Perjodohan Dari Kakek

Perjodohan Dari Kakek
anak pintar


__ADS_3

Zee membulatkan matanya lebar-lebar saat dia melihat orang yang ada di depannya berpelukan.


Ary yang berdiri di belakang nona mudanya,nampak pucat saat dia juga melihat apa yang sekarang nona mudanya lihat.


dia takut jika nanti nona mudanya itu salah paham,karena saat ini Zee dan Ary menyaksikan Rakka yang sedang berpelukan dengan seorang wanita.


karena Rakka membelakanginya,jadi dia tidak tahu jika istrinya kini berada di ruangan yang sama dengannya.


flashback on.


Zee sedang memperhatikan suaminya yang bertanding,sesekali dia bertepuk tangan saat melihat suaminya berhasil mencetak skor.


Zee memperlihatkan senyum bahagianya,saat menyaksikan suaminya yang bertanding.


hingga senyumnya pudar saat melihat ke arah samping,dimana para wanita yang merupakan fans suaminya bersorak kencang.memberi dukungan ke suaminya itu.


" ternyata,fansnya banyak juga ya" batin Zee yang memperhatikan para fans rakka.


" resiko punya suami yang mendekati sempurna,sabar Zee sabar" batin Zee yang menggeleng-gelengkan kepalanya.


" nona,nona tidak apa-apa?" kata Ary yang langsung mendekat ke arah Zee,karena dia duduk tepat di belakang Zee.


" oh gak papa,Ary"kata Zee yang gugup melihat Ary.


sekitar 30 menit,pertandingan telah usai.semua bersorak gembira termasuk Zee.


karena suami tercintanya memenangkan pertandingan dengan skor terbaik.


" apa dia gak capek" batin Zee yang gembira.


Zee melihat Rakka berjalan hendak meninggalkan area lapangan,tapi sebelum Rakka meninggalkan lapangan.dia melihat ke arah Zee dan tersenyum,dan melambaikan tangan ke arah Zee.


Zee yang melihat itu nampak bahagia,karena suaminya melihat ke arahnya.zee tersenyum dan membalas lambaian tangan.


tapi sesaat kemudian,suara gemuruh yang memanggil nama suaminya.membuatnya mengubah ekspresinya.


karena semua penggemar Rakka juga berteriak dan melambaikan tangan juga.


" ah,ternyata dia melambaikan tangan buat para fansnya" batin Zee yang langsung cemberut.hingga tanpa dia sadari Rakka sudah tidak ada di area lapangan lagi dan suara Ary membuyarkan lamunannya karena kesal.


" nona" panggil Ary membuat Zee kaget.


" iya,ada apa" tanya Zee yang kaget.

__ADS_1


" mari saya antar ke ruangan tuan" kata Ary,tapi Zee hanya melihat ke arah Ary.


" gak usah,aku disini saja" kata Zee yang tersenyum paksa karena dia sedang kesal.


" tadi tuan memberi tahu saya,jika dia sudah selesai bertanding.saya harus mengantar nona ke ruangannya" jelas Ary,tapi Zee masih diam.


" saya mohon nona,jangan menyulitkan saya" kata Ary lagi,dan Zee mendengus kesal.


" baiklah,antar aku kesana" kata Zee yang beranjak berdiri.ary yang melihat itu,memperlihatkan senyumnya.


" silahkan nona" kata Ary yang mempersilahkan Zee berjalan terlebih dahulu.zee hanya bisa mengikuti arahan dari Ary.


Zee berjalan beriringan bersama Ary,karena dia belum tahu dimana letak ruangan suaminya itu.


semua orang yang Zee lewati nampak memperhatikannya,tatapan tak suka yang di perlihatkan para wanita yang dia lewati dan tatapan genit para pria yang dia lewati.


Zee mengikuti arahan Ary,memasuki salah satu ruangan dan di salah satu ruangan itulah matanya kini membulat sempurna.


...flashback off...


tanpa kata-kata Zee berbalik badan dan hendak berjalan meninggalkan ruangan itu,tapi suara Ary menghentikan langkahnya.


" nona mau kemana?" tanya Ary dengan suara keras,membuat Zee berhenti dan orang yang ada di ruangan itu pasti mendengarnya.termasuk tuan mudanya yang kini melepaskan pelukan wanita itu dan berbalik badan.


