Perjodohan Dari Kakek

Perjodohan Dari Kakek
Pertunangan


__ADS_3

hari ini aku sedang duduk di depan cermin kamarku...aku memandang wajahku disana.... aku tak tau apa yang ku pikirkan... semua yang di otakku kosong...seperti tak bekerja sama sekali....


" hayo mikirin apa..." kata Amel yang membuyarkan lamunanku...


" kalian udah Dateng..." tanyaku yang melihat kedua temanku di balik cermin...


" udah dong..." kata Maya...


" ternyata loe beneran di jodohin sama Rakka..." kata Amel...aku hanya melihat ke arahnya ..


" gue kira loe bohong...karena gue pikir loe juga ngefans sama dia... beruntung banget si loe Zee..." kata Amel...


" sejak kapan gue ngefans sama dia...dan satu lagi...gue gak beruntung tapi apes..." kataku yang kesal..


" udah udah..." kata Maya...


" sekarang Rakka udah jadi tunangan loe..gue gak bakal ngefans lagi deh...dia udah jadi milik loe.." kata Amel...


" apa sih loe... ini juga cuma tunangan..bisa berakhir kapan aja..." kataku yang bernafas kasar...


" maksud loe..." tanya Maya...


" dia udah punya pacar..." kataku..


" punya pacar..." tanya Amel dan Maya bersaman aku hanya mengangguk...


" dia pacaran sama model yang terkenal itu..." tanya Amel...


" aku gak tau..." kataku..


" kenapa loe tetep jalani pertunangan ini sih..." kata Maya. .


" karena gue dan dia di paksa..jadi harus nurut...lagian dia bakal cari cara agar perjodohan ini batal..." kataku yang berdiri di samping sahabatku...


" cara apa..." tanya Maya...


" mana ku tau..." kataku yang mengangkat kedua pundak ku...


" udahlah ayok... aku di tunggu banyak orang kan.." kataku yang berjalan duluan..


" semoga gak ada yang tersakiti..." kata Maya membuatku berhenti melangkah...dan berbalik badan melihat kedua sahabatku...


" aku tau... " kataku yang tersenyum simpul.. membuat kedua sahabatku berjalan mendekatiku dan memelukku...


" aku tau ini berat buat kamu Zee..." kata Maya...


" udah ayo..." kataku yang melepaskan pelukan mereka.. dan berjalan


"Zee.." kata maya yang menghentikan langkahku...


" udah ah...loe urus tu biar bisa Deket sama Abang gue..." kataku yang berjalan meninggalkan mereka

__ADS_1


" apa maksud loe.." tanya Maya..


" gue tau loe suka sama Abang gue... gue dukung loe.. jadi berusahalah.. buat dapetin hatinya.." kataku yang melihat Maya...


***


author POV...


Zee berjalan di apit kedua sahabatnya... dia melihat banyak orang datang...meski hanya kerabat dan rekan bisnis para orang tua aja..


" oh itu dia udah datang..." kata bunda yang melihat Zee berjalan ke arahnya... semua orang langsung melihat ke arah Zee... termasuk Rakka..


" ternyata dia cantik juga..." batin Rakka...


Rakka terpana melihat kecantikan Zee...apalagi saat Zee memakai kebaya yang" berwarna biru toska dan bawahan yang bergambar batik.. samaan dengan baju batik yang kini di pakai Rakka... yaa semua di siapkan oleh kedua orang tua...termasuk pakaian couple yang di pakai Rakka dan Zee..


" gimana cantikkan..." bisik papa Danu di telinga Rakka, karena melihat anak keduanya itu terpana akan kecantikan Zee..


" biasa aja.." kata Rakka yang sadar dari lamunannya..dan mengalihkan pandangan ke arah lain...papa Danu hanya tersenyum melihat tingkah putranya itu..


bukan hanya Rakka yang kagum akan kecantikan Zee... Arga pun juga kagum melihat kecantikan Zee... yang akan menjadi adik iparnya itu... Arga melamun melihat Zee dan tak tau apa yang di pikirkan lelaki dingin ini...


