
malam hari...
satu persatu tamu undangan datang dan memasuki gedung berbintang 5 itu... tamu dari keluarga Rakka maupun keluarga Zee...semua datang dan memenuhi hotel mewah itu...
acara resepsi itu masih tertutup...para media hanya bisa menyaksikan di ruangan yang sudah di sediakan oleh keluarga...dan mereka bisa menyaksikan di layar besar yang sudah di sediakan...
nampak begitu ramai...ruangan yang bernuansa putih dan emas...menjadikan ruangan itu terlihat sangat mewah...dan indah...
"sudah siap..." kata Rakka...Zee mengangguk...
Rakka mengisyaratkan penjaga yang bertugas di sebelah pintu...dan tak berapa lama pintu itu terbuka dengan lebar...
semua tamu yang awalnya fokus dengan kegiatan masing masing kini pandangannya teralihkan dengan sosok sepasang pengantin baru yang berdiri dan hendak memasuki aula hotel berbintang 5 itu...
semua mata menatap sepasang suami istri itu dengan tatapan kagum,dan ada juga yang tidak suka...
gimana tidak kagum dengan sepasang pengantin baru itu...Rakka yang tinggi dan begitu tampan dengan setelan tuxedo berwarna cream gold dan dasi kupu kupunya yang senada melekat sempurna di lehernya...
di sampingnya...nampak sang istri dengan gaun pengantin warna sama dengan suaminya ..gaun yang terurai di lantai...
dengan rambut yang tertata dengan mahkota kecil yang memperlihatkan begitu cantiknya pasangan seorang Rakka ...
apalagi gadis itu membawa sebuket bunga mawar putih...yang di tangan kirinya...dan tangan kanannya melekat erat di lengan suaminya...
" jangan gugup..." kata Rakka pelan yang merasakan istrinya itu nampak gemetar...
" gimana gak gugup...semua orang melihat ke arah kita..." kata Zee pelan sambil tersenyum ke arah para tamu...
Rakka yang mendengar perkataan istrinya itu hanya tersenyum...
semua mata melihat ke arah mereka berdua...ada yang nampak bahagia menyaksikan mereka memasuki aula...ada juga yang merasakan sedih karena menyaksikan mereka berdampingan bersama...
hingga langkah Mereka terhenti di kursi singahsananya...mereka nampak duduk di berdampingan di kursi pelaminan yang berwarna gold itu...
semua mata masih tertuju ke arah pasangan pengantin ini...termasuk ganendra yang sedari tadi menatap sendu ke arah pengantin...
hingga pandangannya terhenti saat mendengar orang yang berbicara padanya...
" gue gak nyangka kalau loe bakal balik secepat ini..." tanya seorang lelaki yang berdiri di sebelah ganendra sambil memegang minuman anggurnya...
__ADS_1
" ternyata loe..." kata ganendra yang melihat yang datang adalah Haikal...pandangan ganendra kini kembali melihat ke arah Zee yang sedang duduk di kursi pelaminan...
" dia begitu cantik bukan...." kata Haikal yang tahu arah pandangan ganendra...
" dia memang cantik..." kata ganendra yang masih melihat ke arah Zee...
" dia bukan hanya cantik wajahnya...tapi juga hatinya..." kata Haikal yang kini juga melihat ke arah Zee yang nampak tersenyum bahagia di samping Rakka...
ganendra menoleh mendengar perkataan Haikal...
" dari dulu loe ngejar ngejar dia...tapi ternyata loe gak pernah mendapatkan hatinya..." kata ganendra yang tersenyum sinis ke arah Haikal.. membuat Haikal kini juga menoleh ke arahnya...
" gue akui.dari dulu gue ngejar ngejar dia... mungkin sampai sekarang gue masih mengejar dia...tapi sekarang gue bersyukur..." kata Haikal yang menatap ganendra...
ganendra yang tak mengerti maksud Haikal kini juga menatap tajam ke arah Haikal..
" apa maksud loe...?" tanya ganendra...
" gue bersyukur...meski gue gagal dapetin hati baby zeze...gue masih di anggep ada dan usaha gue di akui..." kata Haikal membuat ganendra kesal...