" sayang" panggil Rakka saat sudah berbalik badan dan kini melihat istrinya itu


Zee hanya diam,dan tak berbalik badan untuk melihat suaminya itu.ary yang melihatnya hanya bisa diam.


" Kakak ipar?" kata wanita yang tadi berpelukan dengan Rakka,dengan cepat wanita itu berlari menghampiri Zee.


" sayang" kata Rakka kembali yang kini meraih tangan Zee,membuat Zee berbalik badan melihat ke arahnya.


Zee melihat wanita yang memeluk suaminya kini sedang berdiri sejajar dengan suaminya,senyum terlihat di wajah cantik wanita itu.


" Hallo kakak ipar,akhirnya kita bisa bertemu" kata wanita itu yang langsung menghampiri Zee dan memeluknya.


Zee hanya diam dan melotot ke arah suaminya yang masih setia memegang tangannya itu.karena dia bingung dan membutuhkan jawaban.


"akhirnya,aku bisa melihat kakak ipar yang cantik ini" kata wanita itu yang melepaskan pelukannya dari Zee.


Zee hanya bisa cengar-cengir karena dia masih bingung dengan situasi yang kini dia alami


karena setahu Zee,Rakka anak bungsu dan keluarga Rakka cuma punya 2 anak yaitu Arga dan Rakka .lalu siapa yang kini berada di depannya ini,dan memanggilnya kakak ipar.

__ADS_1


" Lea" panggil Rakka membuat gadis itu menoleh ke arahnya,oh ternyata gadis itu bernama Lea.


" iya kak"kata Lea yang melihat ke arah Rakka.


" jangan seperti itu,istri kakak jadi takut" kata Rakka membuat Lea menatap Zee yang kini melotot ke arah Rakka.


" oh maaf,aku lupa memperkenalkan diri.namaku Lea,aku sepupu kak Rakka" kata gadis itu yang kini mengulurkan tangannya ke arah Zee.


" oh,aku Zee" kata Zee yang menerima jabatan tangan Lea.


" dia anaknya Tante Lala" jelas Rakka karena dia melihat Zee masih kebingungan.


" oh,iya.salam kenal Lea" kata Zee yang sudah paham siapa gadis ini.


"aku pikir ini mantan pacarnya,ternyata bukan" batin Zee yang tersenyum ke arah Lea yang juga tersenyum.


" maaf ya kak,waktu itu aku gak bisa datang ke acaranya nikahannya kakak.karena aku ada ujian" jelas Lea ke Zee dan Zee menganggukkan kepalanya.


" iya gak papa,sekarangkan sudah ketemu" jelas Zee dan Lea tersenyum.


" oh iya,kak Rakka bersihin badan dulu sana.aku mau ajak kakak ipar"


" kemana?" tanya Rakka yang sedikit posesif.


" idih posesif banget sih,tenang aja.aku cuma mau bawa kak ipar makan di restauran seberang." jelas Lea,Rakka hanya menganggukkan kepalanya.


" udah yaa,aku pergi dulu sama kakak ipar" kata Lea lagi yang langsung menarik tangan Zee dan hendak berjalan tapi terhenti saat Lea merasakan tangan Zee tak bisa di tarik.


dia melihat ke arah Zee,dan setelah itu dia memutar bola matanya malas.yaa Rakka meraih tangan Zee yang membuat Lea tak bisa menariknya.


" aku akan segera menyusul,pesan apa saja yang kamu" kata Rakka yang melihat ke arah Zee,


" iya,aku tahu.bawel" kata Zee yang ketus.sebenarnya Zee senang di perhatikan suaminya,tapi dia malu karena disitu ada Lea dan Ary.


" anak pintar" kata Rakka yang mengusap kepala Zee,


"plus deh, disini masih ada orang kali" kata Lea yang melepas tangan Rakka dari tangan Zee.


" udah ya kak,buruan bersihin badan gih.tenang aja aku bakal jagain kakak ipar.oke,bay" kata Lea lagi yang menarik tangan Zee yang membuat Zee berjalan menjauh dari suaminya itu.


Rakka yang melihat itu hanya bisa geleng-geleng kepala,karena melihat tingkah sepupunya yang begitu semangat dengan kedatangan Zee......


jangan lupa tinggalkan jejaknya kakak🙏🏻🙏🏻

__ADS_1


__ADS_2