Perjodohan Dari Kakek

Perjodohan Dari Kakek
tunangan gue


__ADS_3

apalagi saat orang itu menyebut namanya..." yemi.."kata orang itu lagi sambil menatap Zee...


tapi tatapan itu terhenti karena suara Derren...


" hallo Bro apa kabar. lama gak ketemu....." kata Derren yang memeluk orang yang seumuran dengannya itu...dan pandangan lelaki itu teralihkan dengan sapaan Derren...


"kabar baik bro...gimana kalau loe sendiri... kata lelaki itu...


" gue juga baik...loe tu pakek acara menghilang aja...dan ternyata loe udah sukses..." kata Derren yang melepas pelukannya dan memegang pundak lelaki itu...


" iya...loe juga...udah makin terkenal aja..." kata lelaki itu...


" gimana perjalanannya ga..." kata Rakka yang juga bergantian memeluk lelaki itu... yaa lelaki itu adalah ganendra...Zee terkejut saat elihat Rakka menyapa ganendra...


" sangat melelahkan..." kata ganendra...


Zee diam seribu bahasa...dia gak percaya jika Rakka mengenal ganendra alias Gaga...


Zee mengingat kembali apa yang di katakan mertuanya tempo hari...jika Rakka dan Gaga adalah teman sekolah...


Rakka melepas pelukannya,Gaga kembali menatap ke arah Zee yang diam dan kini tak melihatnya...


" oh iya Zee sini.." kata Derren yang menyuruh Zee mendekat tapi Zee hanya diam dan tersenyum terpaksa...


"oh iya kenalin ga...ini Zee tunangan gue.. dan Zee kenalin ini ganendra sahabat ku..." kata Rakka membuat Zee dan ganendra terkejut bukan main...


"*apa...? kenapa dunia sempit sekali..." batin Zee yang melihat ke arah ganendra sambil tersenyum paksa...


" apa...dia tunangan Rakka..." batin ganendra perkataan Rakka seperti Sambaran petir baginya*...


" tadi loe bilang apa...?" tanya ganendra melihat ke Rakka...


" ini Zee...tunangan gue..." kata Rakka yang kembali mengulangi perkataannya...


ganendra kembali terkejut tak percaya jika seseorang yang dia cintai kini adalah tunangan dari sahabatnya...


" ada apa bro...loe kenapa...?" tanya Derren yang melihat ganendra terdiam sambil terus menatap Zee...


Zee yang di tatap oleh ganendra...lebih memilih mengalihkan pandangannya ke arah lain...karena dia merasa muak melihat wajah ganendra....


" oh gue gak papa..." kata ganendra tersadar dari lamunannya...


" oh..gue kira loe kenapa...ayo duduk..." ajak Rakka dan mereka bertiga duduk...Darren duduk di depan Zee dan ganendra duduk di depan Rakka....


" loe mau pesen apa...?" tanya Rakka


" samain aja..." kata ganendra yang mencuri curi pandang ke arah Zee...


" oh...oke..." kata Rakka yang memencet tombol..dan tak berapa lama seorang peatan datang...


Rakka memesan makanan untuk ganendra...karena Rakka tadi sudah memesan makanan untuk Zee...


setelah itu pelayan itu keluar dari ruangan VIP ...


"oh iya...adik Zee..." kata Derren yang memecah lamunan Zee yang melihat ke arah gelas yang sedari dia pegang...


"ada apa...?" tanya Zee yang melihat ke arah Derren yang ada di depannya...

__ADS_1


" loe kenapa diam..." tanya Darren melihat ke arah Zee yang menunduk....


" bohong aja kali yaa...gak papa sekali kali bohong .." batin Zee yang masih melihat ke arah Derren.....


" apa kamu begitu membenciku..." batin ganendra sambil menatap Zee...


"iya kamu kenapa....?" tanya Rakka yang melihat ke arah Zee...


" dari tadi perutku sakit..." jawab Zee...dan Rakka begitu panik..


"mana yang sakit... ayo kita kerumah sakit.." kata Rakka yang panik...ganendra terlihat ikut panik...tapi setelah melihat telinga Zee yang memerah... dia mulai sadar jika Zee berbohong...


"sebegitu bencinya kamu sama aku yemi..." batin ganendra yang terdiam dan terus melihat ke arah Zee...


"gak perlu...aku mau pulang aja..." kata Zee yang melihat Rakka... sebenarnya dia terkejut melihat Rakka yang begitu khawatir... dia jadi menyesal membohongi tunangannya itu...


" ya udah kita pulang sekarang..." kata Rakka dan Zee menganggukkan kepalanya...


Rakka dan Zee berdiri..." gue duluan yaa bro...," pamit Rakka ke kedua sahabatnya...


Derren dan ganendra juga berdiri..." iya..ati ati..." kata Derren


" bisa jalan..." tanya Rakka melihat ke arah Zee...tapi sebelum Zee menjawab Rakka lebih dahulu mengendong nya...


