
Zee kini berada di dalam mobil bersama dengan Rakka .. karena setelah mandi Zee ingin sekali tidur tapi di cegah bunda karena Rakka mau mengajaknya keluar...
Zee menolak tapi bunda tetep kekeh menyuruh Zee mengikuti Rakka dan akhirnya Zee mau ikut Rakka...
Rakka masih fokus menyetir dan Zee tampak diam dan memilih melihat ke arah jendela ..
tak berapa lama mobil Rakka berhenti.. Zee melihat ke ke arah luar..tampak tak asing bagi Zee...yaa dan ternyata Rakka menghentikan mobilnya di cafe dimana Zee dan kedua sahabatnya tadi nongkrong...
" ngapain kita ke sini.," tanya Zee yang kebingungan kenapa Rakka berhenti di depan cafe..
" gue mau nongkrong...ayo." kata Rakka yang hendak membuka pintu mobilnya...
" Rakka loe gila ya...loe buang buang waktu gue aja..." kata Zee yang kesal...
Rakka yang hendak keluar dari mobil.mengurungkan niatnya untuk keluar dan kembali duduk di kursi kemudinya...
" loe tadi bilang apa...gue buang buang waktu Loe..." kata Rakka yang senyum licik...
" iya...kenapa...loe emang buang buang waktu gue... harusnya tu yaa gue udah tidur... besok itu gue juga mau sekolah..." kata Zee yang mulai kesal... Rakka yang mendengar perkataan Zee langsung menatap Zee dengan tatapan tajamnya...
Zee yang melihat tatapan tajam Rakka nyalinya langsung menciut...karena Zee melihat ada tatapan membunuh...
"gu.. gue besok ada try out... " kata Zee yang ketakutan dengan tatapan tajam...
" try out...." tanya Rakka yang tersenyum sinis...Zee hanya menganggukkan kepalanya...
" kalau loe tau besok try out kenapa tadi masih duduk di dekat pohon itu..." kata Rakka yang menunjuk kursi yang dekat pohon... yang tadi Zee duduk i dengan kedua sahabatnya... Zee langsung menoleh ke arah yang Rakka tunjuk...
" loe kok tau..." tanya Zee menatap Rakka " loe ngikutin gue ya .." tambahnya...
" iya... gue ngikutin loe..." kata Rakka menatap tajam sambil memperhatikan bibir merah muda milik Zee.... yaa bibir yang membuat Rakka menjadi candu ingin melumatnya...
Zee terdiam akan perkataan Rakka... Rakka yang melihat Zee terdiam langsung mendekatkan wajahnya ke dekat wajah Zee...
Zee yang sadar wajah Rakka mendekatinya langsung mendorong tubuh Rakka sedikit menjauh... " loe mau apa...?" tanya Zee yang melotot ke arah Rakka...
" gue cuma mau bantu loe buka seat belt doang" kata Rakka..
" gue bisa buka sendiri..." kata Zee yang membuka sabuk pengamannya ..
" ayo..." kata Rakka yang hendak membuka pintu mobilnya...
" mau kemana....?" tanya Zee
" nongkrong di cafe itu.." kata Rakka...kembali menoleh ke arah Zee..
" ngapain kesana..." tanya Zee lagi
" ada yang perlu gue omongin sama loe..." kata Rakka...
" kenapa gak ngomong di sini aja...kenapa harus di sana.." kata Zee yang kebingungan.
akhirnya Rakka mengurungkan niatnya lagi untuk keluar dari mobilnya...dan kini melihat ke arah Zee...
" kenapa loe gak mau nongkrong sama gue.." kata Rakka...
" bukan gitu..." kata Zee
" trus..." tanya Rakka
" ini udah malem...dan masak kita cuma berdua doang,nanti ada paparazi yang melihat kita...." kata Zee..
__ADS_1
" kenapa...kamu takut ada yang memotret kita" tanya Rakka Zee mengangguk...
" biarkan mereka memotret..." kata Rakka..
" gak bisa..." ketus Zee...
" kenapa...apa loe takut karena berita loe sama pemain sepakbola itu tidak jadi trending lagi..." kata Rakka senyum sinis...
" bukan itu..." kata Zee bingung...
" terus apa... kemarin kamu juga nongkrong berdua... oh bukan nongkrong tapi kencan dan akhirnya menjadi berita..." ketus Rakka karena Zee terus menolak ...
