
🎵Piye kabarmu sayang, opo kowe eling aku
Biyen sing mbok tinggal tanpo mesakne
Kowe ninggal aku pas sayang sayange
Lungamu ninggal tatu neng atiku🎵
"......."
"plaakk" tamparan mendarat di pipi seorang lelaki muda itu.
"jika di hianati rasanya semenyakitkan ini,aku sungguh menyesal karena telah mencintaimu" kata seorang gadis yang kini sedang menagis di depan lelaki yang hanya diam mematung melihatnya.
" aku bisa..." kata lelaki itu yang terpotong.
" kita putus" kata gadis itu membuat lelaki di depannya itu terkejut,gadis itu melihat ke arah wanita lain yang berada di belakang lelaki itu.
" menjijikkan" kata gadis itu saat melihat wanita yang berada di belakang lelaki itu.
setelah mengatakan itu,gadis itu berbalik badan dan berjalan meninggalkan lelaki itu dan wanita itu.
.
.
.
" yemi yemi jangan pergi" kata ganendra yang kini masih terbaring di tempat tidur rumah sakit. lelaki itu masih berteriak dengan mata tertutup.
" nak bangun nak," kata mama Mira yang mengetahui anaknya bermimpi buruk itu.
ganendra membuka matanya, langsung duduk dan memeluk mamanya yang berada di sampingnya.
" ma yemi pergi,ma yemi" kata ganendra yang menangis di pelukan mamanya..
" mama tahu sayang,mama ngerti" kata mama Mira yang mengusap usap kepala anaknya dan masih memeluknya..
orang tua mana yang tak sedih,melihat anaknya yang selama ini ceria ternyata sering mengkonsumsi obat penenang.
orang tua mana yang tak terpukul,mendengar apa yang di katakan dokter mengenai anaknya.yang hampir keracunan karena terlalu banyak meminum obat penenang melebihi dosisnya.
__ADS_1
" aku mencintai yemi ma" kata ganendra yang masih memeluk mamanya itu.
" mama tahu sayang,sekarang kamu istirahat yaa." kata mama Mira yang melepas pelukannya dan membaringkan anaknya kembali ke tempat tidur.
" ma jangan tinggalin aga" kata ganendra menggenggam tangan mamanya.
" mama gak akan ninggalin aga,mama bakal nemenin kamu disini.sekarang tidur yaa" kata mama Mira mengusap usap kepala anaknya itu,ganendra menganggukkan kepalanya dan tak berapa lama dia kembali menutup mata.
" jangan ninggalin mama sayang" lirih mama Mira yang menangis melihat anaknya sekarang.
anak yang dulu begitu ceria sekarang berubah menjadi anak yang begitu murung.
" mama akan buat yemi sadar perjuangan kamu sayang" batin mama Mira.
.
.
.
.
berbeda dengan ganendra,kini Zee melipat tangannya di dada sambil menatap Rakka dengan tatapan tajamnya.
" apa" kata Zee yang kini berada di kamar bersama Rakka..
Zee tak tahu ada apa dengan suaminya itu,hingga memasuki kamar Rakka dan kini menjadi kamar mereka berdua .
Rakka nampak terus diam,dan berbicara seperlunya..
" ayo katakan,kenapa dari tadi diam.kenapa dari tadi kamu diam saja" kata Zee lagi
" aku gak suka kamu peluk pelukan sama cowok lain" kata Rakka yang kini duduk di ranjang dan melihat ke arah istrinya yang berdiri di depannya
" pelukan sama cowok lain? kapan?" kata Zee bingung dengan apa yang di katakan suaminya itu.
" tadi,waktu di rumah bunda" kata Rakka yang cemberut.zee masih mengingat ingat kapan dia berpelukan dengan cowok lain waktu di rumahnya.yang Zee ingat dia hanya berpelukan dengan abangnya .
" ha ha ha ha" kata Zee tertawa saat dia sudah ingat dengan siapa dia berpelukan.rakka menatap istrinya itu yang tertawa.
" kenapa tertawa,apanya yang lucu" kata Rakka yang kesal.
" kamu cemburu" kata Zee di sela sela tertawanya.
" iya,aku cemburu" kata Rakka membuat Zee terkejut dan langsung terdiam.
__ADS_1
" tapi itu Abang aku lho" kata Zee tak percaya jika suaminya itu cemburu dengan abangnya.
" aku tahu,tapi aku gak suka kamu pelukan sama cowok lain kecuali aku" kata Rakka membuat Zee kembali tertawa,ternyata suami yang terkenal dingin itu begitu cemburuan.
" baiklah,bayi besarku.aku gak bakalan pelukan sama cowok selain kamu" kata Zee
" beneran" tanya Rakka,dan Zee mengangguk.dengan cepat Rakka memeluk pinggang istrinya itu.
" iya,tapi kalau gak ada kamu aku tetep pelukan" kata Zee membuat Rakka melepas pelukannya dan cemberut.
"iya iya,bercanda doang.gitu aja ngambek" kata Zee memeluk suaminya itu.
" jangan pelukan sama cowok lain,sampai aku tahu.aku akan menghukummu sayang" kata Rakka.
" menghukum aku" tanya Zee kebingungan.
" iya hukuman,hukuman yang nikmat" kata Rakka dengan kepala bermain di dada istrinya itu.
zee hendak melepas pelukan suaminya itu,karena sudah paham arah tujuan suaminya itu.tapi tenaganya tak sebanding dengan Rakka.
" aku mau mandi" kata Zee yang masih mencoba melepas pelukan suaminya itu.
" sekali saja" kata Rakka yang mendongak melihat ke arah wajah istrinya itu..
" aku mau mandi,badanku udah lengket semua" kata Zee yang masih mencoba menolak ajakan suaminya itu.
" maka dari itu sekali aja,habis itu baru mandi" rengek Rakka yang seperti anak kecil yang minta permen.
Zee menghembuskan nafas kasarnya" baiklah,sekali doang yaa" kata Zee dan Rakka mengangguk.
dengan cepat Rakka langsung membaringkan tubuh istrinya itu di ranjang,dan seterusnya sudah tahulah yaa apa yang di lakukan mereka.
.
.
.
.
.
**maaf yaa aku kasih sedikit lirik lagu di atas,suka aja sama lagu itu.
itu lagu Jawa,kalau kalian orang Jawa pasti tahulah yaa itu lagu apa dan lagu siapa?
__ADS_1
oh iya maaf aku baru bisa update sekarang,jujur otak aku udah kembali normal.pengen banget nulis,ehh ternyata kerjaan author setelah sakit sudah menumpuk menanti yang punya buat ngerjain.
jadi sekali lagi mohon maaf yaa,jangan lupa tinggalkan jejaknya yaa..biar author semangat buat nulisnya🙏🙏🙏**