyentuh nomer itu untuk membuka isi pesan itu...Zee membulatkan matanya dengan sempurna saat membaca pesan itu...


"nanti jam 7,aku tunggu di restauran biasa.." isi pesan dari Gaga...


Zee terdiam dan melempar ponsel itu ke ranjang...Zee tak membalas pesan itu sama sekali...


pandangan Zee kini tertuju pada boneka yang ada di rak kaca dekat jendela...


"aku harus mengembalikan mu..." batin Zee sambil menatap boneka itu...


.


.


.


.


pukul 19.30 Zee keluar dari taksi online...yaa Zee kini berdiri di depan restauran yang tak ingin dia masuki lagi. .tapi karena keadaan memaksanya untuk memasuki restauran itu lagi.. dengan berat danjantung berdetak kencang Zee berjalan memasuki restauran itu..dengan membawa paper bag di tangan sebelah kirinya...


zee memasuki restauran yang bernuansa klasik itu .. dimana dulu menjadi restauran favoritnya...tapi sekarang tidak lagi...


Zee berhenti saat sudah berada di dalam restauran...matanya menyusuri dimana orang itu berada...kini mata Zee tertuju pada seseorang yang dia cari...


Zee mengambil nafas dalam dalam sebelum mengeluarkan nya secara kasar..setelah itu Zee berjalan menghampiri lelaki yang sedang duduk di dekat sebuah dinding..


tanpa di persilahkan untuk duduk Zee langsung duduk di depan lelaki itu...yaa lelaki yang bernama ganendra


" kamu sudah datang..." kata ganendra tersenyum ke arah Zee... tapi Zee hanya menatapnya datar...


" mau pesan apa...?" kata ganendra tapi Zee masih terdiam


" oh iya...apa kamu masih suka jus alpukat...akan aku pesankan..." kata ganendra yang hendak memanggil pelayan...tapi terhenti saat Zee berbicara...


" tidak perlu...aku tidak menyukainya lagi..." kata Zee yang masih menatap ganendra...


pelayan datang karena melihat ganendra melambaikan tangan...


" ada yang bisa saya bantu...?" tanya seorang pelayan...


" aku pesan 2 nasi goreng dengan telur mata sapi...1 es jeruk dengan gula sedikit..."kata ganendra dan pelayan itu mencata


" ada lagi tua .." tanya pelayan itu lagi...


" oh tambah jus alpukat tanpa susu...dan gula sedikit...itu saja" kata ganendra dan pelayan itu mencatatnya lagi...


" baik...tunggu sebentar tuan..." kata pelayan itu meninggalkan Zee dan ganendra disana...


" aku sudah bilang...aku tak menyukai jus alpukat lagi..." ketus Zee


" benarkah...tapi kemarin aku melihat kamu masih meminum jus alpukat..." kata ganendra ... yaa dia tahu Zee masih menyukai jus alpukat saat kemarin dia tahu Zee masih meminum jus itu...waktu makan di restauran bersama Rakka...


" kamu memata mataiku..." ketus Zee..ganendra hanya tersenyum...


" cepat katakan kenapa kau ingin bertemu dengan ku..." kata Zee yang sudah muak melihat ganendra...


" aku ingin memberikanmu ini .." kata ganendra yang mengeluarkan paper bag kecil yang tadi di taruh di sebelahnya...

__ADS_1


" apa ini..." tanya Zee


" bukalah.kamu pasti menyukainya...." kata ganendra... dengan terpaksa Zee membuka isi papar bag yang ganendra berikan...


di situ terdapat sebuah amplop berwarna coklat dan sebuah kotak berwarna biru...


Zee membuka dan mengambil isi di dalam amplop itu...dan betapa terkejutnya saat dia melihat isi dari amplop itu...


sebuah foto bumi yang di foto dari atas...nampak jelas foto itu terlihat di mata Zee...





contoh fotonya yaa gaess....


Zee masih terdiam dan menatap foto yang di pengangnya...


" apa kamu menyukainya..." kata ganendra yang masih melihat Zee... tapi Zee masih terdiam...


" kamu pernah mengatakan ingin sekali melihat foto bumi dari atas langit..." kata ganendra lagi


setelah itu Zee meraih kotak berwarna biru..membuka kotak berwarna biru itu..dan Zee kembali terkejut...disana terdapat sebuah kalung yang memiliki liontin bulan dan bintang..



" kamu begitu menyukai bintang dan bulan...tapi kamu tak menyukai matahari karena dia terlalu panas...jadi aku meminta seseorang membuatnya seperti itu... dan permata berwarna biru itu...kamu sangat menyukai warna biru bukan..." kata ganendra membuat Zee menatapnya...


rasanya Zee ingin sekali menangis karena tak menyangka lelaki yang ada di depannya mewujudkan apa yang Zee katakan dan inginkan...


tapi setelah mengingat penghianatan yang ganendra lakukan... rasanya air matanya sudah habis...


tak berapa lama seorang pelayang datang mengantar pesanan mereka...oh bukan pesanan mereka tapi hanya pesanan ganendra karena Zee tak ikut memesan..


Zee menaruh foto dan kotak berwarna itu dan menggesernya barang itu...dan barang itu berada di depan ganendra...


" aku tak membutuhkan itu lagi..." kata yang keluar dari mulut Zee sambil menatap ganendra...membuat ganendra terkejut dan merasa sedih karena Zee tak menginginkannya lagi...


" keinginan itu sudah ku buang jauh jauh...setelah kejadian itu..." kata Zee lagi dan ganendra terdiam...


Zee melihat ganendra terdiam dan tak berbicara...membuat Zee kembali muak dengan lelaki yang dulu pernah dia cintai itu ..dan mungkin rasa itu masih ada sampai sekarang...


" jadi foto dan kalung itu tak berguna lagi buatku jadi bisa kamu buang atau kamu berikan ke wanita itu..." kata Zee yang membuat ganendra melihatnya dengan tatapan sendu...


" apakah ada yang lain lagi tuan Ganendra Dwi Andara Jayati..." kata Zee menyebut nama lengkap ganendra membuat yang empunya nama terkejut di buatnya...


" kalau tak ada...bisakah saya berbicara..." kata Zee lagi dan ganendra masih terdiam...


Zee meyerahkan sebuah paper bag yang Zee tadi bawa...


" apa ini..." tanya ganendra melihat paper bag yang Zee berikan....


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


πŸ™πŸ™πŸ™


__ADS_2