
pukul 9.30 pagi....
Zee masih berada di dalam mimpi indahnya...
" zee bangun cepet bangun..." kata bunda sambil menggoyangkan tubuh anaknya itu..
" bentar Bun...masih ngantuk...lagian ini weekend Bun..." kata Zee yang masih
menutup matanya...
" cepet bangun...mertuamu sudah datang...cepat .." kata bunda... Zee yang mendengar kata mertua langsung membuka matanya dan beranjak duduk...
" tadi bunda bilang apa...." tanya Zee yang sudah sadar dari tidurnya..
" mertuamu sudah menunggu ..dia sudah datang..." kata bunda lagi. Zee langsung berdiri dan berlari ke kamar mandi..." bunda kenapa gak bangunin Zee sih..." kata Zee yang hendak masuk kamar mandi...
" bunda udah bangunin kamu...tapi kamu tetep aja kayak kebo..." jelas bunda...
" ah bunda..." kata Zee menutup pintu kamar mandi .. bunda yang melihat anak gadisnya itu hanya bisa geleng geleng kepala...
bunda merapikan ranjang anaknya itu yang berantakan...mata bunda tertuju ke sebuah boneka yang jatuh ke lantai...
bunda memperhatikan boneka itu...bunda mengambil boneka itu dan melihat seksama boneka yang anak perempuannya itu sukai...
bunda mengambil boneka itu...boneka yang memakai gelang di tangannya... dan bunda menaruh boneka itu kembali ke tempatnya...
yaa tempat dimana boneka itu di taruh ..di rak kaca dekat jendela...
tak lama bunda menghelang nafas panjang dan menatap pintu kamar mandi ..sepertinya bunda memiliki pemikiran sendiri....
.
.
.
Zee keluar dari kamarnya...dan berjalan ke arah ruang tamu...
" mama..." panggil Zee ke mertuannya...yaa mama ana langsung menoleh ke arah panggilan itu...bukan hanya mama bunda yang sedang menemani calon besannya pun juga langsung menoleh...
mama ana sangat takjub melihat calon menantunya itu yang nampak cantik dengan baju lengan panjang berwarna putih dan memakai rok Levis...dengan rambut yang terurai...
mama ana tersenyum saat melihat sosok Zee yang sangat cantik itu...(bahkan mamanya aja takjub...apalagi anaknya yaa😁😁)
" anak gadis mama..." kata mama ana...Zee langsung menghampiri mama ana dan langsung memeluknya...
" kenapa mama yang kesini...harusnya Zee yang kesana nemuin mama..." kata Zee yang masih memeluk mama...
" gak papa kok...sekali kali mama yang nemuin anak gadis mama..." kata mama sambil mengelus elus rambut menantunya itu...
bunda yang melihat anak bungsunya begitu manja terhadap calon mertuannya itu begitu lega... pasalnya baru 1 bulan Zee mengenal mama ana...
karena dia tau...anaknya dulu menolak untuk di jodohkan... tapi setelah melihat tingkah Zee bunda benar benar berbalik arah...
" jangan gitu...nanti si kacamata kuda...eh maksudku si Rakka ngomel ke aku...kalau mama jemput aku..." kata Zee yang manja...
" memang Rakka seberani itu ..ngomel ke calon istrinya yang cantik ini..." kata mama yang melepas pelukannya dan mengusap pipi menantunya itu... Zee hanya bisa tersenyum kuda...
" oh iya...ayo kita berangkat sekarang..." kata mama ana...Zee mengangguk...
" loh bunda kok belum siap siap..." kata Zee yang melihat bundanya masih memakai pakaian yang sama.
" bunda gak ikut sayang...nanti bunda ada jam mengajar..." kata bunda
"kan ini Sabtu Bun...weekend..." kata Zee
" iya ..tapi bunda ada bimbingan mengajar buat murid bunda. ." jelas bunda Zee memanyunkan bibirnya ..
" bunda mesti gitu ..sibuk dengan pekerjaannya..Sampek lupa sama anak sendiri..." kata Zee yang memanyunkan bibirnya...
" bunda gak lupa...lain waktu bunda pasti ikut . " jelas bunda...yang sebenarnya juga sedih dan merasa bersalah karena jarang ada waktu untuk anaknya...apalagi menemani anaknya jalan jalan...karena kesibukan bunda menjadi dosen...
