Perjodohan Dari Kakek

Perjodohan Dari Kakek
masa lalu


__ADS_3

Flashback on


gadis yang berseragam putih abu-abu itu sedang berdiri di depan gerbang sekolah yang nampak sudah sepi.


matanya tak henti henti melihat ke arah jam tangannya,ya gadis itu adalah Zee.


" ini sudah jam 4,kenapa kak Gaga belum datang juga ya.ini udah kedua kalinya kak Gaga gak tepat waktu"kata Zee yang melihat ke arah jalan beberapa kali.


Zee mencoba berkali-kali menghubungi ganendra melalui ponselnya,tapi yang berbicara bukan ganendra tapi suara operator.


" nomernya juga gak aktif lagi" gak Zee yang sudah mulai bosan.


" apa aku naik taksi aja ya" kata Zee yang beberapa kali melihat ke arah jam tangannya.


" iya deh,aku kirim pesan aja ke kak Gaga,kalau aku pulang naik taksi" kata Zee yang mengotak atik ponselnya untuk mengirim pesan untuk ganendra.


setelah mengirim pesan,Zee menghentikan taksi yang lewat di depannya.gadis itu menaiki taksi untuk pulang.


di dalam taksi,Zee memperhatikan jalan dari balik jendela.


dia merasa bosan berada di dalam taksi,karena biasanya dia akan naik motor bersama kekasihnya.


taksi terpaksa berhenti di persimpangan lampu merah,membuat Zee semakin bosan.


tapi rasa bosannya teralihkan saat pandangannya melihat motor yang bersebelahan dengan taksi yang di naikinya.


"kayak motor kak Gaga" gumam Zee melihat motor di sebelah taksinya.


pandangannya beralih ke orang yang menaiki motor itu,bertapa bahagianya dia.ternyata itu benar kekasihnya,Zee begitu bahagia.


Zee hendak membuka pintu taksi,tapi di urungkan niatnya saat dia melihat siapa yang di bonceng ganendra.


Zee terkejut bukan main,ternyata kekasihnya tidak menaiki motornya sendiri.tapi ada orang lain di belakangnya,ya orang lain yang merupakan seorang perempuan.


bukan hanya itu yang di lihat,tapi perempuan itu memeluk ganendra dengan erat.seperti seseorang yang berpacaran,tanpa Zee sadari butiran bening keluar dari matanya,dia tak percaya jika kekasihnya berselingkuh.


Zee hendak membuka pintu taksi itu,tapi sebelum dia membuka.lampu sudah menunjukkan hijau,menandakan kendaraan harus berjalan.begitupun dengan ganendra yang melajukan motornya meninggalkan persimpangan lampu merah.


" pak,ikuti motor itu" kata zee ke sopir taksi,


" baik non" kata sopir taksi.


mata Zee tak henti- henti melihat motor yang di kendarai kekasihnya itu,tapi sayang karena kemacetan.zee kehilangan jejak,karena motor itu sangat cepat.


" non,sepertinya kita kehilangan jejak motornya" jelas supir taksi itu.zee juga tahu,jika dia kehilangan jejak kekasihnya.


" ya sudah pak,balik aja ke alamat yang saya bilang tadi" kata Zee yang menyandarkan punggungnya di sandaran kursi.matanya melihat ke arah jendela,rasanya hatinya kini benar benar sakit,kekasihnya menghianatinya.


.


.


.

__ADS_1


ke esok harinya,Zee dan kedua sahabatnya keluar dari kelas.


" Mel,loe naik bus kan?" tanya Zee,


" iya,kenapa?" tanya Amel


" gue ikut ya," kata Zee


" loh,bukannya loe di biasa di jemput kak Gaga?" tanya Amel,membuat Zee terdiam dan melamun.


" Zee" panggil Maya,membuyarkan lamunannya.


" eh iya,gue lagi pengen naik bus aja"kata Zee berbohong,membuat kedua sahabatnya penasaran.pasalnya,jika Zee pulang ganendra bakal menjemputnya.


" tumben" kata Maya melihat Zee,tapi Zee mengalihkan pandangannya ke arah amel.


" gimana Mel,boleh ya" tanya Zee lagi,dan Amel mengangguk.


" hore,ayo kita ke halte sekarang" kata Zee bersemangat,dan berjalan mendahului kedua sahabatnya.


" sepertinya tu anak ada masalah deh" kata Maya yang berjalan beriringan dengan Amel.


" iya,gue mikirnya juga gitu.baru kali ini gue lihat orang semangat banget naik bus.padahal naik bus itu pengap" kata Amel,membuat maya memutar bola matanya malas.


" poni,loe lola banget sih" kata Maya memukul pundak sahabatnya itu,membuat Amel kesakitan.


