Perjodohan Dari Kakek

Perjodohan Dari Kakek
telinga merah


__ADS_3

Zee dan kedua sahabatnya memasuki perkarangan sekolah.... Zee berjalan di apit kedua sahabatnya...semua mata tertuju pada mereka bertiga.. kekaguman para siswa laki laki terpancar saat melihat ketiga gadis itu masuk...dan tatapan tak suka di tunjukkan pada para siswi perempuan..


" loe tau gak sih...kita masih jadi idola sekolah...padahal bentar lagi kita out..." kata Amel...


" gue tau itu..." kata Zee


" oh iya...kalian berdua mau ngelanjutin kuliah gak..." tanya Maya


" pastinya dong..." kata Amel..


" loe Zee..." tanya Maya


" gue bingung.. pengennya sih ngelanjutin...tapi gue gak tau mau ambil jurusan apa..." kata Zee...


" gimana sih loe..." tanya Amel


" gimana apanya..emang loe mau ngelanjutin kuliah dimana terus ambil jurusan apa..." tanya Zee


" gue mau kuliah di universitas nyokap bokap loe ngajar... kan disana cowoknya ganteng ganteng..." kata Amel...


" ambil jurusan apa..." tanya maya


"akutansi .." kata Amel...


" wow..." kata Maya dan Zee bersamaan...


" kalau kalian berdua...?" tanya Amel...


" gue juga mau ambil jurusan akutansi..." kata maya


" loe ngikut ngikut gue..." kata Amel


" enggak tuh...emang dari dulu gue mau ambil jurusan akutansi..loe tau itu kan." jawab Maya...


" iya...gue tau...kalau loe Zee..." tanya Amel melihat Zee...


" gue belum kepikiran..." kata Zee cengar cengir ke arah kedua sahabatnya...


" ah loe...padahal loe paling pinter di antara kita...malah belum kepikiran mau ambil jurusan apa..." kata Amel...


" yaa makanya gue bingung..." kata Zee


" kenapa loe gak ambil jurusan kayak kita aja...biar kita ntar tetep satu sekolah dan satu kelas..." kata Amel...Zee berfikir sejenak...


" boleh juga..." kata Zee yang melihat kedua sahabatnya...

__ADS_1


" jadi deal kita bakal kuliah di universitas XXX ambil jurusan sama..." kata Amel ..Zee dan Maya menganggukkan kepalanya...


" yeee...gue seneng banget..." kata Amel...


.


.


.


..


.


....


jam istirahat ....


Zee dan kedua sahabatnya sedang menikmati bakso yang mereka pesan...tetapi kali ini Zee tak berselera makan...bolak balik Zee melihat ponselnya...karena sedari kemarin Rakka tak memberi kabar...


" loe kenapa..." tanya Maya saat melihat Zee hanya mengaduk aduk baksonya...dan terus melihat ponselnya..


"oh gak papa..." kata Zee yang melihat ke arah Maya...


" loe lagi mikirin Rakka..." tanya Maya lagi


" jangan bohong loe...gue tau kalau Lo bohong telinga loe merah..." kata Maya lagi...yaa Maya sudah menghafalnya kalau Zee bohong telinga Zee bakalan merah..


" apa sih...siapa yang bohong..." elak Zee


" ya Zee..loe kalau tambah bohong telinga loe merah banget..." kata Amel yang melihat telinga Zee semakin memerah...


" apa sih..." kata Zee mengalihkan pandangannya...


" apa dia gak menghubungi loe..." tanya Maya..Zee menggelengkan kepalanya...


" namanya juga atlit...apalagi lagi kompetisi...biasanya mereka tidak di ijinkan buat main hp... kalau loe kangen lihat aja kompetisinya... tinggal streaming aja kan.." kata Amel yang kembali memakan baksonya sambil memainkan ponselnya...


" siapa yang kangen...gue gak kangen.." elak Zee sambil meminum es jeruknya..


" lihat tu telinga loe merah lagi. " kata Maya yang cekikikan melihat Zee yang berbohong...


" mana ada..." elak Zee


" ada...buktinya loe..." kata Maya dan amel yang tertawa... tak berapa lama Zee dan kedua sahabatnya selesai makan..dan istirahat selesai...mereka kembali ke kelas untuk melanjutkan pelajarannya...

__ADS_1


.


.


.


.


.


.


Zee mendudukkan tubuhnya di sofa ruang tamu...karena Zee melihat rumah masih tampak sepi...karena kedua orang tua dan abangnya belum pulang..


" gila ...sepi banget ni rumah...." gumam Zee melihat sekeliling rumahnya...tampak sepi..


Zee mengambil ponselnya dan mengecek isi ponselnya..


" hah gak ada kabar..." kata Zee yang melihat ponselnya tak ada pesan dari Rakka...malah banyak pesan dari nomer asing yang ingin berkenalan sama Zee...


tak berapa lama zuu pulang dan mendudukkan diri di sebelah Zee yang melamun...


" hayo mikirin apa..." kata zuu yang menyenggol lengan Zee..


" lho Abang udah pulang...gak lagi mikirin apa apa..." kata Zee yang melihat zuu ..


" beneran...tapi kenapa kok belum ganti baju .." tanya zuu


" oh...Zee baru pulang ..capek banget..." kata Zee yang kini berdiri dan merentangkan tangannya...


"jangan bohong...telingamu merah tu..." kata zuu yang berdiri dan berjalan meninggalkan adiknya yang masih berdiri tak berkutik...


" kenapa pada bahas telinga sih...ah ninjuga telinga kenapa harus merah segala...." gumam Zee yang kesal dan memasuki kamarnya...


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


🙏🙏🙏🙏


__ADS_2