
kini mobil yang di tumpangi rakka dan zee,berhenti di perkarangan rumah milik keluarga damar.
zee keluar dari mobil,senyum terukir di wajahnya saat melihat kedua orang tuannya yang sudah berdiri di teras rumahnya.
"bunda,ayah"teriakan zee,setelah itu dia berlari menghampiri kedua orang tuannya itu.zee langsung memeluk kedua orang tuannya,rakka yang baru keluar dari mobil tersenyum melihat istrinya yang begitu senang saat melihat kedua orang tuannya.
"gimana perjalanannya sayang" tanya ayah damar ke anak bungsunya itu.
"sangat lelah dan menakutkan" kata zee yang masih setia memeluk kedua orang tuanya,hingga rakka berjalan menghampiri mereka.
"zee"kata bunda yang melepas pelukan anak gadisnya itu.
"udah nikah,masih kayak anak kecil aja" kata bunda lagi sambil memberi kode zee dengan matanya.zee langsung melihat ke arah kode yang bunda beri.
"oh,biarpun aku udah nikah.tapi aku masih anak gadis kaliankan"jawab zee yang kembali melihat ke arah bundanya.
"kamu ini" kata bunda yang mengusap pelan rambut anaknya.
"wah ini juara kita akhirnya pulang,selamat ya nak rakka" kata ayah yang memeluk menantunya itu.
"triamakasih yah" kata rakka yang tersenyum karena mendapat selamat dari mertuanya itu.
"iya,ini mantu bunda memang joss" kata bunda yang juga memberi selamat untuk menantunya itu.
"ih kalian,kenapa gak memperhatiakn aku.padahal aku kangen"kata zee yang merajuk,bunda dan ayah cuma bisa geleng-geleng kepala melihat anak gadisnya merajuk.
"udah,ayo masuk dulu.di luar dingin " kata ayah yang mencoba mengalihkan perhatiian karena melihat anak gadisnya merajuk.
"iya iya ayo masuk" kata bunda yang memeluk anak gadinya untuk berjalan masuk.
"oh,dimana abang bun"tanya zee yang sedari tadi tak melihat abangnya itu.
"abangmu masih tugas,katanya besok baru pulang."jelas bunda yang memsuki rumah.
"oh.."kata zee yang tahu jika abangnya itu sibuk
.
__ADS_1
.
.
.
setelah berbincang-bincang dengan keluarga dan zee juga sudah mrnghubungi kakaknya jika dia sudah pulang.kini zee dan rakka sedang berada di kamar milik gadis yang kini sudah menjadi istri itu.
"masuklah"kata zee menyuruh rakka masuk ke mkamarnya.rakka kembali melihat sekeliling kamar itu,iya kamar yang dulu pernah dia masuki.meski cuma sekali.
saat melihat sekeliling rakka melihat ke arah lemari kaca di dekat jendela,dia tersenyum saat melihat apa yang di dalam isi lemari itu.
ya lemari itu berisi boneka minion yang pernah dia berikan untuk istrinya,kenapa hanya dengan melihat boneka itu rakka tersenyum.karena dia tahu boneka pemberiannya itu berbeda dan dia juga tahu jika lemari kaca itu adalah lemari khusus zee.
"kenapa kamu tersenyum?" tanya zee saat melihat suaminya terus tersenyum ke arah lemari yang berisi boneka itu.
"ternyata aku begitu spesial yaa" tanya rakka yang kini melihat istrinya,zee yang tidak tahu maksud suaminyapun bingung.
"maksudnya?" tanya zee bingung
"itu boneka pemberianku kan"tanya rakka dan zee hanya menganggukkan kepalanya.
"bonekanya kamu taruh di situ,berarti aku spesial dong.padahal yang lain di taruh di rak biasa" kata rakka yang membuat zee baru paham apa maksud perkataan suaminya itu.
"oh itu,aku pikir karena tempat itu kosong jadi aku taruh situ.apalagi itu boneka edisi terbataskan" kata zee yang membuat senyum rakka pudar karena perkataannya.
"jadi boneka itu gak spesial" kata rakka pelan tapi masih bisa di dengar zee.
"em itu memang boneka spesial kan,soalnya kamu yang kasih" kata zee yang tahu jika suaminya itu nampak tak senang.
"benarkah,"tanya rakka dengansenyum cerahnya dan langsung meraih pinggang istrinya agar bisa di peluk.
" kamu mau apa?" tanya zee lke suaminya itu.
"meneurutmu" kata rakka dengan senyum devilnya.
"stop" kata zee yang menghentikan aktifitas suaminya yang hendakl memeluknya.
__ADS_1
"kenapa?"tanya rakka yang bingung.
"aku lelah,aku mau mandi" kata zee yang melepas pelukan suaminya itu,tap belum sempat mellepasnya rakka kembali memeluk pinggang istrinya itu.
"kita bisa mandi bersama,sayang" kata rakka yang berbisik di telinga istrinya.
"itu,sepertinya aku mau mandi sendiri" kata zee yang kembali melepaskan peluukan suaminya,dan langsung berlari ke kamar mandi.
dia tahu,jika mandi bersama dia akan tidur semakin malam.berbeda dengan zee,rakka tersenyum melihat tingkah istrinya itu.sebenarnya dia hanya ingin mengerjai istrinya,karena dia juga tahu pasti istrinya itu lelah.
.
.
.
berbeda dengan zee,kini mata amel melebar saat melihat sosok lelaki yang kini dulu selalu di hatinya.oh bukannya dulu,sekarangpun lelaki itu masih saja tersimpan di hati amel.
"boboy al," kata amel pelan,ya orang yang amel lihat sekarang haikal yang kini berdiri di hadapannya.
"mel,lama gak ketemu" kata haikal yang kini berbicara ke amel hingga membuat amel tersadar dari lamunannya.
"oh iya" kata amel yang canggung.
"mel,apa kamu punya waktu,aku mau ngomong" tanya haikal,amel yang mendengar perkataan haikal itu menjadi kebingungan.
"oh " kata amel yang belum selesai,tapi sudah di potong oleh seseoarng.
"sorry,tapiu sepertinya dia gak ada waktu"kata seseorang itu,yang tak lain adalah derren.
.
.
.
.
__ADS_1