Zee berjalan bersama kedua sahabatnya,saat melihat ganendra menunggu di depan gerbang sekolah seperti biasa.


biasanya Zee langsung menghampiri ganendra,tapi kali ini Zee mengabaikannya.sampai sahabatnya memberitahupun,dia tetep mengabaikan dan mengajak kedua sahabatnya berjalan ke halte bus.karena Zee ingin naik bus,mayapun juga ikut ikutan.


hingga langkah Zee terhenti saat ada tangan mencekal lengannya,hingga Zee berbalik badan dan berhadapan dengan lelaki tampan yang tak lain kekasihnya itu.


dengan cepat Zee menghempaskan cekalan tangan ganendra.


" lepas" kata yang keluar dari mulut zee,membuat dua sahabatnya kebingungan.


" yemi,maaf" kata ganendra memohon ke arah Zee,tapi Zee masih diam.


" aku bisa jelasin,kemarin aku ada urusan mendadak dan ponselku baterainya lowbad"jelas ganendra yang tahu kenapa Zee marah padanya.


" aku gak butuh penjelasan kakak,aku sudah tahu semua.kakak bohong" kata Zee yang sudah mulai menagis.


" yemi,dengarkan aku.aku tahu aku kemarin.." kata ganendra terpotong.


" aku gak peduli" kata Zee berlari ke arah bus yang sudah datang,kedua sahabat Zee nampak kebingunan dengan apa yang terjadi.


dan akhirnya mereka berdua mengikuti Zee yang sudah masuk ke dalam bus.


ganendra terus berteriak memanggil Zee yang sudah berada di dalam bus,dan tak berapa lama bus itu pergi menjauh dari halte.


flashback off.


Zee sedang duduk melamun di dalam mobil Maya yang terparkir di bawah pohon rindang di pinggiran kota.

__ADS_1


gadis yang kini bersuami itu terus saja melamun,rasanya hatinya kini benar-benar sakit mengingat awal ganendra menghianatinya.


" Zee" panggil Maya yang akhirnya membuka suaranya,karena sedari tadi dia diam.karena ingin sahabatnya memiliki ruang untuk bisa memenangkan pikirannya.


Zee menoleh melihat ke arah Maya,mata gadis itu sudah nampak memerah dan membengkak karena terus menangis.


Maya langsung memeluk sahabatnya itu,karena dia tak tega melihat Zee menjadi seperti sekarang.gadis yang sedang kesakitan seperti 2 tahun yang lalu.


"sakit" kata yang keluar dari mulut Zee saat di pelukan Maya.


" gue tahu,gue ngerti.tapi loe harus kuat" kata Maya yang masih setia memeluk sahabatnya itu.


" gue udah gak kuat" kata Zee yang sesegukan karena masih menagis.


" loe harus jadi gadis kuat,gue tahu loe bisa.gue tahu loe mampu,karena gue tahu loe wanita yang sangat pemberani. kata maya


"loe harus kuat Zee,apalagi loe udah punya kehidupan baru loe menjadi seorang istri" kata Maya lagi,membuat Zee mengingat dimana Rakka hanya diam saat mengetahui dia dan ganendra adalah masa lalu.


" apa dia marah sama gue,apa dia benci sama gue" kata Zee lagi,Maya juga mengingat jika Rakka memang hanya diam.tapi dia yakin Rakka adalah orang yang bakal mengerti.


" gue yakin dia bakal ngerti,jadi loe harus kuat.loe tinggal jelasin ke dia,apa hubungan loe sama Gaga dulu" kata Maya,Zee melepas pelukannya.


" apa dia bakal percaya" kata Zee melihat Maya.


" gue yakin,dia percaya" kata Maya,meski dia tak seyakin itu.karena dia juga melihat,Rakka nampak menakutkan tadi.


Zee kembali terdiam,pandangannya kembali melihat ke arah pohon rindang yang bergoyang goyang karena hembusan angin.


jika nanti dia berbicara sejujurnya ke Rakka,apa Rakka akan mempercayainya dan apakah Rakka juga akan mengerti,atau Rakka akan meninggalkannya.


itulah yang kini di pikirkan Zee,dia tak ingin kehilangan suaminya.karena menurutnya dia sudah nyaman bersama suaminya,tapi jika suaminya ingin mengakhiri hubungan ini.dia akan menerimanya,meski itu berat.


tanpa mereka sadari di tempat lain,yang tak jauh dari tempat Zee dan maya.ada mobil sedang berhenti,dan pemilik mobil itu terus melihat ke arah mobil yang di tumpangi Zee.


" tuan,apa saya perlu menjemput nona" kata ary ke tuannya.


" tidak perlu,tunggu dia sampai dia tenang," kata lelaki itu yang tak lain adalah Rakka.


yaa setelah Zee pergi,Rakka berjalan mengikuti zee.dan membuntuti kemana istrinya akan pergi.


.


.


.


.


.


**perhatian banget ya si Rakka,em banyak yang penasaran gak sih.rakka kecewa sama Zee apa enggak?


aku aja juga penasaran,oh iya jangan lupa tinggalkan jejak ya biar author semangat buat nulis.

__ADS_1


terimakasih๐Ÿ™๐Ÿป๐Ÿ™๐Ÿป๐Ÿ™๐Ÿป**


__ADS_2