Perjodohan Dari Kakek

Perjodohan Dari Kakek
kenapa kamu berbohong?


__ADS_3

flashback on


sepasang kekasih sedang berlari mengelilingi perkebunan yang rindang sambil bergandengan tangan....


canda tawa yang mereka lalui bersama di sore hari membuat mereka melupakan waktu...sesekali seorang lelaki itu memotret kekasihnya...dan seorang perempuan itu tersenyum bahagia...menunjukkan senyum mataharinya...


hingga kini mereka merebahkan tubuhnya di atas rumput yang luas...mereka saling menatap langit...senyum terukir di antara mereka berdua...canda tawa mereka yang selamaini menjalin hubungan membuat mereka bahagia...hubungan yang masih 4 bulan...


pertemuan tak sengaja di antara mereka...membuat mereka saling mengenal dan kini menjalin kasih...


yaa siapa lagi kalau bukan Gaga (ganendra) dan yemi (Zee).


" kamu menyukainya..." tanya Ganendra sambil menatap ke arah langit...dan yemi menganggukkan kepalanya...


" aku sangat menyukainya..." kata zee yang masih menatap langit...


" lihat...kamu begitu bahagia di bagian foto ini..." kata ganendra sambil menunjukkan beberapa foto di cameranya...


" aku memang bahagia...kamu jago banget motretnya..." kata Zee yang sedang melihat lihat fotonya di kamera milik Ganendra


" siapa dulu...Gaga..."


" kamu kalau jadi photograper pasti cocok...karena kamu jago ngambil fotonya..."


" benarkah..." tanya ganendra dan Zee mengangguk dan tersenyum...


" apa kamu ingin aku menjadi photograper" tanya ganendra Zee melihat ke arahnya...


" boleh juga kalau kamu bisa...pasti sangat keren " kata Zee tersenyum...dan ganendra mengacak acak rambut Zee ..


" aku akan melakukannya untukmu..."


" melakukan apa...?" tanya Zee kebingungan...


" menjadi photograper seperti yang kamu katakan..." jelas Gaga sambil menyelipkan beberapa helai rambut yang menutupi wajah Zee..


" benarkah...kamu akan melakukanya..." tanya Zee tersenyum


" iya..." kata ganendra tersenyum...


"kak gaga..." panggil Zee yang sedang tiduran di rumput dan paha ganendra sebagai bantal...


ganendra yang duduk itu menyauti panggilan Zee..." iya" kata ganendra melihat ke arah Zee


" lihat tu awan di atas bagus banget yaa..." kata Zee yang menunjuk ke arah langit...ganendra mengikuti jari Zee dan mendongak ke atas...


" iya bagus..." kata ganendra yang masih mendongak...


" awan seperti itu karena matahari akan terbenam..." tambah ganendra yang melihat Zee...


" aku suka matahari kalau akan terbit dan terbenam saja..." kata Zee


" kenapa begitu..."


" karena di siang hari matahari pasti terik dan panas...membuatku berkeringat...aku tak suka itu..." jelas Zee...


" benarkah..."


" iya..aku lebih suka bintang dan bulan...mereka menerangi bumi pada malam hari..."


" benarkah..." tanya Ganendra yang mengusap rambut Zee ,.dan Zee mengangguk...


" kak gaga..." panggil Zee lagi


" iya..."


" sepertinya kalau bumi di foto dari atas langit pasti bagus ya..." tanya Zee


" yaa begitulah...tapi aku pernah melihatnya...itu bagus..." jelas Ganendra


" benarkah..."

__ADS_1


" iya...kenapa..?" tanya ganendra...


" aku ingin sekali melihat foto seperti itu..." kata Zee


" foto seperti apa...?


" bumi di foto dari atas langit...seperti foto dari angkasa"


" kamu ingin foto seperti itu...?" tanya ganendra dan Zee mengangguk setelah itu Zee terdiam


" tapi itu tidak mungkin..." kata Zee sedih


" kenapa gak mungkin..?" tanya ganendra


" karena apa mungkin bisa foto bumi dari luar angkasa...pasti sangat khayal..."


" kata siapa...itu bisa..."


" masak..." tanya Zee melihat ganendra dan ganendra menganggukkan kepalanya...


" apa kamu ingin melihat foto seperti itu...?" tanya ganendra...


" iya..aku ingin sekali..." kata Zee tersenyum


" baiklah aku akan memotretnya untukmu..." kata ganendra membuat Zee beranjak duduk dan menatap ke arah ganendra...


" benarkah..." tanya Zee lagi...


" iya.." kata ganendra tersenyum..


" janji..." kata Zee sambil menunjukkan jari kelingkingnya... dan ganendra membalas jari kelingking Zee...


" aku janji..." kata ganendra...dengan cepat Zee langsung memeluk ganendra karena begitu bahagia...


