
tak berapa lama mobil Rakka berhenti di depan ruko pinggir jalan...
" ayo...." ajakan Rakka...dan Zee masih terdiam...
" kenapa...?" tanya Rakka karena Zee masih diam...
" tadi kamu bilang ke restauran...ini..." kata Zee yang menunjuk ke sebuah ruko...
" oh ini..yaa kan hampir sama kayak di restauran...kenapa...?" tanya Rakka lagi...tapi Zee terdiam...
" aku jamin makanan disini higenis kok...keluargaku sering beli disini..." kata Rakka yang mengira Zee merasa tak nyaman makan makanan di sebuah ruko...
" ayo..." ajak Rakka dan Zee menganggukkan kepalanya...
Zee berjalan mengikuti Rakka untuk makan soto...
"ternyata dia sederhana banget..." batin Zee yang melihat punggung tunangannya itu...
Rakka dan Zee sampai di tempat penjual soto itu...Rakka berdiri di sebelah penjual soto untuk memesan...
" eh mas Rakka...mau makan mas..." tanya seorang gadis yang berdiri di sebelah penjual soto...Rakka hanya mengangguk...
" eh nak Rakka...mau pesen..?" tanya laki laki paruh baya itu...
" iya pak adin..aku pesen 2 kayak biasanya yaa..." kata Rakka...
" iya nak Rakka...silahkan duduk dulu..." kata pak adin...dan Rakka mengangguk...
Rakka berjalan mencari tempat duduk...Zee hanya mengikuti Rakka dari belakang...
Zee memperhatikan banyak sekali wanita yang melihat ke arah Rakka ...mereka terpesona akan ketampanan sosok Rakka yang merupakan atlit dan sekaligus anak pengusaha itu...
Rakka duduk di pojok karena hanya kursi pojok aja yang kosong...Zee mengikuti Rakka dan duduk di sebelah Rakka..
" mau minum apa mas...?" tanya seorang gadis...
" aku es jeruk...kalau kamu apa..." tanya Rakka yang melihat ke arah Zee ..tapi Zee melihat ke arah ponselnya...
" kamu mau minum apa...?" tanya Rakka lagi yang kesal karena di abaikan Zee...
" samain aja.." kata Zee tanpa menoleh ke arah Rakka..dan fokus dengan ponselnya...
" es jeruk 2 sa...jangan manis manis..." kata Rakka melihat ke arah wanita itu yang bernama salsa...
" baik mas...tunggu bentar yaa..." kata salsa sambil tersenyum...dan Rakka hanya mengangguk...
Rakka memperhatikan Zee yang sedari tadi memainkan ponselnya...Rakka melirik ke arah layar ponsel Zee..nampaknya Zee hanya membuka aplikasi Instagram nya.....
tak berapa lama soto pesanan mereka tiba...tapi Zee masih fokus memainkan ponselnya...
"ayo makan dulu..." kata Rakka...
" kamu dulu aja..." kata Zee tanpa menoleh...
Rakka mulai kesal,dengan cepat Rakka merampas ponsel yang di pegang Zee...
" kamu lagi chat sama siapa sih..." tanya Rakka yang kesal...
" balikin gak...aku gak lagi chat sama siapa siapa..." kata Zee yang hendak mengambil ponselnya...
" makan dulu..." kata Rakka...
" iya..mana ponselnya dulu..." kata Zee
" makan..." kata Rakka yang sedikit membentak...dengan kesal Zee menuruti apa mau tunangannya itu...
tak berapa lama minuman pesanan mereka datang...yang di antar oleh salsa..
" ini minumannya..." kata salsa...
" makasih..." kata Rakka tersenyum ke arah salsa...
salsa duduk di depan mereka berdua...Zee yang melihat ke arah salsa yang sedari tadi melihat ke arah Rakka....di buat begitu kesal...karena dari tadi cewek di depannya caper muluk...
__ADS_1
"ini cewek ngapain duduk disini..." batin Zee yang melihat salsa dengan tatapan tak suka...
" selamat yaa mas...kemarin aku lihat mas jadi juara lagi..." kata salsa tersenyum ke arah Rakka...