" gak papa sayang ..besok besok pasti bunda bisa ikut. " jelas mama yang menenangkan menantunya itu...
" yaudah ayo mah..." kata Zee yang beranjak dari duduknya dan berpamitan ke bundanya...
" lihat aja Bun...nanti kalau Zee udah kuliah di kampus bunda ngajar... bakal aku usir tu murid murid bunda ..biar tau kalau bunda itu hanya punya Zee..." kata Zee dan Zee langsung memeluk bundanya itu...mama ana yang melihat itu hanya geleng geleng kepala sambil tersenyum...
" memang kamu berani sayang...bunda mau lihat nanti..." kata bunda yang tersenyum sambil memeluk anak bungsunya itu ..
__ADS_1
" berani dong...lihat aja ntar..." kata Zee melepas pelukannya dan mencium tangan bunda...
" aku ijin keluar dulu..." kata Zee
" iya hati hati ..jangan nakal .jadi anak baik..." kata bunda
" sejak kapan aku nakal...dan Zee kan selalu jadi anak yang baik..." kata Zee...
" aku pinjam Zee dulu ya jeng..." kata mama ana...berpamitan sambil cipika cipiki ala ibu ibu...
" iya jeng...titip anakku yaa..." kata bunda...
" dadah bunda...." kata Zee yang melambaikan tangannya.. berjalan bersama mertuanya...
" ati ati..." kata bunda yang juga melambaikan tangannya...
bunda menghelang nafas panjangnya saat melihat Zee sudah keluar dari rumah...
"semoga ini yang terbaik..." gumam bunda...
.
.
.
Zee sedang duduk di restauran Nusantara yang berada di dalam mall... yaa mall milik keluarga Kurniawan itu...
" gimana sayang sotonya...enak" tanya mama ana yang melihat Zee nampak menikmati makanannya...
"enak mah..Zee suka." kata Zee di sela sela makannya...
" benarkah....Rakka juga suka soto Lo..." kata mama.. Zee langsung menatap mertuanya itu dan menghentikan makannya..
" Rakka suka soto ma..." tanya Zee..mama mengangguk...
" oh...aku pikir dia suka makan makanan barat..." kata Zee
" kenapa kamu berpikir seperti itu sayang .. dia itu kalau sama soto kayak kebo makannya..." kata mama sambil tertawa...
" masak sih ma...aku pikir karena dia atlit makannya harus yang sehat ma..." kata Zee
" kata siapa..nyatanya dia gak..tergantung orangnya bisa menjaga pola makannya gimana..." jelas mama Zee mengangguk ..
" beneran ma..." tanya Zee
" Iya..."
" wah aku jadi pengen cobain soto buatan mama..." kata Zee
" iya..kapan kapan mama buatin buat kamu..." kata mama mengelus rambut Zee...
" kalau kamu suka makan apa sayang..." tanya mama lagi
" aku sih apa aja masuk mah...pokok gak seafood.." kata Zee
" kamu alergi...." tanya mama...Zee mengangguk ..
"oh...pantes kemarin waktu makan malam ada seafood kamu gak makan...ternyata kamu alergi..." kata mama
" iya ma... soalnya lidahku lidah orang Jawa...sukannya makan makanan Jawa...apalagi kalau yang pedes pedes gitu... aku suka nambah..." kata Zee sambil tersenyum...
"em...beda banget sama Rakka...kalau Rakka gak suka pedes... kalau makan pedes apalagi pedes banget bisa sakit perut ..." jelas mama...Zee mengangguk...
" yaudah kamu abisin gih...abis ini kita shopping..." kata mama...Zee hanya mengangguk dan kembali menikmati makanannya...
.
.
saat Zee masih menikmati makanannya...ada seseorang yang datang dan menyapa mama ana...
" jeng ana..." panggil orang itu ..mama ana melihat ke arah orang itu yang tepat di belakang Zee..
" iya...jeng Mira apa kabar..." kata mama yang beranjak dari duduknya dan memeluk orang itu...
