Perjodohan Dari Kakek

Perjodohan Dari Kakek
anti fans.


__ADS_3

Zee menyeruput minumannya,dia sedikit salah tingkah karena sedari tadi sepupu suaminya terus menatapnya dan nampak senyum-senyum sendiri.


"em,apa ada yang aneh dengan wajahku?" tanya Zee,dan Lea cuma menggelengkan kepalanya.


" lalu,kenapa dari tadi kamu terus melihat ke arahku" tanya Zee lagi


" ternyata kakak cantik banget" puji Lea


" makasih,kamu juga cantik " kata Zee yang canggung.


" tapi lebih cantik kakak kok," kata Lea yang kembali tersenyum ke arah Zee.


" ni anak kenapa sih,dari tadi senyum-senyum terus.jangan-jangan dia suka sama gue.oh my God,apa dia lesby" batin Zee yang Kemabli menyeruput minumannya.


"kamu kuliah disini?" tanya Zee basa basi.


" enggak,aku kuliah di Singapore.aku disini liburan,sekalian ke rumah teman" jelas Lea dengan senyum dan terus menatap ke arah Zee.


" ke rumah teman" tanya Zee penasaran,Lea hanya menganggukkan kepalanya.


" eits,temanku cewek kok" jelas Lea yang tau Zee nampak tak percaya.


" oh"


" oh iya kak,apa aku boleh tanya sesuatu ke kakak?" tanya Lea.


" boleh,apa itu?"


" kakak kenal sama Haikal?" tanya Lea antusias


" Haikal siapa?" tanya Zee yang masih bingung dengan arah pembicaraan Lea.


" Haikal deonando Rizky,yang pemain sepak bola itu lho?"


" oh itu,kenal" jawab Zee singkat.


" apa bener kakak pacaran sama dia,terus putus sama dia gara-gara Kakak lebih milih sama kak rakka?" tanya Lea antusias membuat Zee membulatkan matanya.


" kamu dapat berita hoax dari mana?" tanya Zee yang tak percaya jika sepupu suaminya itu begitu sangat penasaran.


" masak itu hoax sih?" tanya Lea lagi yang kini semakin penasaran.


" iya itu hoax"


" syukur deh" kata Lea yang lega.


" emang kamu tau dari mana,berita aneh itu?" tanya Zee yang kini kembali minum minumannya.


" dari fans kak Haikal,kakak tahu gak waktu ada berita Haikal punya pacar.terus pacarnya itu kakak,aku jadi orang pertama yang menjadi anti fans kakak" jelas Lea yang terus menjelaskan,Zee yang mendengar perkataan Lea langsung tersedak karena dia lagi minum.


" uhuk uhuk" Zee tersedak membuat Lea panik.


" kakak ipar gak papa?" kata Lea yang menepuk punggung Zee dengan pelan.


" gak,aku gak papa" kata Zee yang sudah tidak tersedak lagi.


" kamu tadi bilang apa,anti fans?" tanya Zee penasaran dan tak percaya.

__ADS_1


" iya,anti fans"


" kenapa begitu?" tanya Zee penasaran.


" yaa karena aku gak rela kalau Haikal itu punya pacar" kata Lea santai Zee yang mendengar hanya bisa bengong.


"kakak tau gak,waktu tahu berita Haikal sama kakak itu pacaran.aku itu marah banget,aku gak terima.tapi gak lama kemudian,ada berita kalau kakak itu tunangannya sepupu aku.kakak tau gak,aku lega banget" jelas Lea yang membuat Zee geleng-geleng kepala.


" oh" kata Zee santai.


" kakak kenal Haikal dimana?" tanya Lea penasaran.


" oh itu,dia sepupu sahabatku" jelas Zee santai.


" oh,Kakak beneran gak pacaran sama Haikal" tanya Lea penasaran dan Zee menggelengkan kepalanya.


" tapi kayaknya aku lihat di Vidio yang beredar,kalau Haikal itu pacaran sama kakak.soalnya waktu nyanyi dia menghayati banget,sepertinya dia beneran suka sama kakak" jelas Lea yang memakan cemilan di depannya.


" masak sih?" tanya Zee yang tersenyum.


" iya,kakak sepertinya juga suka sama Haikal ya?" tanya Lea penasaran.


" mana ada,dia hanya boleh menyukaiku" kata seseorang yang baru datang,membuat Lea dan Zee menoleh ke arah orang itu dan ternyata Rakka.


