Perjodohan Dari Kakek

Perjodohan Dari Kakek
gue bakalan malu


__ADS_3

pagi hari Zee nampak buru buru karena hari ini ujian pertama...


" bang ayo..." kata Zee yang menarik narik baju zuu...


" bentar dek Abang masih makan...ini juga belum ada jam 6 juga..." kata zuu di sela sela makannya...


" ayo bang..." rengek Zee...


" makan dulu Zee..." kata ayah yang melihat Zee belum makan...


" nanti aja di sekolah...lagian bunda udah bawain Zee bekal...ayo bang berangkat..." rengek Zee lagi...dan akhirnya menyetujui keinginan adiknya itu...


"iya iya... biasanya masih tidur kayak kebo..." kata zuu yang mengakhiri makannya...


" kan ini ujian bang..." kata Zee manja...


.


.


.


.


Zee sedang berdiri di depan gerbang sambil menunggu seseorang datang...sampai sampai Zee mengabaikan mobil Maya yang memasuki perkarangan sekolah...


" Zee" panggil Maya sambil menepuk pundak Zee...yang membuat Zee kaget...


" loe tu kenapa sih...?bikin kaget aja..." kata Zee kembali memperhatikan jalan...


" habisnya...dari tadi gue panggil panggil gak nengok nengok..." kata maya...


" loe nunggu siapa sih...?" tanya Maya


"gue nunggu si poni..." kata Zee yang masih melihat ke arah jalan..


" poni..maksud loe Amel...?" tanya Maya


" iya...siapa lagi...?"


" tumben loe nungguin dia..?"


" gue ada perlu sama dia..." kata Zee dan tak berapa orang yang di tunggu tunggu datang dengan menaiki ojek...


Zee langsung lari dan menghampiri Amel...Maya yang melihat itu juga mengikuti Zee...


" poni..." panggil Zee yang melihat Amel yang menyerahkan helm ke tukang ojek online itu...


" makasih yaa mas Bima...?" kata Amel yang masih berbicara ke tukang ojek online itu...dan mengabaikan Zee yang memanggilnya..


" poni..." kata Zee yang membalik badan Amel...


" apa sih Zee..." kata Amel yang merasa di ganggu karena sedang berbicara sama tukang ojek online yang menurutnya ganteng itu..


" udah ah...ayo..." kata Zee yang menarik Amel supaya menjauh dari tukang ojek itu...


Maya yang melihat tingkah Zee juga ikut penasaran...


" kenapa sih Zee..." tanya Amel setelah mereka sampai di dalam kelas...


" kemarin atau tadi loe ada yang telpon gak...tanya tentang gue .." kata Zee


" ada...?" kata Amel yang membuat Zee terkejut...


" ****** gue.." kata Zee yang menepuk jidatnya...


" tanya gimana...?" kata Zee


" tanya loe apa lagi sama gue...?"


" terus..."


" gue bilang enggak..." kata Amel membuat Zee langsung duduk di kursinya...


" mati gue.." gumam Zee yang membuat kedua sahabatnya bingung...


" emang kenapa sih Zee..." tanya Maya yang kebingungan....


" gue ketahuan bohong..." kata Zee yang malas...


" sama siapa...bunda . " tanya Amel...


" bukan...tapi Rakka..." kata Zee

__ADS_1


" kok bisa...?"


"ya bisa..kemarin bunda ngasih tahu ke Rakka kalau gue bohong tu telinga gue bakal merah...dan akhirnya Rakka tanya gue kemarin gue keluar sama siapa...gue bilang sama Amel...tapi dia gak percaya... terus dia bilang bakal tanya langsung ke Amel.." jelas Zee


"terus "


"teruskan dia bener bener telpon amel...dan tanya langsung ke Amel..."


"siapa yang telpon gua" tanya Amel


"Rakka..."


"tapi kemarin yang telpon gue bukan Rakka..tapi bunda loe..." kata Amel membuat Zee membulatkan matanya...


" apa...jadi Rakka gak telpon loe..." tanya Zee dan Amel mengangguk...