" kenapa jadi bahas ke situ sih... jangan bahas tentang bang Al ya . dan ingat kemarin itu gue gak kencan..."
" oh iya..." kata Rakka
" iya ..gue cuma nemenin dia aja... dia udah gue anggap kayak kakak gue sendiri...dan kenapa gue gak mau kesana... tadi sore gue udah kesan... kalau gue kesana lagi...gue malu nolak balik..." jelas Zee... Rakka langsung tersenyum mendengar Zee menjelaskan ke dia...
" oke... gue bakal ngomong di sini...." kata Rakka... Zee menghadap Rakka dan hendak memperhatikan rakka yang ingin bicara...
" gue..." kata Rakka terpotong saat ponsel yang di bawa Zee berbunyi... Zee langsung melihat ke arah layar ponselnya..
" Maya..." gumam Zee melihat ke arah Rakka..
" bentar yaa... gue angkat dulu..." kata Zee yang meminta ijin ke Rakka... Rakka hanya mengangguk tapi sebenarnya dia kesal...
Zee langsung mengeset tombol warna hijau di layar ponselnya ....
" *hallo may..." Zee
" hallo Zee...loe bisa bantuin gue gak...?" Maya
"bantuin apa...loe dimana.." Zee yang khawatir karena suara Maya tampak gelisah...
" ngapain Loe kesana..." Zee
" tolong loe cepet kesini...Amel..." kata Maya yang terpotong karena telepon terputus*...
" hallo may Amel kenapa.. hallo may..." Rakka yang melihat Zee panik langsung bertanya... " ada apa..?"
" Rakka tolong anterin gue ke club xxx " kata Zee yang panik...
" oke oke gue anterin tapi loe yang tenang ...oke..." kata Rakka yang menjalankan mobilnya menuju club xxx yang di katakan Maya..
.
.
.
.
.
.
Zee keluar dari mobil Rakka setelah berterima kasih dan langsung berlari ke arah club... saat hendak masuk Zee langsung di hadang dengan laki laki yang berbadan kekar...
" maaf anak di bawah umur di larang masuk..." kata lelaki itu...sepertinya penjaga club itu...
" tapi temen gue di dalem..." kata Zee
__ADS_1
" Rakka menghampiri Zee dan menenangkan Zee....
" Rakka temen gue di dalem...." kata Zee yang panik...
"tenang loe tenang dulu...biar gue yang bicara..." kata Rakka menenangkan Zee... Zee mengangguk...
Rakka menghampiri lelaki yang berbadan kekar itu dan membisikkan sesuatu ke lelaki itu... Zee melihat penjaga itu tampak membulatkan matanya...dan tak berapa lama penjaga itu mengijinkan Rakka dan Zee masuk..
Rakka menghampiri Zee " ayo.." kata Rakka mengandeng tangan Zee menuntun untuk ikut berjalan...
"kok bisa ....loe tadi bilang apa..." tanya Zee berjalan mengikuti Rakka...
" rahasia..." kata Rakka...dan mereka memasuki club itu... tampak suara musik yang kencang dan banyak orang disana...
Zee menatap ke arah orang orang yang berjoget,banyak sekali orang yang bermesraan yang berciuman... dan bau alkohol yang begitu kuat... membuat Zee hampir muntah
mata Zee melihat ke semua arah ..dan tak berapa lama mata Zee tertuju pada arah di mana ada Maya dan Amel...
" itu mereka..." teriak Zee ke arah Rakka sambil menunjukkan arah dengan jarinya...
" ayo..." kata Rakka mengandeng tangan Zee dan berjalan menghampiri teman Zee itu...
" may..." Zee menepuk pundak Maya... dan maya langsung menoleh...
"Zee...." kata Maya melihat zee datang...
" ada apa..." tanya Zee
" Amel...ini.." kata Maya yang melihat ke arah Amel yang tampak sudah tertidur karena mabuk...
" kenapa dia..." tanya Zee melihat ke arah Amel...
" nanti gue ceritain....sekarang kita bawa keluar dulu..." kata Maya...Zee mengangguk..
" biar gue gendong..." kata Rakka... Zee dan Maya menoleh dan mengangguk bersamaan...
Rakka langsung menggendong Amel dan berjalan keluar club...
"kok dia bisa sama loe..." tanya Maya yang ikut berjalan keluar club bersama Zee...
" ceritanya panjang...nanti gue ceritain.." kata Zee
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
🙏🙏🙏