
seorang gadis sekitar umur 10 tahun sedang mangayun sepedanya untuk pergi ke taman,dia nampak bahagia sambil membawa sekotak kue yang di taruh di keranjang yang berada di sepedanya.
senyum terus terukir di wajahnya,hingga dia ingin menyeberang jalan.karena taman yang menjadi tujuannya nampak di seberang jalan.
" kakak itu pasti suka ku bawakan kue ini" kata gadis itu yang hendak menyebrang jalan dengan sepeda yang masih di ayunnya.
tapi saat berada di tengah jalan,gadis yang masih setia mengayun sepeda itu tak tahu jika ada mobil yang melaju dengan cepat membuat...braaakkkk.....gadis itu tertabrak hingga membuatnya terpental dari sepeda,mata gadis itu terus melihat ke arah kue yang sudah berserakan di jalan...
" kue ku" gumam gadis itu dan setelah itu tak sadarkan diri...
" Jagan,jangan" teriakan gadis yang kini terbaring di ranjang.
" sayang,sayang aku disini" kata orang yang berada di dekatnya,Gadis itu langsung membuka matanya.dengan cepat dia memeluk lelaki yang kini berada di sampingnya...
" aku takut kaa" kata gadis itu..ya gadis itu adalah Zee yang kini sudah sadar dari pingsannya.dan di sebelahnya adalah rakka suaminya .
" jangan takut,ada aku disini.aku bersamamu" kata rakka yang mengusap-usap pundak istrinya yang kini ketakutan...
" aku takut,gadis itu,gadis itu tertabrak dan berlumuran darah.aku takut dia ka"kata Zee yang semakin erat memeluk suaminya.
" sayang,sayang tenanglah.kemarin kecelakaan ringan,tidak ada korban jiwa.dan kemarin bukan seorang gadis,tapi lelaki yang menaiki sepedanya.jadi tenanglah." kata rakka yang membuat Zee tenan,Zee merasa ketakutan apalagi mimpi yang di alaminya begitu nyata.zee tak tahu siapa gadis yang berada di dalam mimpinya,karena wajah gadis itu nampak tak terlalu jelas.hanya terlihat senyum bahagia gadis itu dan banyak darah di sekitarnya...
" sekarang lihat aku" kata rakka yang melepas pelukan istrinya dan kini memegang pipi istrinya dengan kedua tangannya.
rakka merasa iba melihat wajah istrinya yang nampak pucat,dengan mata yang memerah karena menangis.
rakka mengusap air mata yang ada di pipi istrinya" ada aku disini,jangan takut" kata rakka yang menenangkan istrinya,Zee yang melihat rakka menjadi sedikit tenang meski dia masih takut akan mimpi yang sepertinya begitu nyata.
" sekarang minum dulu" kata rakka yang melepas tangannya dari pipi istrinya,untuk mengambil minum di nangkas.
"ini,minum dulu" kata rakka yang menyerahkan segelas air putih,Zee langsung menerima dan meminumnya.
Zee meminum air putih itu hingga habis,setelah habis ia memberikan gelas kosong itu ke suaminya.rakka menerima gelas itu,dan menaruhnya lagi di atas meja.
" aku dimana?" tanya Zee yang melihat sekeliling nampak bukan kamarnya.
" di rumah sakit" kata rakka melihat ke arah istrinya.zee kebingungan kenapa dia berada di rumah sakit.
" kamu tiba-tiba pingsan di jalan,aku takut kamu kenapa-kenapa jadi langsung ku bawa ke rumah sakit" kata rakka yang tahu jika istrinya nampak bingung itu.
" oh,maaf membuatmu khawatir.aku juga gak tahu kenapa aku tiba-tiba pingsan" kata Zee yang kini melihat ke arah suaminya.
" iya gak apa-apa,sekarang kamu sudah tenang" kata rakka yang mengusap rambut istrinya...
" tidurlah lagi" kata rakka,Zee hanya menggelengkan kepalanya.
__ADS_1
" aku gak bisa tidur,aku takut tidur di rumah sakit" kata Zee membuat rakka menghembuskan nafas kasarnya.
" kita pulang aja yaa,aku udah gak apa-apa"tambahnya sambil memegang tangan suaminya dengan wajah yang sudah memelas.
" baiklah,aku akan mengurus administrasi biar kamu bisa pulang" kata rakka yang beranjak dari duduknya,tapi tangannya di cekal Zee
" aku ikut" kata Zee dengan wajah memelas.
" kamu belum pulih sepenuhnya,aku hanya sebentar" kata rakka setelah menoleh ke arah istrinya.zee menggelengkan kepalanya,membuat rakka iba meninggalkan istrinya yang nampak begitu manis menurutnya.
" aku takut disini,jangan pergi" kata Zee masih dengan setia memegang lengan suaminya itu.
" baiklah,aku akan menyuruh Ary yang mengurusnya.kamu tunggu disini sebentar" kata rakka
" Jagan lama-lama" kata Zee yang melepaskan genggaman tangannya.
" iya,aku gak akan lama" kata rakka,setelah itu berjalan keluar ruangan.
di luar ruangan,Ary sedang berdiri dengan sigap,seperti seorang bodyguard propesional.ketiga dia melihat tuannya keluar dari ruang inap nonanya,dengan cepat menghampiri tuannya.