" syukur deh ..gue pikir Rakka yang telpon loe..." kata Zee


" gini yaa poni dengerin gue...kalau si Rakka telpon loe atau ketemu sama loe... tanya apa kemarin loe ketemu gue... Lo bilang aja ketemu...oke..." kata Zee menatap Amel...


" maksudnya gimana...? gue gak ngerti..." tanya Amel bingung...


" maksud gue kalau Rakka tanya sama loe...apa kemarin Minggu gue sama loe ketemu di restauran xxx loe bilang aja iya... bilang aja bahas pelajaran..paham" jelas Zee lagi dan Amel mengangguk paham...


" paham benar gak..." kata Zee


" iya gue paham..." kata Amel yang sudah mengerti maksud Zee...


" emang kemarin loe ketemu siapa..?" tanya Maya melihat ke arah Zee...


" gue.. gue ketemu Gaga..." kata Zee membuat kedua sahabatnya terkejut...


"ketemu Gaga...." teriakan Amel...membuat seisi kelas menatap mereka bertiga...


" jangan keras keras bodoh..." kata Zee memukul lengan Amel...


" sorry sorry..."kata Amel


" terus gimana...?" tanya Maya...tapi sebelum Zee menjelaskan bel berbunyi...jadi Zee menunda menceritakan ke kedua sahabatnya...


.


.


.


" kamu sudah bangun nak..." kata orang paruh baya yang berjalan menghampiri ganendra sambil membawa nampan berisi semangkok bubur dan segelas susu itu...


" baru aja mah..." kata ganendra menoleh ke arah mamanya dan kini kembali melihat keluar jendela...


" ayo sarapan dulu nak..." ajak mama Mira


" taruh di meja aja ma...nanti aku makan..." kata ganendra tanpa melihat mamanya...matanya masih melihat ke arah luar jendela...


" ga...kamu harus makan.." kata mama Mira yang menepuk pundak anak bungsunya itu...


ganendra menoleh ke arah mamanya...lelaki itu seperti tak memiliki semangat pagi ini..


"ayo makan dulu..mama suapin..." ajak mama dan akhirnya Ganendra mengikuti mamanya...


ganendra duduk di ranjang dan mama Mira duduk di sebelahnya...


dengan telaten mama Mira menyuapi anaknya itu...anaknya yang kini sedang melamun dan tak memperhatikannya itu...


tanpa mama Mira sadari...air matanya menetes melewati pipinya...dia begitu sedih melihat keadaan anaknya yang kini hanya diam... tidak seperti dulu...


" udah ma...aku udah kenyang..." kata ganendra menolak suapan dari mamanya...


" tapi sayang...ini baru beberapa sendok..." kata mama Mira..


" tapi aku udah kenyang ma..." kata ganendra...


" ya sudah,sekarang kamu minum susunya...habis itu istirahat yaa...mama keluar dulu..." kata mama Mira yang tak di tanggapi oleh anaknya itu... karena anaknya itu hanya melamun melihat ke arah depan...


.


.


.


.


.

__ADS_1


Zee keluar dari kelas bersama kedua sahabatnya...ujian kali ini membuat Zee pulang lebih awal...tidak seperti biasanya...


kini Zee dan kedua sahabatnya berjalan ke arah parkiran, dimana mobil Maya terparkir...


tapi langkah mereka bertiga terhenti saat melihat sosok wanita tinggi,dan lumayan cantik sedang berdiri di depan Meraka...


wanita itu berdiri sambil melipatkan kedua tangannya di dada...sambil menatap ke arah mereka bertiga dengan tatapan tajam...tatapan tak suka...


Zee dan kedua sahabatnya hanya melihat wanita itu kini berjalan menghampiri mereka....


" lama tidak bertemu adik kelas Zee..." kata wanita itu...Zee hanya menyipitkan matanya saat melihat wanita di depannya itu...


" marsella...loe j***ng..." kata Amel yang hendak mendorong wanita itu... iyaa wanita bernama marsella...tapi lengan Amel di tahan sama maya...