" tapi ada syaratnya...?" kata ganendra membuat Zee melepaskan pelukannya dan kini menatap ganendra...


" apa..." tanya Zee


" yaa pastinya lah...aku selalu mencintaimu...ada ada saja kamu itu..." kata Zee yang kembali memeluk Ganendra...dan ganendra tersenyum mendengar apa yang di katakan Zee....


.


.


flashback off.


"apakah ada yang lain lagi tuan Ganendra Dwi Andara Jayati..." kata Zee menyebut nama lengkap ganendra membuat yang empunya nama terkejut di buatnya...


" kalau tak ada...bisakah saya berbicara..." kata Zee lagi dan ganendra masih terdiam...


Zee meyerahkan sebuah paper bag yang Zee tadi bawa...


" apa ini..." tanya ganendra melihat paper bag yang Zee berikan....


" lihatlah sendiri..." kata Zee yang kini menyadarkan punggunya di panggung kursi..


ganendra membuka isi papar bag yang Zee berikan...dan betapa terkejutnya saat melihat isi paper bag itu...


" ini..." kata ganendra mengambil barang yang ada di dalam paper bag itu...dan benar isinya adalah boneka Minions pemberiannya dulu...


" itu barang yang kamu berikan..dan sekarang aku kembalikan...karena aku tak menginginkannya lagi..." kata Zee sambil menatap ke arah ganendra...


ganendra melihat boneka Minion yang pernah dia berikan ke Zee dengan penuh perjuangan itu...karena harus berlari berkilo kilo demi mendapatkan boneka itu...


apalagi ganendra terkejut di tangan boneka itu ada sebuah gelang... yaa gelang yang pernah ganendra berikan ke Zee... gelang yang sama dengan yang ganendra pakai sekarang....


" aku sudah tak mebutuhkannya lagi...karena aku sudah memiliki banyak yang seperti itu...dan gelang itu aku juga kembalikan... karena tanganku sudah tak memerlukannya lagi.. " jelas Zee yang kini melihat ke arah lain...


ganendra tak menyangka...wanita yang kini di cintainya telah berubah...Zee yang dulu selalu menjaga perkataannya,Zee yang selalu lemah lembut ,Zee yang penyayang,dan Zee periang kini telah hilang....


" tapi ini sudah ku berikan untukmu...jadi aku..." kata ganendra terpotong...

__ADS_1


" sudah ku katakan .aku tak memerlukan benda itu lagi..." kata Zee


"kamu bisa membuangnya...atau kamu berikan kepada kekasihmu itu..." tambah Zee dan ganendra kembali terdiam...


" pasti kekasihmu itu akan menerimanya dengan senang hati..." ketus Zee dengan senyum sinis...


" mengenai kejadian itu...sebenarnya tidak..." kata ganendra kembali terpotong


" oh..aku juga tak ingin tau tentang masalah itu lagi...jadi jangan mejelaskan hal tak penting disini..." kata Zee yang sebenarnya ingin tahu apa yang akan di katakan Ganendra tapi hatinya tak ingin sakit terlalu dalam...


" jadi sekarang saya permisi..." kata Zee yang hendak berdiri dan berjalan meninggalkan ganendra...tapi langkahnya terhenti saat mendengar perkataan ganendra...


" kenapa kamu berbohong..." kata yang keluar dari mulut ganendra yang kini menatap Zee..


" berbohong..." tanya Zee yang kini kembali melihat ke arah ganendra...


" kamu pernah bilang...akan selalu mencintaiku..tapi kenapa kamu berbohong..." kata ganendra dengan mata yang berkaca kaca..


Zee mendengar perkataan ganendra hanya bisa tersenyum getir sambil menatap ganendra...


" aku tak pernah berbohong untuk selalu mencintaimu..." kata Zee membuat ganendra sedikit lega..


"tetapi seseorang yang telah berkhianat...memaksaku berhenti mencintainya...dan tak ingin mengenalnya lagi..." kata Zee yang hendak pergi dari tempat itu...karena dia sudah muak...


rasanya air mata yang di tahan sudah ingin keluar dari tempatnya...Zee hendak melangkah ...tapi terhenti saat ada seseorang memanggilnya dari arah lain...


" Zee...." panggil seseorang itu...


"suara ini..." batin Zee yang mengenali suara itu....


.


.


.


.


.


.


.


.


.


****hayoo suara siapa itu....? ada yang bisa nebak...author juga bingung kok itu suara siapa....πŸ˜„πŸ˜„


oh iya dan jangan lupa tinggalkan jejak yaa kakak kakak yang baik... biar author semangat buat nulisnya...


dan mohon maaf jika ada penulisan kata yang salah...atau alur yang gak beraturan...


terimakasihπŸ™**


.


.


.


.


.


.


.


πŸ™πŸ™πŸ™**

__ADS_1


__ADS_2