Perjodohan Dari Kakek

Perjodohan Dari Kakek
tunangan sementara


__ADS_3

belpun berbunyi..menandakan pelajaran sudah berakhir... Zee dan kedua sahabatnya keluar dari kelas... mereka mendengar suara berisik di liar gedung...


" ada apa sih..." tanya Maya...


" mana gue tau..." kata Zee yang mengangkat kedua pundaknya...


"lihat yukk.." kata Amel...Zee dan kedua sahabatnya langsung berjalan menghampiri suara berisik itu...


" itu bukannya..." kata amel yang menunjuk ke arah seseorang yang menjadi pusat perhatian para cewek cewek di sekolah...


" Rakka..." kata Maya dan Amel menganggukkan kepalanya...


" ngapain dia kesini..." tanya Maya ke Zee...


" mana gue tau...udah ah biarin aja...ayo " kata Zee yang berjalan meninggalkan kedua sahabatnya yang masih berdiri mematung....


" hey kalian ayo..." teriakan Zee membuyarkan lamunan mereka...


saat Zee berjalan melewati gerumbunan...Rakka melihatnya..


" Yemima Zenie Damar..." panggil Rakka dengan nama lengkap Zee.. membuat Zee berhenti melangkah dan menoleh ke arah suara yang memanggilnya... dan Rakka berjalan ke arahnya...membuat banyak cewek cewek menatapnya...


" apa..." kata Zee yang melihat Rakka sudah berdiri di depannya..


" ayo ikut gue..." kata Rakka melihat Zee...membuat sahabat Zee melongo dan para cewek yang bergembulan..


" kemana..." tanya Zee singkat...


" tinggal ikut doang..." kata Rakka...


" gue gak bisa...gue udah ada janji..." kata Zee yang menolak ajakan Rakka...


" gue bilang ikut gue.. " kata Rakka yang menekankan perkataannya...membuat Zee menatapnya. tak berapa lama suara Haikal membuyarkan tatapan Zee ke Rakka..


" baby zeze..." panggil Haikal yang berjalan mendekatinya..


" bang Al..." kata Zee yang melihat Haikal...Haikal sedikit kesal melihat Rakka berada di situ...


" ngapain Loe kesini.." tanya Haikal ..


" bukan urusan loe..." kata Rakka...


" ayo Beby zeze..." kata Haikal...yang mengandeng tangan Zee. membuat Rakka kesal..


" gue udah dapet ijin dari bunda loe..buat ikut gue.. "kata Rakka membuat Zee melihatnya...


" gue gak bisa..." kata Zee


" oke kalau loe gak bisa...gue tinggal bilang ke bunda loe...kalau loe jalan sama cowok lain..dan gak mau jalan sama gue..." bisik Rakka di telinga Zee membuat Zee membulatkan matanya .. Rakka tau kalau Zee takut sama bundanya... sebenernya bukan takut.. tapi Zee gak mau buat bunda kecewa...


" oke gue ikut loe..." kata Zee membuat Rakka tersenyum...dan berjalan ke arah mobilnya...


" loe kenapa Zee..." tanya Maya melihat Zee menuruti Rakka...


" gue ada perlu .." jelas Zee ke Maya...


" maaf bang Al...Zee ada perlu..gak bisa bantu bang Al..." kata Zee yang melepaskan tangan Haikal...


" iya gak papa baby zeze ..aku ngerti .." kata Haikal... yaa sebenarnya Haikal mau mengajak Zee ke suatu tempat.untuk mengungkapkan perasaan yang selama ini dia pendam..


" gue duluan ya gaes..." kata Zee yang berpamitan ke dua sahabatnya...


" iya ati ati..." kata Maya dan Zee berjalan ke arah mobil Rakka dan memasuki mobil Rakka... tak berapa lama Rakka menjalankan mobilnya...


di sisi lain para cewek cewek yang tadi bergembulan di buat bertanya tanya...apa hubungan Zee dengan Rakka...membuat para cewek cewek iri sama Zee..

__ADS_1


.


.


.


.


.


.


" udah bang kita pulang aja..." kata Maya yang melihat Haikal masih diam melihat kepergian Zee..


" apa gue kalah cepet..." tanya Haikal yang masih berdiri melihat ke arah jalan...


" udahlah bang cari yang lain aja..." kata Maya yang melihat Haikal tak bergeming memandang kepergian Zee...Maya gak ingin sepupunya kecewa karena cintanya bertepuk sebelah tangan...


" hey poni loe juga kenapa diem aja..." tanya Maya melihat Amel yang terdiam...


" kenapa gue tadi liat aura aura cemburu disini..." kata Amel yang masih melamun...


" maksud loe..." tanya Maya...


