Perjodohan Dari Kakek

Perjodohan Dari Kakek
kecelakaan


__ADS_3

pukul 5 sore.


Rakka memasuki rumah mertuanya,dia melihat kedua mertuanya nampak duduk di sofa ruang tamu.


" yah Bun" panggil Rakka ke mertuanya


" kamu udah pulang nak" kata bunda,Rakka menghampiri kedua mertua dan bergantian mencium tangan mertuanya.


" Zee tadi bilang masih ada perlu sama Maya" kata bunda saat Rakka duduk di sofa depan mertuanya


" iya Bun,tadi dia juga udah pamit ke Rakka" kata Rakka.


" oh,ya udah bunda siapin makan dulu ya"


" ya Bun"kata Rakka setelah itu bunda pergi meninggalkan ayah dan Rakka.


" gimana tadi kerajaanmu nak?" tanya ayah yang kini melihat ke arah menantunya.


" lancar ya,tadi ada sedikit masalah tapi sekarang udah enggak" jawab Rakka dan ayah mengangguk menandakan dia mengerti.


" tadi ayah sama bunda nampak bahagia,memang ada apa sih" tanya Rakka yang basa basi ke mertuanya.


" oh ini,tadi kami lihat-lihat foto zuu sama Zee waktu kecil.ayah gak nyangka mereka sekarang udah tumbuh dewasa" kata ayah yang kembali melihat ke album foto yang di pegangnya.


" kamu ingin lihat nak" tanya ayah ke Rakka dengan senang hati Rakka menerima album yang ayah mertuanya berikan.


" ini" kata Rakka saat dia melihat foto dua anak kecil yang sedang bergandengan tangan,yang satu memakai kemeja batik dan anak perempuan memakai baju pesta dan rambut di kuncir 2.


" iya,itu zuu dan Zee" jelas ayah saat melihat menantunya bertanya tentang foto.


"dia memang cantik dari kecil ya" batin Rakka sambil tersenyum melihat foto-foto istrinya itu.


Rakka masih fokus membolak-balikkan album foto pemberian mertuanya itu,tapi tiba-tiba tangannya terhenti saat melihat salah satu foto yang memperlihatkan anak umur sekitar 10 tahun yang menaiki kursi roda dengan kepala di perban dan di belakangnya berdiri seorang anak lelaki yang di ketahui itu adalah Abang zuu.


" ini" tanya Rakka ke arah mertuanya itu.


"itu Zee" kata ayah damar membuat dia kebingungan,


" dulu waktu Zee umur 10 tahun,dia mengalami kecelakaan sangat parah.hingga membuat dia koma hingga dua bulan" jelas bunda yang kini berjalan menghampiri suami dan menantunya itu dan kini bunda duduk di sebelah suaminya.

__ADS_1


" kecelakaan?" tanya Rakka lagi yang ingin tahu lebih tentang istrinya itu.


flashback on.


gadis umur 10 tahun itu bahagia setelah dia merayakan ulang tahunnya yang ke 10 tahun.


" Zee bahagia?" tanya bunda ke anak gadisnya yang di ketahui itu Zee.


" iya,aku bahagia." senyum bahagian Zee kecil yang manis dan membuat semua orang terhipnotis melihat senyumnya.


" ini kuenya mau di bawa kemana sayang?" tanya bunda yang melihat Zee sedang memasukkan beberapa kue yang ada di meja itu ke dama kotak yang terbuat dari kertas itu.


" ini aku mau kasih ke kakak baik" kata Zee yang membuat bunda kebingungan.


" Kakak baik?" tanya bunda


" iya,kak yang kemarin aku bantu di taman itu"jelas Zee yang kegirangan


" memang kakak baik itu namanya siapa?" tanya bunda dan Zee menepuk dahinya.


" aku lupa,belum berkenalan sama kakak baik.nanti aku akan kenalan sama dia" kata Zee membuat bunda tersenyum.


"iya,dia itu udah baik,ganteng,Sama..." kata Zee yang tersenyum malu-malu.


" sama apa?" tanya bunda


" tampan" kata Zee membuat bunda geleng-geleng kepala.


" tampan sama ganteng itu sama sayang"jelas bunda yang mengusap kepala anak bungsunya itu.


"udah ah,bunda aku mau ke taman dulu.ngasih kue ke kakak baik.nanti kakak baiknya keburu pergi,karena Zee gak datang-datang" jelas Zee membuat bunda menganggukkan kepalanya.


" baiklah, hati-hati naik sepedanya dan jangan lupa.." kata bunda belum selesai


" jangan lupa kalau naik sepeda di pinggir jalan,jangan di tengah jalan.udah aku berangkat dulu bunda" kata Zee yang lari ke teras dan menaruh kue di ranjang sepedanya.


" hati-hati nduk" kata bunda ke anaknya yang sudah mengayun sepedanya meninggalkan pekarangan rumahnya dan melaju ke jalan komplek rumah.


Zee asyik mengayun sepeda dengan senyum terukir di wajahnya,dia mengayun menyusuri jalanan komplek yang nampak sepi.

__ADS_1


kakak itu pasti suka ku bawakan kue ini" kata Zee yang hendak menyebrang jalan dengan sepeda yang masih di ayunnya.


tapi saat berada di tengah jalan,zee yang masih setia mengayun sepeda itu tak tahu jika ada mobil yang melaju dengan cepat membuat...braaakkkk.....gadis itu tertabrak hingga membuatnya terpental dari sepeda,mata zee terus melihat ke arah kue yang sudah berserakan di jalan...


" kue ku" gumam zee dan setelah itu tak sadarkan diri dengan kepala yang sudah di penuhi darah.


.


. flashback off.


" setelah kecelakaan itu Zee melupakan semuanya,dia gak mengenali bunda ayah dan semuanya.dia melupakan semuanya yang pernah di lakukan sebelumnya" kata bunda yang sudah mengais dan ayah menenangkan istinya itu supaya tidar terus-menerus bersedih.


" dokter mengatakan Zee amnesia,jika dia sadar dan mengingat tentang ingatannya sebelumnya itu akan membahayakan nyawanya.jadi setelah Zee sadar kami memilih pindah rumah dan meninggalkan rumah yang lama" jelas bunda lagi.


Rakka terdiam tak percaya,jika istrinya itu pernah mengalami kecelakaan.dia jadi mengingat waktu di Hongkong Zee pingsan karena melihat seseorang tertabrak mobil.


"jadi karena ini,waktu itu dia pingsan dan ketakutan" batin Rakka


" jadi nak Rakka,bunda boleh minta tolong" kata bunda dan Rakka menganggukkan kepalanya menandakan dia setuju.


"tolong jaga Zee,karena Zee anak perempuan bunda satu-satunya" kata bunda


" pasti Bun,Rakka akan menjaga Zee karena dia sekarang istriku dan sudah menjadi tangung jawabku"


" Zee memang kadang seperti anak kecil,dia keras kepala tapi sebenarnya dia itu pengertian.jadi jika ada masalah,kamu cepat jelaskan dia pasti bisa mengerti dan memaafkan"


" iya Bun,Rakka janji bakal Jaga dan menyayangi Zee sepenuh hati" kata Rakka membuat kedua mertuanya tersenyum.


" kalau seperti itu,bunda sama ayah bisa tenang"kata bunda .


.


.


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2