" tuan" kata Ary yang sudah berada di sebelah rakka.
" urus administrasi untuk kepulangan istriku,dan juga urus pesawat untuk pulang ke Indonesia" perintah rakka yang di angguki oleh Ary.
"baik tuan" kata Ary yang hendak pergi,tapi di cegah oleh rakka.
" oh dan satu lagi,selidiki masa lalu istriku dengan lebih teliti lagi.apakah dia punya masa lalu tentang kecelakaan,itu terpenting" kata rakka setelah itu dia kembali ke ruangan dimana istrinya itu di rawat,Ary yang mendapatkan perintah itu hanya bisa menganggukkan kepala menandakan dia mengerti.
Amel sedang duduk di hadapan seorang lelaki paruh baya yang selama ini menjadi cinta pertamanya,ya Amel kini sedang makan siang bersama papanya yang bernama agung itu.
" ini,kamu paling suka sama ayam di bumbu" kata papa agung sambil menaruh ayam di piring anak gadisnya itu,Amel yang melihat perhatian papanya.hatinya kembali sakit saat dia tahu jika papanya ini tak lagi bisa memberikan keluarga yang utuh untuknya.
" makan sayang" kata papa agung Yaang melihat anaknya hanya diam tak menyentuh makanannya.
" aku udah kenyang" jawab Amel singkat,yang membuat wajah papa agung yang awalnya tersenyum kini memudar mendengar perkataan anak gadisnya itu.
papa agung menyadari jika dia memang salah dan membuat anak gadis satu-satunya menjadi sekarang.menjadi gadis berhati dingin dan tak memiliki perasaan.
" Mel,maafin papa.papa harus gimana biar kamu memaafkan papa nak" kata agung yang menatap sendu ke arah Amel.
" jangan pisah sama mama" kata Amel dingin,membuat agung mengusap wajahnya dengan kasar.
" itu papa gak bisa Mel,papa udah gak cocok dengan mamamu.papa juga gak ingin terus menerus menyakiti mamamu" kata papa agung,membuat Amel menghembuskan nafas kasarnya.
sekarang Amel merasa menjadi anak yang egois,karena mengharapkan orang tuannya untuk kembali.tapi Amel hanya seorang anak yang menginginkan keluarganya tetap utuh,apa itu salah.
__ADS_1
" Mel,sekali lagi maafin papa nak" kata papa agung lagi,membuat Amel merasa bersalah.karena membuat orang tuannya menderita.
" baik,aku akan memaafkan papa.tapi dengan satu syarat" kata Amel yang kini menatap ke arah papanya.
" apa sayang," kata papa agung yang antusias
" tinggalkan wanita itu pa" kata Amel dengan tegas,membuat papa agung terkejut dan membulatkan matanya.
" Mel" panggil papa agung ke anak gadisnya.
" kenapa,papa gak bisa meninggalkan wanita ja**Ng itu." kata Amel yang menahan air matanya agar tidak menetes.
" Amel" bentak papa agung keras,membuat orang di sekeliling melihat ke arah mereka.
" papa gak pernah ngajarin kamu bicara seperti itu" kata papa agung yang meninggikan suaranya.
" kenapa,papa sakit hati aku mengatakan ja**Ng ke wanitamu" kata Amel sinis.papa agung terdiam karena mendengar anaknya yang dulu penurut,kini menjadi anak yang pemberontak.
saat mereka masih saling tatap,wanita yang bernama Dona itu menghampiri papa agung dan Amel.
Amel yang melihat ke arah wanita yang baru datang itu.
" amel,kamu gak boleh bicara seperti itu ke papa kamu" kata Tante Dona,yang membuat Amel semakin marah.
" kamu kenapa kesini,aku menyuruhmu menunggu di mobil" kata papa agung yang nampak terkejut dengan kedatangan Tante Dona.
" dia bukan papaku" kata Amel yang sudah marah melihat papanya bersama kekasihnya.
" Amel" kata papa agung yang kini melihat ke arahnya,
"kamu bukan papaku,karena papaku tidak memiliki sifat seperti kamu.papaku pria sejati yang begitu lembut dan penyayang ke anaknya.bukan orang hina sepertimu" kata Amel yang melihat ke arah papanya,setelah itu dia beranjak dari duduknya.lalu berjalan pergi meninggalkan papanya dan selingkuhannya.
" Amel Amel" panggil papa agung,tapi tak membuat anak gadisnya berhenti.
papa agung masih setia melihat punggung anaknya yang semakin menjauh hingga tak terlihat.
" mas" panggil Tante Dona yang sudah duduk di sebelah papa agung.hingga membuyarkan lamunan papa agung.
" aku sudah menyuruhmu untuk menunggu di mobil" kata papa agung dengan nada yang sedikit tinggi.
" aku bosan di dalam mobil,anak di dalam perut ini terus meminta mengajak shopping" kata Tante Dona yang manja ke papa agung.
" jika kau ingin berbelanja,pergilah sendiri.aku ingin pulang" kata papa agung yang melepas tangan Tante Dona,dia beranjak dari duduknya.dan meninggalkan Tante Dona yang masih duduk sambil menatapnya.
" awas kamu agung" gumam Tante Dona yang nampak kesal.
__ADS_1