
" dari mananya yang gak sopan...? aku ini suami kamu..masak yang aku lakukan ini gak sopan..." kata Rakka yang masih melihat Zee...
" oh iya ya..." kata Zee yang menepuk dahinya dengan tangan dan tersenyum kikuk saat melihat Rakka...
Rakka kembali berjalan mendekati Zee...hingga kini berdiri di depan Zee dan menundukkan tubuhnya..." jadi,apa kita akan..." bisik Rakka di telinga kanan Zee...membuat Zee merasa geli dengan hembusan nafas Rakka....
dengan cepat Zee kembali mendorong tubuh Rakka agar menjauh darinya..." aku mau mandi..." kata Zee turun dari ranjang dan berjalan ke kamar mandi...
" baiklah sayang...silahkan mandi.aku akan menunggumu..." teriakan Rakka membuat Zee menoleh ke arahnya dan menatap tajam..
"dasar cowok mesum.." batin Zee yang menatap Rakka...dan setelah itu masuk ke dalam kamar mandi...
Rakka tertawa melihat wajah Zee yang nampak kesal... " ah gemesnya..." kata Rakka yang berjalan menuju lemari..
.
.
di dalam kamar mandi wajah Zee nampak sudah merah seperti tomat matang...karena merasa malu dengan apa yang di lakukan ya...
" apa dia benar menungguku..." gumam Zee sambil menatap wajahnya di cermin...
" bodo amat lah...gue mau mandi aja..." kata Zee yang hendak melepas gaun yang di pakai...
" aduh ni resleting susah banget di buka sih..." kata Zee yang tangannya mencoba membuka resleting gaunnya...tapi kesulitan...
" masak gue gak mandi...gue capek..." gumamnya yang masih membuka resleting...
" ah...susah banget..." katanya lagi yang sudah mulai kesal...
" gimana bukanya...masak gue harus minta tolong sama Rakka sih..." kata Zee yang kepalanya mendongak ke atas karena berfikir...
" gak bisa...gue cewek dan dia cowok...itu gak baik..." gumamnya lagi...sambil berjalan bolak balik di depan cermin kamar mandi..
" eh tunggu...kalau gak minta tolong dia...masak gue gak mandi sih..." gumamnya lagi yang berhenti melangkah...
" iya gue harus minta tolong dia .." kata Zee yang berjalan dan hendak membuka pintu tapi terhenti...
" gak gak gak...diakan cowok..cowok mesum lagi..." kata Zee berhenti...
" tapi...diakan udah jadi suami gue...jadi gak masalah kali yaa..." kata Zee yang membuka pintu kamar mandi...
Zee sedikit membuka pintu kamar mandi...dan matanya menelusuri ruangan yang luas itu...mencari sosok yang di cari...
mata Zee terhenti saat melihat Rakka yang sedang duduk berselonjoran di ranjang dengan badan bersender di punggung ranjang...
Zee terpesona dengan ketampanan rakka yang kini menjadi suaminya kini...gimana tidak terpesona...Rakka memakai kaos berwarna putih dan celana pendek selutut berwarna navy...yang membuatnya begitu tampan..
"gila... ganteng banget..." batin Zee yang terus melihat Rakka tanpa berkedip...
rakka yang merasa seperti ada yang melihatnya...kini menghentikan aktifitasnya yang mengotak Atik ponsel...dan melihat ke arah kamar mandi...
salah satu sudut bibir rakka naik...saat melihat sosok yang berada di balik pintu kamar mandi...
Rakka meletakkan ponselnya ke sembarang tempat...dia turun dari ranjang dan berjalan mendekati Zee...
Zee yang masih melamun karena membayangkan ketampanan Rakka...hingga dia tak sadar jika Rakka kini sudah berdiri di depannya dan menatapnya...
"ehem..." dahem Rakka membuat Zee tersadar dan kaget saat melihat Rakka sudah berada di depannya...
" ka..kamu ngapain disini..." kata Zee yang gagap..
__ADS_1
" harusnya aku yang tanya...kamu ngapain disini dan kenapa belum mandi..."
" oh itu...em..aku mau ambil baju ganti..." kata Zee yang berjalan ke arah koper dan mengambil salah satu piyama tidurnya...
" a.aku mau ambil ini..." kata zee yang menunjukkan piyama yang di pegangnya...Rakka hanya diam dan terus menatap Zee...
Zee kembali berjalan ke arah kamar mandi...Rakka yang hanya diam dan terus melihat Zee yang sedang berjalan...
"a.aku mau mandi dulu..." kata Zee yang sudah berada di depan pintu...dan Rakka bersandar di dinding dekat kamar mandi...
Rakka hanya diam dan terus melihat ke arah Zee...
Zee hendak melangkahkan kakinya menuju kamar mandi... tapi langkahnya terhenti saat Rakka memegang lengannya.. dan membuat Zee langsung menoleh ke arah Rakka....
" kenapa?"tanya Rakka yang masih menatap Zee..
" ah...gak kenapa Napa kok..." kata Zee berbohong...
" jangan bohong... telingamu merah..." kata rakka membuat Zee terkejut...
" aku gak bohong..."elak Zee...dan Rakka mengerutkan dahinya... Zee yang melihat Rakka menatapnya tajam...nyalinya jadi menciut...