" dan hanya di ijinkan mencintaiku" kata Rakka lalu mencium pipi istrinya itu,membuat Zee malu dan Lea memutar bola matanya malas.


lalu Rakka duduk di sebelah Zee dan mendekatkan kursinya agar lebih dekat dengan istrinya.


" dasar,cowok lebay" kata Lea


"apa katamu?" kata Rakka yang melotot ke arah Lea,


"kamu berani ngatain aku" kata Rakka yang nunjuk ke arah Lea.


" sejak kapan aku takut sama kamu" kata Lea yang menjulurkan lidahnya.


" mulai sekarang,gimana kalau papamu tahu jika anaknya kesini karena ketemu sama cowok" kata Rakka membuat Lea membulatkan matanya,Zee hanya diam mendengar perkataan mereka berdua.


" kamu" kata Lea yang menunjukkan jarinya ke arah Rakka.


" kenapa?"


" mata-matain aku" kata Lea yang mulai kesal,Rakka hanya mengangkat kedua bahunya.


" kamu benar-benar nyebelin kayak papaku" kata Lea yang berdiri dari duduknya.


" kakak ipar,aku pergi aja" kata Lea yang berpamitan ke Zee.


" kenapa buru-buru"


" aku gak mau duduk sama orang nyebelin ini,oh iya kakak ipar.kakak lebih cocok sama Haikal dari pada dia" kata Lea


" kamu bilang apa?" kata Rakka yang melotot ke arah Lea.


" udah kakak ipar,aku pergi dulu.samapi ketemu di indonesia.dadah" kata Lea yang berlari pergi meninggalkan Rakka yang kesal dan Zee


" dadah,ati ati di jalan" kata Zee

__ADS_1


" hey bocah ingusan,berhenti gak loe" kata Rakka yang berteriak dan Lea hanya menjulurkan lidahnya sambil berlari jauh meninggalkan Rakka dan Zee.


" dasar bocah ingusan,awas aja kalau pulang" kata Rakka yang masih kesal.


" udah-udah,malu di liatin orang-orang" kata Zee yang menenangkan Rakka agar tak berteriak.


" gimana aku gak kesel,bocah itu bilang" kata Rakka terpotong.


" Lea cuma bercanda doang,kamu yang terlalu posesif gitu" kata Zee,membuat Rakka melihat ke arahnya.


" aku posesif gini,karena aku sayang sama kamu loh" kata Rakka yang tambah kesal.


" iya iya aku tahu,lagian aku ini udah jadi istri kamu.mana ada yang berani merebut istrinya tuan Rakka" kata Zee yang membujuk Rakka yang merajuk.


" bener,gak ada" kata Rakka dan Zee tersenyum melihat suaminya yang begitu posesif.


"ya udah kita makan dulu yaa" kata Zee,tapi dia hendak memanggil pelayan tapi di hentikan oleh Rakka.


" kenapa?" tanya Zee yang melihat Rakka menghentikannya.


" aku benar-benar bersyukur karena Tuhan memilihkan pendamping hidup yang begitu pengertian dan sangat baik seperti kamu" kata Rakka yang menggenggam tangan Zee.


" aku memang bukan yang pertama di hatimu,tapi aku berharap kamu menjadikanku yang terakhir di hatimu" kata Rakka yang membuat hati Zee tersentuh tanpa di sadari air matanya menetes tanpa ijin pemilik tubuhnya.


" apakah boleh?" tanya Rakka lembut,dan Zee hanya bisa menganggukkan kepalanya yang menandakan dia menyetujuinya.


tanpa basa-basi Rakka langsung mencium bibir istrinya itu dengan sangat lembut,dia bersyukur karena orang tuanya menjodohkannya dengan zee.dan dia berterimakasih dengan kakeknya yang memilih perjodohan ini.


.


.


.


.


berbeda dengan Rakka dan Zee,kini ganendra melamun di bawah pohon ringin yang dulu pernah dia dan Zee singgahi saat mereka berkencan.


dia hanya terdiam menikmati hembusan angin yang membuat sedikit suara di tempat yang sunyi ini.


"kenapa,kenapa kamu gak mendengarkan penjelasan ku sama sekali.apa kamu tahu perjuanganku,aku juga tersiksa,aku juga menderita.kenapa?" kata ganendra yang kini berteriak dan meneteskan air matanya.


" aku benci kamu" kata ganendra yang kini meremas foto yang di pengangnya.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


jangan lupa tinggalkan jejak ya kakak,🙏🏻🙏🏻🙏🏻


__ADS_2