
Zee kini duduk di sofa kamarnya,matanya berbinar saat melihat ponselnya.tanpa dia sadari,ada sepasang mata kini menatapnya dengan tajam dan raut wajahnya nampak marah ya siapa lagi kalau bukan suaminya.
"HM.." daheman Rakka membuat Zee menyadari jika suaminya berada di ruangan yang sama dengannya.
" mau aku ambilkan minum?" tanya Zee yang berbicara tanpa melihat ke arah suaminya.
Rakka semakin kesal saat melihat istrinya berbicara padanya tanpa melihat ke arah dan memilih fokus dengan ponselnya.
tanpa berbicara,Rakka berjalan menghampiri istrinya yang masih duduk di sofa.dengan cepat tangannya mengambil ponsel yang di pegang istrinya,yang membuat Zee langsung melihatnya.
" kamu apa-apaan sih" kata Zee yang kini melihat Rakka karena mengambil ponselnya,Zee nampak melihat tatapan suaminya yang sangat menakutkan.
"Rakka balikin gih,aku mau nonton sebentar. tinggal beberapa menit lagi lhoo" oceh Zee sambil mencoba merebut kembali ponselnya.tapi sayang nihil.
" kamu lihat apa sih? Sampek aku Dateng aja kamu gak tahu" kata Rakka yang semakin kesal.
" maaf,aku lagi lihat drama,kembalikan hpnya" kata Zee yang masih mencoba merebut kembali.tapi hasilnya tetep sama.
" jadi lebih penting drama dari pada suami kamu? aku udah nunggu lama lho,udah dua puluh menit aku berdiri di situ" kata rakka sambil menunjuk ke arah dimana dia tadi berdiri menunggu istrinya menyadari kedatangannya. Zee yang mendengar perkataan rakka pun di buat kaget,karena ternyata suaminya sudah menunggu selama itu.
" maaf,kembalikan sebentar saja.itu kurang 5 menit aja.nanggung lhoo" kata Zee lagi,membuat rakka kesal tapi masih terdiam.
"aku mohon sayang sebentar saja,pliss" bujukan Zee yang memanggil rakka dengan sebutan sayang,yang membuat hati rakka berbunga-bunga karena senang mendengar panggilan sayang dari istrinya itu.
" kita mau jalan-jalan lho" kata rakka sambil mengembalikan ponsel milik Zee.
" aku tahu,sebentar saja yaa" kata Zee yang melihat rakka dengan senyum simpulnya.membuat jantung rakka berdetak semakin kencang karena melihat senyum manis istrinya itu.
rakka duduk di sebelah istrinya yang kini kembali fokus ke ponselnya,karena Zee kembali menonton drama yang dia sukai.
" huff di selingkuhi deh aku" melas rakka,membuat Zee menoleh ke arahnya.
" mending aku selingkuhnya sama drama,dari pada sama orang beneran.hayoo" kata Zee setelah itu kembali melihat ponselnya.
"kamu berani"kata rakka yang kini melingkarkan tangannya di pinggang istrinya.
" gak berani" kata Zee tanpa melihat ke arah suaminya.
" apa hebatnya coba,cuma kayak gitu aja" gumam rakka sambil ikut melihat ke arah ponselnya Zee
" udah ah jangan bicara terus,aku gak konsen nonton.nanti gak kelar-kelar nontonnya" kata Zee membuat rakka terdiam.rakka tak melarang Zee melihat drama-drama orang bermata sipit itu,karena rakka berpikir.lebih baik istrinya menonton drama dari pada bermain dengan lelaki lain seperti mantannya.
.
.
__ADS_1
.
.
.
.
setelah Zee selesai menonton drama yang ada di ponselnya,mereka berdua langsung beranjak keluar untuk membeli oleh-oleh untuk orang-orang yang ada di Indonesia.
setelah membeli oleh-oleh,kini mereka duduk di salah satu restauran tak jauh dari hotel tempat mereka menginap.
rakka terus menatap Zee yang kini sedang menikmati makanannya dengan lahap.
" kenapa terus melihatku seperti itu?" tanya Zee yang risih karena suaminya terus menatap dirinya.