"ya ya ya ..aku bilang..." kata Zee yang akhirnya jujur...dan Rakka hanya diam dan masih menatapnya...
" aku gak bisa buka resleting di gaunku ini... tolong bisa bantuin gak..." jelas Zee yang memelaskan wajahnya...
"gila ..imutnya...." batin Rakka yang tersenyum melihat tingkah Zee...
"Rakka.." panggil Zee..karena sedari tadi Rakka diam saja...
"oh... iya...balik badan..." kata Rakka yang tersadar dari lamunannya... Zee langsung balik badan...dan memunggungi Rakka..
Rakka memegang resleting dan menurunkannya. sontak Rakka terdiam saat melihat punggung putih dan mulus milik Zee...
pikirannya melayang kemana mana...membayangkan betapa indahnya tubuh Zee jika tak memakai apapun...tanpa sadar Rakka menempelkan telapak tangannya di punggung Zee...
rasanya kini pikirannya sudah di penuhi oleh hawa nafsu...apalagi saat dia merasakan adik juniornya sudah menegang...membuatnya ingin sekali melahap gadis yang kini menjadi istrinya itu...
tapi angan angannya runtuh saat dia mendengar Zee memanggilnya...
" Rakka...?" panggil Zee membuat Rakka tersadar dari imajinasinya...
" ah iya..." kata Rakka yang gagap...dan kembali menurunkan resleting gaun Zee hingga ke bawah...
" sudah belum..." tanya Zee yang menengok ke belakang....
" sudah..." kata Rakka yang melepaskan tangan dari resleting gaun Zee..
" makasih..." kata Zee tersenyum ke arah Rakka...membuat Rakka kembali terpesona...
" aku mandi dulu..." kata Zee..
" iya buruan mandi sana....kalau kamu kelamaan disini...habis kamu..." kata Rakka yang berjalan menuju ranjang...
" apa sih...aneh.." kata Zee yang melihat Rakka dan setelah itu masuk ke dalam kamar mandi...
Rakka yang duduk di tepi ranjang langsung menghembuskan nafasnya secara kasar...
" gila...liat punggung dia aja gue udah hory..apalagi kalau liat yang lain..." gumam Rakka yang melihat ke arah pintu kamar mandi...
" gini gini gue juga lelaki normal...gila gila.. sabar yaa nanti malam pasti masuk kok..." kata Rakka yang melihat adik juniornya...
__ADS_1
" gue harus tenang... mending gue tidur aja..." kata Rakka yang naik ke ranjang dan memasukkan tubuhnya di balik selimut...
.
.
sekitar 30 menit Zee keluar dari kamar mandi...dengan memakai piyama bergambar Doraemon...Zee berjalan mendekat ke arah ranjang...
" hah...udah tidur aja...gue kira dia bakalan..." kata Zee membayangkan...
" ah mikir apa sih gue..." kata Zee yang juga naik ke ranjang dan tidur di sebelah Rakka...
Zee memiringkan tubuhnya menghadap ke Rakka...matanya menelusuri setiap sudut fi wajah Rakka...tapi tatapannya terhenti saat melihat bibir milik Rakka yang begitu menggoda...
dengan berat Zee menelan ludahnya...karena dia sudah beberapa kali merasakan bibir yang membuatnya ingin terus merasakannya...
tanpa sadar tangan Zee menyentuh bibir rakka...dan mengusapnya pelan...
"ciptaan tuhan yang sempurna..." batin Zee yang masih mengusap bibir rakka dengan ibu jarinya...
Rakka yang merasakan sentuhan di bibirnya...dengan cepat mencekal tangan Zee yang hendak menjauh...
Zee kaget karena tangannya di cekal oleh Rakka...
" kamu mau menggodaku..." kata Rakka yang memegang tangan Zee tapi masih menutup matanya...
" si...siapa yang menggoda mu...aa.ku cuma..." kata Zee terbata bata...
" cuma apa..." kata Rakka yang kini membuka matanya dan memiringkan tubuhnya menghadap Zee...
" cuma cuma mau mengusir nyamuk yang ada di bibir mu....yaa nyamuk..." elak Zee...Rakka yang hanya tersenyum mendengar elakan Zee...
Rakka tahu Zee berbohong...dia juga mendengar apa yang di katakan Zee...karena dia pura pura tidur...
" aku gak bohong...itu beneran..." kata Zee yang masih mengelak...
dengan cepat Rakka menarik Zee dalam pelukannya...Zee yang merasakan aroma tubuh Rakka yang begitu wangi mint...
" tidurlah...beberapa jam lagi kita harus bangun..." kata Rakka yang memeluk Zee dan memejamkan matanya...
Zee masih diam...rasanya nafasnya ingin berhenti sekarang..
" cepatlah tidur...kalau gak tidur...aku akan meminta hak ku sekarang..." kata rakka yang mengetahui Zee belum menutup mata...
Zee membulatkan matanya setelah mendengar perkataan Rakka...dengan cepat Zee menutup matanya dan membalas pelukan Rakka...
Rakka hanya bisa tersenyum merasakan tingkah mengemaskan istrinya itu....dan tak berapa lama mereka tertidur pulas dengan mimpinya masing masing....
.
.
.
.
.
.
jangan lupa tinggalkan jejak kakak 🤗
__ADS_1
🙏🙏🙏