Zee mendatangi kedua orang tuanya... dan zuu.. jantung Zee berdetak kencang... karena gugup...meski cuma beberapa kerabat dan rekan bisnis orang tuanya yang hadir... tapi tangan Zee udah dingin karena gugup...


" sini sayang..." kata bunda memanggil Zee..


" bunda..." kata Zee yang memegang tangan bunda nya... bunda merasakan tangan anaknya tampak dingin...


" mari kita mulai pertunangannya..." kata ayah damar yang membuat para kerabat berkumpul..dan mereka memulai pertunangan Rakka dan Zee...


acara demi acara berjalan lancar...hingga pertukaran cincin berjalan dengan sangat lancar...


tak terasa acara sudah selesai...para tamu undur diri... kini tinggal keluarga Kurniawan yang masih berada di rumah keluarga damar... setelah acara mereka tak langsung pulang...tapi para orang tua masih berbincang...


" kalian sudah tunangan.. jadi kalian harus saling mengenal satu sama lain.." kata mama ana.. yang melihat Rakka dan Zee duduk di sofa yang sama...


" iya..." kata Rakka..yang melihat mamanya..


" iya Tante..." kata Zee ke mama ana..


" jangan panggil Tante dong sayang..panggil mama.." kata mama ana...


" tapi.." kata Zee melihat ke Rakka.. Rakka hanya diam tanpa ekspresi...


" tapi apa Zee... bentar lagi kamu bakal jadi anak mama juga...jadi panggil Tante jadi mama sama om jadi papa..." kata mama ana...


" baiklah tant...eh mama.." kata Zee yang malu malu..


"sok imut..." gumam Rakka lirih tapi masih terdengar oleh Zee..


" emang gue imut ..tapi bukan sok imut..." kata Zee yang melihat Rakka sambil senyum terpaksa..

__ADS_1


" idih..." kata Rakka yang melihat tingkah Zee..


" lucu..." batin Rakka..


" yaudah kalian tukeran nomer gih..biar bisa komunikasi..." kata bunda...


"oh iya..." kata Rakka yang mengeluarkan ponselnya di balik saku celananya...


" aku gak bawa ponsel... ponselku di kamar.." kata Zee ..


" tapi kamu hafalkan nomernya.." kata ayah damar..


" iya hafal..."kata Zee sambil tersenyum.. Rakka langsung menyerahkan ponselnya ke Zee .


" ini... tu salah satu nomer gue.." kata Zee yang menyerahkan ke Rakka.. rakka langsung menerima


" Zee imut..." kata Rakka yang melihat kontak telponnya..


" iya.. kan aku imut .." kata Zee senyum ke Rakka..membuat jantung Rakka berdetak gak karuan..


" kamu lucu banget sih zee..emang nomer Zee ada berapa...?" tanya mama ana..


" banyak sih Tan..eh ma..ada 3" kata Zee..


" kok banyak Zee.. buat apa aja..?" tanya mama ana..


" buat keluarga ,buat temen,sama buat gebetan.." kata Zee .


" Zee... " kata bunda ..Zee hanya senyum senyum gak jelas...


" gebetan apa itu..." tanya papa Danu..


" gebetan itu calon pacar.." kata Zee santai... membuat Rakka melihat ke arahnya...


" kalau Rakka dapet nomer yang mana nih..." tanya mama ana...


" em. mungkin yang temen..." kata Zee sambil terkikik Rakka melebarkan matanya melihat jawaban Zee...


" Zee..." panggil bunda...membuat Zee terdiam..


" cuma bercanda doang Bun..." kata Zee yang melihat bunda udah melotot ke arahnya...


" nomerku cuma satu kok ma... itu cuma bercanda..." kata Zee... membuat para orang tua tertawa melihat tingkah konyol Zee...


" kamu itu lucu banget sih Zee... " kata mama ana... Zee hanya senyum...


tak berapa lama keluarga Kurniawan pamit pulang dan Zee langsung masuk ke kamar untuk membersihkan badannya dan melanjutkan rutinitasnya yaitu tidur... tak butuh waktu lama Zee terlelap di dalam mimpinya ...


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2