" aku beruntung punya istri seperti kamu" kata rakka yang masih setia menatap istrinya itu,
" emang aku ngapain" kata Zee yang bingung maksud suaminya
" biasanya,perempuan kalau tahu kekasih atau suaminya kaya.dia gak mau makan di restauran sederhana kayak gini,tapi kamu beda"
" kamu malah milih makan di sini,dari pada di restauran yang di sebelah sana" kata rakka sambil nunjuk restauran di seberang jalan yang nampak mewah yang dapat di pastikan itu restauran berbintang 5.
" biarpun kamu kaya,banyak duitnya.kalau soal makanan itu carinya yang enak di lidah dan bisa bikin kenyang di perut" tutur Zee,membuat suaminya itu tersenyum melihatnya.
" aku beruntung bisa nikah sama kamu" kata rakka.
" kenapa?,apa mantanmu gak berpikir seperti aku.begitu" kata Zee yang sepertinya tahu pikiran suaminya.
" kok kamu tahu" kata rakka
" ya tahu lah,biasanya juga di novel-novel pasti juga gitu.suami beruntung punya istri yang sederhana tapi mantannya suka milih yang mewah-mewah" cerocos Zee membuat rakka menyentil dahi zee.membuat Zee mengaduh karena sakit.
" ini nih kalau kebanyakan baca novel sama nonton Drakor,suka bener" kata rakka tersenyum dan Zee juga tersenyum.
.
.
.
.
.
__ADS_1
sehabis makan malam,mereka keluar dari restauran itu.mereka memilih jalan kaki untuk menuju hotel,padahal Ary sudah berada di pinggir jalan dengan mobil mewah yang dia bawa.
" aku dan istriku mau jalan kaki saja" jelas rakka yang sudah mendekat ke arah asistennya.ary hanya bisa menganggukkan kepalanya,
menggandeng tangan kanan istrinya,mereka berjalan menyusuri jalan yang nampak padat akan kendaraan.zee tersenyum saat melihat suaminya yang menggenggam tangannya.
jantung Zee terus berdetak,dia masih tak percaya jika yang kini menggenggam tangannya adalah suaminya si es balok yang orang bilang.
braaakkkk.......
langkah rakka dan Zee terhenti saat mereka hendak menyeberang,tapi ada sepeda yang tertabrak oleh mobil.
mata Zee membulat sempurna saat melihat tabrakan yang ada di depannya.senyum yang terukir di wajahnya tiba-tiba menghilang saat menyaksikan tabrakan di depannya.
kaki yang tiba-tiba berdiri dengan kuat kini terasa lemas,hingga membuat Zee tak memiliki tenaga untuk berdiri.
Zee langsung lemas hingga membuatnya kini terduduk di pinggir jalan,rakka yang tadi mengandeng istrinya langsung kaget saat melihat istrinya sudah duduk di atas jalan beraspal itu.
" sayang,kamu kenapa?" tanya rakka yang panik sambil berjongkok melihat istrinya itu.
Ary yang melihat itu,juga langsung berlari menghampiri tuan dan nonanya.
" sayang" kata rakka yang melihat mata Zee masih melihat ke arah tabrakan sepeda dengan mobil itu,meski kecelakaannya tak parah.
" tuan,nona kenapa?" tanya Ary yang juga sudah berjongkok di sebelah tuannya. tak berapa lama Zee pingsan.
" sayang" kata rakka yang melihat istrinya pingsan.rakka langsung mengangkat dan mengendong istrinya.
"cepat buka pintunya" kata rakka yang memerintah ke Ary,supaya cepat membuka pintu mobil yang tak jauh dari mereka.
rakka yang masih mengendong istrinya itu,di saksikan banyak pasang mata yang melihat ke arahnya.tapi dia tak peduli,karena kini dia sedang kacau karena tiba-tiba istrinya pingsan.
hingga rakka masuk ke dalam mobil,dengan masih setia menggendong istrinya.dan menaruh tubuh istrinya di pangkuannya.
" cepat ke rumah sakit" kata rakka ke Ary,dengan cepat Ary melajukan mobilnya.
" sayang,kamu kenapa?.bertahanlah,sebentar lagi kita sampai' gumam rakka yang terus melihat ke arah istrinya.
.
.
.
.
__ADS_1
.
jangan lupa tinggalkan jejaknya kakak🙏🏻