" iya makasih..." kata Rakka yang hendak makan soto...
"Sasa bantuin papa dulu..." teriakan pak adin dan salsa menoleh...
" iya pa..."kata salsa...
" aku kesana dulu yaa mas..."pamit salsa dan Rakka menganggukkan kepalanya...
rakka dan Zee nampak menikmati soto yang mereka pesan....sebenarnya yang menikmati makanannya bukan mereka berdua tapi hanya Rakka...
Zee nampak melamun dan mengaduk aduk soto itu...Rakka yang melihat Zee hanya mengaduk aduk makanan dan melihat ke arah depan ...
Rakka melihat apa yang dilihat tunangannya itu...mata Rakka mengikuti mata Zee.. yaa nampak di depan ada cowok yang sedang menikmati makanannya...
"brakk..." Rakka mengebrak mejanya...membuat Zee kaget dan para pengunjung melihat ke arah Rakka...
"kamu kenapa sih..." tanya Zee yang menoleh ke arah Rakka...
" aku kenyang...ayo pulang..." kata Rakka yang berdiri dari duduknya...
" ini belum habis Loh.. mubasir." kata Zee yang menunjuk soto yang tadi Rakka makan...
" aku udah gak selera...ayo..." kata Rakka yang menarik lengan Zee...
" lepas .aku bisa jalan sendiri...." kata Zee yang menghempaskan tangan Rakka dan berjalan terlebih dahulu keluar ruko soto itu...
Rakka berjalan menuju kasir untuk membayar...setelah membayar Rakka langsung berjalan menuju mobilnya...
Rakka memasuki mobil dan melihat Zee memainkan ponselnya....
" kamu bisa gak sih kalau lagi sama aku gak usah main hp terus..." kata Rakka sambil menjalankan mobilnya...
tapi Zee hanya diam dan masih fokus dengan ponselnya...Rakka yang merasa di abaikan meminggirkan mobilnya ke tepi...dan menghentikan mobilnya dengan mendadak...membuat Zee tersungkur ke depan...
" kamu gila yaa...." kata Zee sambil mengusap usap dahinya...
" buat apa...?" tanya Zee kebingungan...
" mana..." bentakan Rakka membuat zee ketakutan...
" gak mau...ini privasiku..." kata Zee yang melotot kan matanya...
" oke..kalau kamu gak mau memberikan ponselmu..." kata Rakka yang mendekatkan wajahnya ke wajah Zee...
" kamu mau apa...?" tanya Zee yang mulai ketakutan...
" mau memberimu hukuman...?" kata Rakka yang semakin mendekatkan wajahnya...
" hukuman apa...?" tanya Zee yang kepalanya sudah mentok kebelakang...
" menurutmu..." kata Rakka yang menarik satu sudut bibirnya...dan wajahnya semakin dekat dengan Zee...
dengan cepat Rakka mencium bibir Zee....tangannya meraih lekuk leher Zee karena Zee mencoba mendorongnya..
ciuman itu berubah menjadi *******...Zee mencoba mendorong Rakka..tapi apa daya tenaga Rakka lebih kuat darinya...
pikiran Zee ingin menolak...tapi tubuhnya berkata lain...tanpa sadar Zee membalas ciuman itu...
Rakka yang merasa Zee membalas ciumannya...Rakka lebih memperdalam ciumannya...dengan cepat Rakka memasukkan lidahnya ke dalam mulut Zee...
dan bermain di dalam mulut tunangannya itu...
sekitar 5 menit mereka saling berciuman...kini Rakka benar benar terbawa oleh gairahnya...tangannya tak tinggal diam...dia mencoba bermain di bagian dada Zee...
Zee yang juga merasakan sensasi dari sentuhan Rakka...dia tak menolak sama sekali...
saat Rakka hendak bermain lebih dalam di area dada Zee... suara ketukan membuyarkan permainan mereka...
"tok tok tok..." ketukan di kaca membuat Rakka menghentikan ciumannya...
