
pagi hari Zee sedang sarapan dengan kedua orang tua dan kakaknya...
Zee tampak tak menikmati makanannya...karena moodnya sungguh lagi jelek...yaa setelah bertemu dengan keluarga Kurniawan kemarin...Zee bener bener kesal pada kedua orang tuanya...karena menyetujui pernikahannya dengan Rakka di percepat setelah ujian sekolah..gila berarti 3 Minggu lagi...
kedua orang tua Zee yang tau jika mood anak bungsunya itu lagi tidak bagus...hanya diam saja...zuu yang melihat adiknya hanya memanyunkan bibirnya menjadi penasaran...
" sarapan itu di makan...bukan di aduk aduk doank..." kata zuu yang melihat ke arah adiknya itu...Zee langsung menoleh ke arah kakaknya...
" Abang udah selesai makannya...ayo berangkat..." kata Zee yang berdiri dari duduknya...
" baru berapa sendok dek..." kata zuu yang masih bingung kenapa adiknya hari ini moodnya gak bagus..
" yaudah aku tunggu di depan..." kata Zee berjalan keluar rumah...tanpa berpamitan ke kedua orang tuannya...
" kamu gak pamit ayah..." kata ayah yang melihat Zee berjalan ke arah luar..Zee menghentikan langkahnya dan berbalik badan
" enggak..." ketus Zee yang berbalik badan dan berjalan ke arah ke arah pintu keluar...
ayah dan bunda hanya geleng geleng kepala...melihat anak bungsunya sedang merajuk....
" ada apa sih Bun..." tanya zuu ke bunda
" biasa...ngambek karena tanggal nikahnya di majuin..." kata bunda yang membuat Zee tersedak saat makan.....
"uhuk uhuk uhuk"
zuu langsung mengambil minum di sebelahnya dan meneguknya hingga habis...
" makanya moodnya jelek banget kayak hantu.." kata zuu setelah minum...
" udah...cepet berangkat gih...nanti singa betinanya tambah jelek ngambeknya..." kata bunda dan zuu langsung berdiri dari duduknya...
" berangkat dulu..." kata zuu yang mencium tangan kedua orang tuanya...dan berjalan menghampiri adiknya...
di luar Zee menunggu kakaknya sambil duduk di kursi teras...tak berapa lama zuu keluar dari rumah...
" ayo..." kata zuu berjalan ke arah mobil yang sudah terparkir di depan rumah...tanpa bicara Zee berdiri dari duduknya dan mengikuti zuu masuk ke dalam mobil....
__ADS_1
di dalam mobil Zee hanya diam tak berbicara sama sekali...Zee yang biasanya periang sekarang jadi pendiam ...
zuu yang melihat adiknya hanya diam...ingin sekali menghiburnya...tapi dia juga berpikir..agar adiknya bisa lebih dewasa lagi...
tak berapa lama mobil zuu sudah berhenti di depan pagar sekolah...Zee langsung keluar dari mobil tanpa berpamitan dengan zuu...
kedua sahabat Zee sudah menunggu di pintu masuk .
" hey Zee..." kata Amel dan Maya menghampiri Zee...tapi Zee hanya melambaikan tangan tanpa berbicara...dan berjalan meninggalkan kedua sahabatnya..
" tu bocah kenapa ya..." kata Amel yang bertanya ke Maya...
" mana ku tau..." kata Maya yang melihat punggung Zee berjalan menjauh... zuu keluar dari mobilnya dan menghampiri Maya dan Amel..zuu berdiri di sebelah Maya ...
Maya langsung menoleh ke arah zuu..
" ada apa sih dia honey..." tanya Maya ke zuu...Amel yang mendengar Maya memanggil zuu dengan sebutan honey .langsung menoleh ke arah Maya...
yaa zuu yang meminta Maya memanggilnya dengan panggilan honey...
" honey..ciie udah ganti panggilan ni Yee...." kata Amel yang bergurau ke Maya...
" apa sih loe.." kata Maya yang malu...langsung memukul Amel...
" dia lagi mood jelek...tolong hibur dia honey..." kata zuu yang melihat Maya...membuat pipi Maya merah merona ..
" aku berangkat dulu.." kata zuu yang mendekatkan wajahnya dekat dengan wajah Maya...Maya hanya mengangguk karena pipinya sudah merah kayak bakpao...
zuu langsung meninggalkan Maya yang masih mematung karena jantungnya berdetak kencang....bukan hanya Maya yang jantungnya ingin meloncat keluar...tapi zuu juga merasakannya...makanya dia memilih pergi dari hadapan Maya...dari pada dia khilaf dan memangsa Maya...
mobil zuu meninggalkan perkarangan sekolah...Amel yang melihat Maya masih mematung sambil senyum senyum sendiri...langsung meninggalkan Maya...
"loe mau masuk apa enggak..." teriak Amel yang sudah berjalan meninggalkan Maya...
Maya sadar langsung mengejar Amel yang berjalan duluan...
Zee mendudukkan dirinya di kursi singahsananya...dengan malas Zee melipat tangannya di atas meja..untuk menumpang kepalanya...dan tak berapa lama Zee memejamkan matanya..
__ADS_1
Amel dan Maya datang menghampiri Zee ..dia melihat Zee tampak mood jelek banget...
" bener kata bang zuu..moodnya jelek banget ." bisik Amel ke Maya...tapi masih terdengar oleh Zee...
" loe kenapa sih Zee..." kata Amel menepuk nepuk lengan Zee yang jadi penyangga kepala...
" gue mau tidur...pusing gue..." kata Zee yang masih dalam posisi sama...tapi masih menutup matanya...
" bentar lagi bel bunyi Lo..guru pasti Dateng...loe harus bangun..." kata Maya yang masih menepuk lengan Zee...
tak berapa lama bel berbunyi...semua murid duduk di kursi masing masing...
hari ini pelajaran matematika..guru yang mengajar terkenal disiplin..
Bu Leni masuk...dan mengkilat dari arah kanan sampai kiri...tak berapa lama mata Bu Leni fokus ke arah Zee....
Maya yang duduk di sebelah Zee...masih mencoba membangunkan Zee...tapi Zee masih enggan bangun...
Bu Leni menghampiri Zee...dan mengetuk ketuk meja.zee...tapi masih belum ada respon dari Zee...
" Zee bangun ..." panggil Bu Leni halus tapi Zee masih enggan bangun...
" Yemima Zenie Damar bangun..." kata Bu Leni yang sedikit meninggi membuat Zee masih menutup mata...masih bicara gak jelas....
" loe tau gak sih kepala gue pusing gara gara pernikahan gue di percepat.jadi gak usah berisik...." kata Zee yang masih menutup mata...
semua teman yang berada di kelas langsung menatap Zee semua...tapi Zee masih belum menyadarinya...banyak yang bertanya tanya...apa yang di katakan Zee itu benar...
" Yemima Zenie Damar....bangun..." bentak Bu Leni sambil mengebrak meja...membuat Zee kaget dan langsung membuka matanya...
membuat semua murid tertawa...tapi tidak buat Amel dan Maya...
" eh.. Bu Leni..." kata Zee yang sudah sadar dari tidurnya dan tersenyum meringis...
" sekarang keluar dari ruangan ini...dan lari keliling lapangan 10 kali..." kata Bu Leni..
" tapi Bu..." kata Zee kepotong...
__ADS_1
" gak ada tapi tapian...cepat..." kata Bu Leni...
"baiklah Bu...padahal kepalaku lagi pusing.." kata Zee yang beranjak dari duduknya dan berjalan keluar dari kelas...