" kabar baik jeng..." kata orang itu
Zee melihat ke arah orang itu...dan saat matanya sudah melihat ke sosok orang yang pelukan dengan mertuanya...
mata Zee membulat sempurna...uhuk uhuk.." Zee tersedak makanan..karena saat melihat orang itu Zee masih mengunyah makanannya ..
__ADS_1
mama ana yang melihat Zee tersedak langsung melepas pelukan, mengambilkan minum dan memberikan ke Zee...
Zee dengan cepat langsung menerima minuman itu dan meminumnya hingga habis..mama ana mengusap usap punggung meanntunya itu " pelan pelan sayang..." kata mama ana...
" iya mah..." kata Zee setelah minum...
" ini..." kata orang itu sambil menunjuk ke arah Zee...
" oh ini Zee calon menantuku mir..." jelas mama ana...yaa dia adalah Mira teman arisan mama ana...
" Yemi..." kata yang keluar dari mulut Tante Mira. ..mama ana yang melihat itu juga terkejut karena temannya mengenal menantunya...
Zee hanya diam dan tidak menyahut panggilan itu ..apalagi memberi salam..
" apa kamu mengenal menantuku mir.. " tanya mama ana...
" aku kenal...dia.." kata Tante Mira terpotong
" aku gak kenal Tante ini ma..." kata Zee membuat Tante Mira terkejut...
" halo Tante aku Zee..." kata Zee menyodorkan tangannya ..
" Mira .." kata Tante Mira menerima sapaan Zee...
" oh aku pikir kalian saling kenal..." kata mama ana membuyarkan lamunan Tante Mira...
" ini Zee baru pertama kali ketemu sama Tante Mira ma..." kata Zee tersenyum paksa...
" iya an... aku pikir dia anak temanku ..soalnya sangat mirip..." kata Tante Mira sambil tersenyum...
" oh...ayo ayo silahkan duduk..." kata mama ana yang mepersilahkan Tante Mira Duduk..
dan mereka bertiga duduk...
Zee nampak duduk di depan Tante Mira...dan mama ana duduk di sebelah Zee...
" oh iya...tadi kamu bilang ini menantu kamu.bukannya Arga itu bertunangan sama......." tanya Tante Mira
" oh menantuku... tapi bukan tunangan Arga... dia tunangan Rakka..." jelas mama ana...membuat Tante Mira dibuat terkejut untuk kedua kalinya..
" Rakka...anak bungsumu..." tanya Tante Mira..mama. ana hanya mengangguk...
" kok bisa..." tanya Tante ana...Zee mengerutkan dahinya...
" iya bisa dong jeng..soalnya..." kata mama ana terpotong karena mendengar suara ponselnya berbunyi....
" oh sebentar...aku angkat telpon dulu..." kata mama ana meminta ijin...dan Tante Mira mengangguk...
mama ana menerima telpon agak jauh dari Zee... Zee hanya melihat ke arah mama ana yang menelpon...
" kamu apa kabar..." tanya Tante Mira...Zee menoleh ke arah Tante Mira ..
" baik..." kata Zee yang kini meminum jus jeruknya ..
" apa kamu benar bertunangan dengan Rakka..." tanya Tante ana.melihat penuh selidik...
" menurut Tante..." ketus Zee..karena Zee dalam mode mood jelek... karena Zee merasa malas berbicara dengan orang tua yang ada di depannya itu...
" oh... soal ga..."kata Tante Mira terpotong karena mendengar suara mama ana...
" maaf ya... suami kalau di tinggal bentar udah nyari..." kata mama ana kembali duduk di selah Zee...
" iya gak papa..." kata Tante Mira tersenyum...
" ma...Zee mau ke toilet dulu yaa..." kata Zee yang berdiri dari duduknya ..
" iya ati ati ..jangan lama lama..." kata mama ana...Zee mengangguk dan berjalan meninggalkan kedua wanita tua itu...
Zee pergi tanpa berpamitan terlebih dahulu dengan Tante Mira...nampak Zee tak menganggap Tante Mira itu ada ..
Tante Mira hanya bisa melihat punggung Zee yang berjalan meninggalkannya...Tante Mira terlihat sedih karena Zee menganggapnya tidak ada.. apalagi dilihat dari cara bicara Zee.. dia begitu membencinya ...
.
.
.
.
.
__ADS_1
.
.🙏🙏🙏