Zee terkejut karena Rakka langsung menggendongnya ...bukan hanya Zee kedua sahabatnya juga terkejut apalagi ganendra...dia lebih terkejut lagi, ganendra mengepalkan tangannya...di hatinya merasa sakit...melihat kejadian di depannya....


" kamu ngapain...turunin..." kata Zee yang merasa malu.karena di situ masih ada orang...apalagi nanti kalau keluar dari ruang VIP pasti banyak orang yang melihatnya...


Rakka tak menjawab dan tak menurunkan Zee..." gue pamit dulu yaa..." pamit Rakka ke kedua sahabatnya,ganendra hanya diam dan Derren menganggukkan kepalanya...


Derren melihat sahabatnya sedari tadi diam dan terus memandang ke arah Zee...membuat dia penasaran...


" loe kenal dia..." tanya Derren tanpa basa basi...yang membuat ganendra sadar dari lamunannya...


" apa...?" tanya ganendra yang menoleh ke arah Derren...


" loe kenal sama gadis itu....?" tanya Derren lagi...ganendra lebih memilih duduk dan diam, tanpa menjawab pertanyaan Derren...


" kenapa loe diem...loe kenal dia bukan...karena dari tadi loe lihatin dia terus..." kata Derren lagi...tapi ganendra masih diam dan melihat ke arah gelang yang dia pakai...


suasana hening sesaat...kata kata ganendra yang memecah keheningan di ruangan itu...


" dia adalah gadis itu.." kata ganendra tanpa menoleh ke arah Derren...


" gadis yang man..?" tanya Derren bingung


" gadis yang pernah gue ceritain dulu..." kata ganendra menoleh ke arah Derren... betapa terkejutnya Derren saat mendengar apa yang di katakan sahabatnya itu...


" apa...loe yakin..." tanya Derren tak percaya... ganendra hanya mengangguk..


" tapi gadis itu namanya Zee bukan..." kata Derren yang terpotong..


" iya..gue tahu...gue manggil dia pakek nama depannya...karena gue ingin memanggilnya berbeda..." kata ganendra yang menyandarkan punggungnya sambil menatap langit langit ruangan itu....


" lalu...sekarang loe mau gimana...?" tanya Derren...


" gue juga gak tahu...gue gak nyangka sekarang dia bertunangan sama sahabat gue..." kata ganendra

__ADS_1


" apa loe bakal kasih tahu ke Rakka tentang ini semua...?" tanya Derren lagi


" gue gak tahu..." kata ganendra lagi masih dalam posisi yang sama...


" gu saranin loe gak usah kasih tahu ke Rakka...dan lupain gadis itu bro..." kata Derren yang menepuk pundak ganendra...


" lupain dia..." kata ganendra


" iya...karena sepertinya hati dia juga bukan lagi buat loe..." kata Derren yang membuat ganendra terdiam...


.


.


berbeda dengan ganendra dan Derren... kini Zee yang berada di dalam mobil sangat menahan malu... niat hati ingin berbohong...tapi malah mendapat perhatian berlebihan dari Rakka...


gimana gak malu..Rakka mengendong Zee keluar dari ruang VIP itu hingga ke mobil...apalagi saat semua pengunjung restauran memperhatikan mereka berdua...


Zee memilih menyembunyikan wajahnya di dada bidang Rakka,karena Zee melihat sekeliling yang nampak sedang mengarahkan ponselnya ke arah mereka..


berbeda dengan Zee...Rakka sangat santai dan tak perduli dengan pandangan orang lain...dia lebih memilih fokus berjalan ke arah depan...dan sesekali melihat tunangannya itu...


" Rakka..." panggil Zee yang melihat Rakka fokus menyetir...


" iya...perutnya sakit lagi...?" tanya Rakka yang menoleh ke arah Zee...Zee hanya menggelengkan kepalanya...


" ada apa..?" tanya Rakka yang menoleh di sela sela menyetirnya...


" maafin aku..." kata Yang keluar dari mulut Zee begitu saja...Rakka menoleh ke arah Zee..


" untuk apa...?" tanya Rakka yang kembali menyetir...


" pokok maafin aku aja..." kata Zee lagi...Rakka tertawa mendengar perkataan Zee...


" emang kamu salah apa...kok aku harus maafin kamu..." tanya Rakka


" yaa... yaa...pokok maafin aku aja...titik..." kata Zee yang kesal...


" kalau aku gak mau..." kata Rakka


" yaa terserah kamu...yang penting aku udah minta maaf..." kata Zee memanyunkan bibirnya...


" iya iya...aku maafin..." kata Rakka yang mengacak acak rambut Zee...


" ih rambutku berantakan nih..." kata Zee yang manyun dan Rakka tertawa...


.


.


.


.


.


🙏🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2