
" Zee bangun ini udah siang....anak gadis harusnya bangun pagi..." teriakan bunda membangunkan ku dari mimpi indah ku...
" bentar lagi Bun..." kataku yang mengambil selimut menutupi tubuhku...
" ayo bangun udah jam 10, di tunggu Rakka tu..." kata bunda yang menarik selimutku...
" ngapain dia kesini...lagian sekarang hari Minggu Bun...Zee mau bobo cantik aja..." kataku yang masih memeluk guling...
" Zee bangun.... kalau kamu gak bangun... bunda potong uang jajan mu selama seminggu..." kata bunda yang membuat Zee sadar dan langsung bangun...
" bunda kenapa kayak gitu sih sama Zee..." kataku
" biarin...cepet mandi sana..siap siap udah di tunggu Rakka di luar..." kata bunda yang keluar kamarku...
" iya iya... sial si kampret ngapain pagi pagi kesini..." kataku yang berjalan menuju kamar mandi...
***
author POV....
Zee keluar dari kamar...dia melihat Rakka sedang berbincang bincang dengan ayah dan bunda.. Zee berjalan ke meja makan untuk mengambil roti yang sudah di siapkan bunda untuknya... lalu berjalan dan duduk di sebelah bunda...yang masih berbincang bincang dengan Rakka...
" ngapain loe kesini..." tanya Zee yang melihat Rakka sambil memakan rotinya...
" mau ngajak kamu keluar .." kata Rakka...
" kemana...aku lagi males keluar..." kata Zee
" Zee..." kata bunda membuat Zee terdiam..
"ternyata dia takut sama bundanya...awas loe gue kerjain..." batin Rakka yang tersenyum licik...
" ya udah ayah bunda Rakka ijin bawa Zee keluar dulu..." kata Rakka yang berpamitan ke orang tua Zee sambil mencium tangan orang tua Zee..
" bentar...ngapain loe panggil orang tua gue gitu..." kata Zee
" bunda yang nyuruh...udah sana berangkat..." kata bunda yang menarik tangan Zee buat berdiri... Zee hanya mengikuti dan berjalan keluar rumah mengikuti Rakka...
" kami pergi dulu..." kata Rakka yang berpamitan ke orang tua Zee dan langsung naik mobil...
" Zee pergi dulu..." kata Zee yang berpamitan ke orang tuannya mencium tangan kedua orang tuannya...dan berjalan memasuki mobil Rakka... dan Rakka langsung melajukan mobilnya keluar dari pekarangan rumah keluarga damar...
" kita mau kemana..." tanya Zee yang melihat Rakka fokus menyetir...
" ke tempat latihan gue..." kata Rakka yang masih fokus nyetir...
" ngapain kesana mending gue tidur dah..." kata Zee yang melipat tangan nya di depan perut...
" loe juga ngapain jemput jemput gue...gagal deh tidur cantikku..." kata Zee lagii yang kesal...
"gue juga ogah jemput loe...palingan ganggu gue...tapi gue di suruh mama buat ngajak loe.." kata Rakka
" gini aja..loe turunin gue di persimpangan depan.. loe lanjut aja latihannya.. gimana.." kata Zee...
__ADS_1
" loe mau kemana..?" tanya Rakka...
" gue mau ketemu gebetan gue...buruan gih berhenti di persimpangan situ..." kata Zee..
" apa apaan ni cewek keluar sama gue..mau ketemu cowok lain.. bener bener ya..." batin Rakka yang mulai kesal..
"loh kenapa gak berhenti....persimpangannya udah lewat tu..." kata Zee yang melihat Rakka tidak berhenti di persimpangan yang di tunjukkan...tapi Rakka hanya diam dan melakukan mobilnya dengan cepat...
" Rakka..." teriak Zee..
" diam..." kata Rakka yang meninggi membuat Zee kaget dan terdiam... Rakka melajukan mobilnya dengan kecepatan kencang membuat Zee ketakutan...
" Rakka Lo bisa pelan dikit gak...gue takut..." kata Zee yang ketakutan
" sekarang loe ketakutan... tadi loe sok sok an mau ketemu gebetan loe.." batin Rakka yang senyum sinis...
Rakka yang masih menjalankan mobilnya dengan kencang mendengar suara tangisan membuat dia menoleh ke arah Zee.. dia melihat Zee sudah menundukkan kepalanya dan menangis ... Rakka langsung meminggirkan mobilnya...dan berhenti...
" loe kenapa..." tanya Rakka yang masih melihat Zee menangis... tapi Zee hanya diam dan terus menangis...
" Zee.." kata Rakka yang memegang tangan Zee yang ternyata tangan Zee dingin dan gemetar...
" Zee loe...." kata Rakka..yang terpotong. .
" ya gue takut naik mobil kenceng dan ngebut... gue gak mau naik mobil sama loe lagi..." kata Zee yang melihat Rakka sambil menangis...
" gue gak maksud..." kata Rakka..
" gak maksud buat bunuh gue... gue gak mau naik mobil sama loe... gue benci loe..." kata Zee yang masih menangis,membuat Rakka terkejut.., zee membuka pintu dan ingin keluar dari mobil..
" gue mau pulang..gue gak mau naik mobil sama loe...."kata Zee..
" sorry... gue gak maksud buat ngebut..." kata Rakka yang membuat Zee terdiam...
" gue janji gak bakal ngebut lagi..." kata Rakka..
" janji..." kata Zee melihat Rakka...
"iya..." kata Rakka yang membuat Zee tersenyum... dan jantung Rakka berdetak sangat kencang...
" jantung gue kenapa nih..." batin Rakka...
" yaudah ayo jalan..." kata Zee yang sudah memakai sabuk pengamannya lagi...
" oh iya..." kata Rakka yang kembali menjalankan mobilnya... suasana di dalam mobil sangat hening hingga sampai di tempat latihan Rakka...
" ayo..." kata Rakka yang udah keluar dari mobil dan berjalan ...Zee juga keluar dari mobil dan mengikuti Rakka berjalan ...
" ini tempat latihanmu..." tanya Zee dan Rakka hanya mengangguk....
"oh..." kata Zee yang mengikuti Rakka hingga sampai di satu ruangan besar dan di situ ada beberapa orang...
" maaf saya terlambat..." kata Rakka yang menghampiri orang yang umurnya sekitar 40 tahun...
__ADS_1
" tumben telat..." kata lelaki tua itu..
" maaf masih ada keperluan tadi.." kata Rakka yang menjelaskan...dan Zee berdiri di sebelah Rakka... dan lelaki tua itu sepertinya sadar apa yang membuat Rakka telat..
" ini..." kata lelaki tua itu sambil menunjuk ke arah Zee..
" oh ini...Zee " kata Rakka yang memperkenalkan Zee ke lelaki tua itu...
" oh iya Zee kenalin ini pelatihku coach Hendry..." kata Rakka yang memperkenalkan coachnya ke Zee..
" hallo coach Hendry aku Zee..." kata Zee yang menyodorkan tangan ke arah coach Hendry...
" iya iya. .panggil aku coach aja.. ini ternyata yang membuatmu beberapa hari gak konsen latihan..." kata coach Hendry yang menerima sodoran tangan Zee... dan tak berapa lama Rakka melepaskan tangan Zee dari coach nya...
" apa maksudnya.... kenapa gue... pasti pacarnya lah yang buat dia gak konsen..." batin Zee yang tersenyum simpul...
"kita pergi dulu coach..." kata Rakka yang menarik tangan Zee dan berjalan meninggalkan coach Hendry...
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
.🙏🙏