" oh iya...gue juga lupa...gue juga bersyukur dia nikah sama orang lain dan bukan loe...yaa meski itu sahabat loe...tapi gue yakin dia berbeda...dia bisa jaga perasaan baby zeze,bukan malah menyakitinya..." kata Haikal yang kini berjalan meninggalkan ganendra yang masih diam mematung....
ganendra terdiam dengan apa yang di katakan Haikal..yaa karena perkataan Haikal semua itu benar ...
Haikal yang selalu mengejar Zee...meski perasaannya tak pernah di balas Zee...tapi masih di anggap dan Zee masih menghargai usaha Haikal untuk mewujudkan keinginan Zee...meski sekarang harus berakhir karena sebuah keadaan...
tapi berbeda dengan ganendra....dia orang yang pernah Zee cintai... tapi sekarang tak lagi di anggap Zee apalagi usahanya...Zee tak pernah memperdulikannya...
ganendra kini menatap kembali ke arah Zee...dia melihat Zee yang kini sedang bahagia bersama sahabatnya...membuat hati ganendra semakin sakit...
" semua sia sia..." batin ganendra yang terus menatap ke arah Zee..
setiap acara berjalan lancar...dari sepatah dan dua patah yang orang tua katakan...dari memotong kue besar...hingga kini MC mengatakan pengantin untuk berdansa...
dengan lembut Rakka mengulurkan tangannya dengan lembut...dan Zee menerimanya...
mereka berjalan menuju tempat dansa...hingga suara musik memulai mereka untuk berdansa...
" apa kamu suka....sayang..." bisik Rakka di telinga Zee...membuat pipi Zee merah seperti tomat...
__ADS_1
" aku suka..." kata Zee pelan...membuat Rakka tersenyum...
" tapi aku minta maaf sayang..." bisik Rakka lagi..membuat Zee penasaran..
" maaf untuk apa...?" tanya Zee
" karena honeymoon kita harus di undur..." kata Rakka pelan dan Zee membulatkan matanya dengan sempurna...
" karena Minggu depan aku ada kompetisi di Hongkong...jadi terpaksa harus di undur.." jelas Rakka dan Zee hanya terdiam...
" apa kamu marah sayang...?" tanya Rakka karena Zee terdiam... dengan cepat Zee menggelengkan kepalanya...
" kamu beneran gak marah...?" tanya Rakka dan Zee mengangguk sambil tersenyum...
Rakka yang melihat senyum Zee yang begitu indah...membuat gairahnya kini kembali memuncak.. tapi dia masih menahannya...hingga musik berhenti dan mereka berhenti berdansa...
dengan cepat Rakka meraih bibir milik Zee dan menciumnya...Zee terkejut saat Rakka langsung menciumnya di depan banyak orang...
pikiran Zee ingin mendorong tubuh Rakka agar dia menghentikan ciumannya... tapi tidak dengan tubuhnya...tanpa sadar bibir Zee membalas ciuman Rakka...
Rakka yang mendapat lampu hijau dari Zee...dengan cepat ******* bibir mungil milik istrinya itu...
ciuman dan ******* yang begitu lama...yang di saksikan banyak orang... banyak yang melihat dengan kebahagiaan,juga ada yang melihat dengan rasa iri dan rasa kesedihan...
dan lagi lagi ciuman mereka berakhir karena daheman dari Amel lagi...,( bener bener yaa Amel penganggu๐๐)
mereka melepaskan ciuman mereka...Zee yang merasa malu kini bersembunyi di dada bidan milik Rakka...
berbeda dengan Zee..Rakka hanya tersenyum dan merasa puas dengan apa yang di lakukan dengan istrinya itu...
semua para tamu memberi tepuk tangan...membuat Zee semakin merasa malu...
" apa kamu malu sayang..." bisik Rakka di telinga istrinya...
" pasti malu lah...banyak yang melihat kita ciuman..." kata Zee pelan...
" baiklah..nanti kita lanjut di kamar aja...kan gak ada yang liat... biar kamu gak malu..." kata Rakka membuat Zee melihat Rakka dengan tatapan horornya ...dan Rakka yang melihat istrinya itu hanya tertawa...karena menurutnya istrinya itu nampak lucu...
jangan lupa tinggalkan jejak kakak๐๐๐
__ADS_1