__ADS_1
"sial..menganggu saja..." batin Rakka yang mengumpat kesal...
dengan terpaksa mereka melepaskan ciuman mereka dan saling merapikan pakaian masing masing...
Zee memalingkan wajahnya ke arah jendela karena dia malu akan kejadian yang barusan dia alami...
Rakka mengangkat satu sudut bibirnya saat melihat tingkah tunangannya itu...ketukan dari luar membuatnya menoleh ke arah orang yang mengetuk...
Rakka menurunkan kaca mobilnya...dan dia melihat sosok lelaki yang menatapnya...
" ada apa...?" tanya Rakka yang santai...karena Rakka tau..orang yang ada di luar tak akan tau jika dia sedang berciuman dengan Zee...karena kaca mobil sudah dimodifikasi agar tak bisa terlihat dari luar...
"maaf dilarang parkir di depan pintu..." kata lelaki itu...
" oh maaf..." kata Rakka yang tersenyum..." kami akan pergi..." katanya lagi..dan lelaki itu menganggukkan kepalanya... lelaki itu nampak berjalan pergi meninggalkan mobil Rakka...
Rakka menutup kembali kaca mobilnya...sebelum dia melajukan mobilnya...dia melihat ke arah Zee yang nampak malu malu melihat ke arah jendela...
" kita pergi sekarang..." kata Rakka dan zee hanya mengangguk tanpa menoleh ke arah Rakka...karena dia sangat sangat malu...
apalagi kalau sampai Rakka tau jika pipi Zee sudah merah kayak tomat...
Rakka melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang... suasana mobil sangatlah hening karena Zee hanya diam dan Rakka fokus menyetir....
30 menit mobil Rakka berhenti di depan rumah Zee...
" kita sudah sampai.." kata Rakka ya melihat ke arah Zee yang sedari tadi diam...
" oh...udah sampai yaa..." kata Zee yang melihat sekeliling nampak di depan rumahnya...
" iya..." jawab Rakka yang masih memperhatikan Zee...
" oh...mau mampir dulu apa langsung balik..." tanya Zee yang salah tingkah karena di perhatikan Rakka terus...
" aku langsung pulang aja...titip salam aja buat bunda sama ayah..." kata Rakka dan Zee menganggukkan kepalanya...
" yaudah...kalau gitu aku masuk dulu yaa..." kata Zee yang hendak keluar mobil...tapi terhenti karena Rakka memegang lengannya...
deg deg deg...suara detak jantung Zee yang meronta ronta ingin keluar dari tempatnya...
" ada apa....." tanya Zee yang melihat ke arah Rakka... dengan cepat Rakka mengambil sesuatu di kursi penumpangnya...
" ini buat kamu..." kata Rakka yang memberikan paper bag ke Zee...
" apa ini..." tanya Zee yang menerima paper bag itu...
" buka aja..." kata Rakka yang tersenyum...
dengan cepat Zee membuka paper bag itu...betapa terkejutnya saat Zee melihat isi dari paper bag itu...
yaa boneka Minion yang Rakka beli waktu itu...Zee mengeluarkan boneka dari paper bag...betapa senangnya saat dia melihat boneka itu...
Zee melihat ke arah Rakka..." makasih..." kata Zee yang tersenyum...dan langsung memeluk Rakka...
Rakka terkejut saat Zee langsung memeluknya....Rakka tersenyum melihat tingkah Zee yang sekarang... hanya karena sebuah boneka Zee begitu senang dan langsung memeluknya...
" kamu suka..." tanya Rakka yang masih di peluk Zee dan dia membalas pelukan itu...
" iya...aku suka..." kata Zee yang menganggukkan kepalanya sambil masih memeluk Zee...
" baguslah .." kata Rakka yang mengusap usap rambut Zee...
Zee hendak melepas pelukannya...tapi Rakka menahannya pelukan itu .." biar seperti ini,sebentar saja..." kata Rakka yang mencium rambut Zee yang harum... Zee hanya menganggukkan kepalanya...karena..dia juga merasa nyaman memeluk Rakka...
.
.
.
.
.
__ADS_1
.
🙏🙏🙏