" mau apa loe.." tanya Zee tanpa basa basi...


" gue cuma mau berkunjung ke sekolah aja...kenapa gak boleh..?" kata sella senyum licik...


" silahkan...tapi gue juga mau permisi..." kata Zee yang berjalan meninggalkan sella yang masih berdiri itu...


Amel yang kesal harus menahan amarahnya karena Maya menariknya...


tapi langkah ketiga gadis itu terhenti saat sella mengucapkan sesuatu...


" gimana...adik Zee...dia sudah pergi meninggalkan loe dan milih tinggal di luar negeri sama gue .." kata sella berbalik badan melihat ke arah Zee..


Zee yang mendengar perkataan itu kini berbalik badan dan kembali melihat ke arah sella..


Zee hanya diam dan memandang sella...Amel yang merasa sudah sangat muak dengan wanita bernama sella itu dengan cepat Amel membalas perkataan sella...


" tinggal di luar negeri dan hanya di manfaatkan saja bangga ..menurut gue itu sangat memalukan .." kata Amel sinis...sella yang mendengar itu merasa kesal....


"loe..." kata sella menatap Amel...


" kenapa kesel sama gue...gak terima..tapi nyatanya bener kan...kenapa si Gaga tetep gak tertarik sama loe...kasihan sekali...kalau gue jadi loe... gue bakalan malu.. dan milih cari cowok yang bener bener mau Nerima..." kata Amel lagi membuat sella semakin kesal dan tak terima...


sella berjalan menghampiri Amel...tangannya hendak menampar wajah Amel...tapi tangannya terhenti saat Zee menahan tangan sella...


"urusan loe sama gue..bukan sama temen gue.." kata Zee sambil menghempaskan tangan sella dengan kasar..


" loe bilang tadi loe tinggal sama dia di luar negri...?" tanya Zee yang melihat sella...


" iya...benar sekali...dan loe tahu kita satu apartemen..jadi loe tahukan apa yang akan di lakukan seorang wanita dan lelaki dalam satu apartemen..." kata sella senyum ke arah Zee... tapi Zee hanya diam dan menatap sella..


" benarkah..." tanya Zee yang masih melihat ke arah sella...


"pastinya...itu benar sekali..." kata sella yang semakin di buat buat... membuat Zee muak melihat wajah wanita itu...


" oh iya...loe tahu dia sampai berterima kasih sama gue...karena gue,dia bisa menjadi photograper terkenal di dunia..." kata sella dan membuat Zee masih menatapnya... dan tak lama Zee tersenyum licik k arah sella...


" bagus dong...gue juga berterimakasih sama loe..." kata Zee membuat sella terkejut...bukan hanya sella tapi kedua sahabat Zee ikut terkejut...


" karena kerja keras loe bantuin dia... gue bisa lihat foto foto keren yang pengen gue lihat... loe tahu hasilnya bagus banget...gue aja sampai takjub tak percaya..." kata Zee membuat Amel dan Maya terkekek...dan sella semakin kesal...


" oh iya ..gue juga lupa..nanti kalau loe dapet hadiah dari dia...hati hati mungkin itu barang yang sudah gue tolak..." kata Zee yang membuat sella mengepalkan tangannya karena merasa kesal akan perkataan zee


" ayo gaes..." kata Zee yang berjalan meninggalkan sella...


" ****** loe... " kata Maya yang juga ikut berlalu...


" makanya jadi cewek yang bener jangan jadi ja**Ng kayak nyokap loe..." kata Amel yang juga ikut berlalu meninggalkan sella yang masih berdiri dan kesal...


" awas aja kalian bertiga...gue bakal buat perhitungan dengan kalian bertiga..." gumam sella yang melihat ketiga gadis itu meninggalkan dia...


.


.


.


.


.


hallo kakak jangan lupa tinggalkan jejak dan dukung author yaa... biar author semangat buat nulisnya...makasih🤗🤗


.


.


.


.

__ADS_1


.🙏🙏🙏


__ADS_2