" sepertinya Boboy Al gak punya kesempatan buat dapetin Zee...karena aura yang gue liat sangat kuat..." kata Amel yang masih melamun tanpa memikirkan perasaan Haikal yang masih berdiri di sana...


" poni loe . " kata Maya yang menyikut Amel membuat Amel tersadar dari lamunannya .dan menyadari jika Haikal masih di situ..


" maksud gue bukan..." kata Amel yang terpotong..


" gue tau.." kata Haikal yang berjalan ke arah motornya ..menaiki motor dan berjalan meninggalkan perkarangan sekolah...


" poni loe..." kata Maya yang menjuntai amel...


" gue bicara jujur may...loe sepertinya kesempatan buat sepupu loe sangat sedikit.." kata Amel...


" gue..." kata Amel..membuat Maya kesal...


" dasar poni bodoh..." kata Maya yang kesal karena sikap bloon temannya itu...


.


.


.


.


.


.


.


.


kini Zee dan Rakka berada di dalam mobil dengan suasana hening...


" kita mau kemana..." tanya Zee yang dari tadi bingung karena Rakka mengajaknya pergi...


" nanti loe juga bakalan tau. " kata Rakka yang masih fokus menyetir.... tak berapa lama Rakka menghentikan mobilnya di pinggir jalan...


" loe tunggu disini..." kata Rakka dan Zee hanya menganggukkan kepalanya ..rakka keluar dari mobilnya dan berjalan ke arah penjual bakso...


" ngapain dia kesana." gumam Zee yang melihat Rakka ke arah penjual bakso.

__ADS_1


Zee melihat Rakka di kerumuni banyak cewek cewek yang ingin berfoto dengannya...membuat Zee kesal...


" tu cewek cewek ganjen banget sih..." gumam Zee yang kesal... Zee hendak ingin turun dari mobil dan menghampiri Rakka...tapi niatnya terhenti saat dia menyadari statusnya...


" lagian gue siapa..." batin Zee yang mengurungkan niatnya... dan kembali duduk.. tak berapa lama Rakka kembali memasuki mobilnya.. Rakka melihat Zee memainkan ponselnya...


" ini..." kata Rakka yang memberikan kantong keresek ke arah Zee...


" apa ini..." kata Zee yang melihat ke kantong keresek pemberian Rakka...


" bakso...kok loe tau gue suka bakso..." tanya Zee saat Rakka menjalankan mobilnya...


" itu buat mama gue..tadi dia pesen suruh beliin bakso.." kata Rakka yang berbohong..padahal itu sebenarnya buat Zee.


Rakka tau dari bunda kalau Zee suka bakso ..karena pagi tadi mampir ke rumah Zee. .


" oh...buat mama toh..." kata Zee yang mulai malas...dia pikir bakso buatnya..


" loe pikir gue beliin loe...PD banget. " ketus Rakka yang masih fokus menyetir...


" gue gak PD..." kata Zee yang mengalihkan pandangan ke arah luar jendela...Rakka senyum senyum melihat tingkah lucu Zee ..


"harusnya tadi ikut bang Al aja. biar di beliin bakso..." gumam Zee masih terdengar Rakka... membuat Rakka begitu kesal ..


" kalau loe mau ..itu buat loe aja ." kata Rakka yang pura pura tenang...


" gak. ..ini buat mama... lagian gue bisa beli sendiri. " balas Zee...


" di beliin sama babang Al loe itu .." kata Rakka yang senyum sinis.....


" ngapain bahas bang Al.." kata Zee...


" loe tadi baru bilang gitu kan..." kata Rakka...


" iya ..terus kenapa ..kenyataannya loe ganggu gue yang ada perlu sama bang Al..." kata Zee yang kesal.


" ada perlu ...perlu apa. ." tanya Rakka yang ingin tau.


" bukan urusan loe.." kata Zee


" bukan urusan gue...harusnya loe tau gue ini siapa loe..." kata Rakka yang kesal ..


" iya gue tau. loe tunangan sementara gue .." kata Zee yang sudah sangat emosi .


" tunangan sementara. ." kata Rakka yang kesal mendengarnya.


" ya tunangan sementara loe... bukannya loe udah punya pacar ..dan loe bilang bakal cari cara buat batalin perjodohan ini. .jadi gue ini cuma tunangan sementara loe. .." kata Zee yang menaikkan nada suaranya ... dan membuat Rakka mendadak menghentikan mobilnya...


" ini bukan pertunangan sementara..." kata Rakka yang mengambil tas kresek yang di titipkan Zee..dan keluar dari mobil.. yaa mereka sudah sampai di rumah keluarga Kurniawan...


" apa maksudnya...." kata Zee yang melihat Rakka memasuki rumahnya ....


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


.🙏🙏🙏


__ADS_2