
pukul 1 siang...
Zee keluar dari lift dan berjalan menuju lobi hotel,Zee berjalan dengan tertatih tatih.karena merasakan sakit di area selakangan dan area sensitifnya.
dia kali ini benar benar di buat lelah,dia tak percaya jika suaminya yang dingin seperti es itu juga bisa mesum dan menjadi binatang buas saat bertemu mangsanya.
beberapa kali Rakka mencoba membantu Zee untuk berjalan,tapi tangan Zee selalu menepisnya.
Zee merasa jika suaminya itu menyentuhnya,dia akan mengulangi apa yang di lakukan di kamar mandi.
bukan hanya di kamar mandi, karena Rakka yang belum puas juga kembali melakukannya di atas ranjang hingga pagi ini mereka melakukannya sebanyak 3 kali.
jadi bisa di hitung,kemarin malam mereka melakukannya sebanyak 2 kali dan pagi ini mereka melakukannya sebanyak 3 kali.
baru sehari mereka sah.tapi mereka sudah melakukannya sebanyak 5 kali.yang membuat Zee sebenarnya lemas dan kakinya gemetar.
rakka terus memperhatikan istrinya itu,matanya tak lepas dari tubuh istrinya yang berjalan sempoyongan
beberapa kali Rakka ingin membantunya berjalan,tapi Zee selalu menolaknya.
tanpa kata kata,Rakka mengendong istrinya dan berjalan menyusuri lobi hotel.
" turunkan aku" kata Zee yang memberontak.
" sudah,diamlah.di depan banyak sekali wartawan" kata Rakka dan Zee melihat ke arah luar hotel yang nampak sudah ramai.
__ADS_1
" selamat siang tuan muda" kata Ary yang menyambut kedatangan tuannya.
" apa sudah kamu siapkan semuanya?" tanya Rakka melihat asisten pribadinya itu..
" sudah tuan,semua sudah saya siapkan." kata Ary dan Rakka menganggukkan kepalanya.
"dimana yang lainnya" cicit Zee berbicara pelan,karena tak mendapati keluarganya disana.
" mereka sudah pulang" kata Rakka yang melihat ke arah Zee.
" tapi " kata Zee terpotong
" ayo jalan" kata Rakka ke Ary. Ary menganggukkan kepalanya dan berjalan mendahului tuannya...
di luar nampak sekali banyak wartawan yang menunggu pengantin baru itu.zee langsung menyembunyikan wajahnya di dada bidang suaminya itu.
saat keluar dari lobby,para wartawan langsung menghampirinya. dengan banyak sekali pertanyaan yang mereka ajukan.apalagi mereka melihat Rakka mengendong istrinya itu.membuat para wartawan menjadi penasaran...
Rakka memasukkan istrinya di kursi penumpang belakang,tapi langkahnya terhenti saat dia hendak memasuki mobil.
" terimakasih sudah memberi restu kepada kami berdua" kata Rakka menghadap para wartawan,dan setelah itu dia masuk ke dalam mobil dan duduk di sebelah istrinya.
Zee hanya tersenyum saat mendengar perkataan Rakka kepada awak media.
"kamu kenapa senyum senyum gitu?" tanya Rakka yang menyadari istrinya tersenyum melihatnya.
__ADS_1
" gak papa,terimakasih" kata yang keluar dari mulut Zee...
" untuk apa?"
" yaa.pokonya terimakasih aja" kata Zee yang juga tidak tahu,kenapa dia bisa mengucapkan kata itu.
" baiklah," kata yang keluar dari mulut Rakka.
.
.
.
.
**mohon maaf ya,updetnya cuma dikit banget.jujur sebenarnya di dalam otakku masih kosong,karena terlalu lama di rumah sakit.
aku cuma mau tanya,ada yang penasaran gak sih sama masa lalu Zee dan ganendra kenapa mereka bisa salah paham.
kalau ada yang penasaran ,aku bakal tulis ceritanya.tapi kalau gak ada yang penasaran,bakal tetep tak tulis kok.
jadi jangan lupa tinggalkan jejak yaa,seperti tekan tombol rate,like,vote dan jangan lupa komentarnya yaa...
biar aku semangat buat nulisnya..
__ADS_1
makasih**🙏🙏