Pernikahan Terhangat

Pernikahan Terhangat
Chapter 24. -Berita menggemparkan-


__ADS_3

Chapter 24. -Berita menggemparkan-


Besoknya, Alena membuka layar ponselnya dan melihat berita utama paling hot. Dia tersenyum layaknya senyum smirk.


Dia membaca berita itu alinea demi alinea dengan teliti. Sesuai dugaannya, ternyata memang benar.


"Bagus sekali. Seperti dugaan ku, huh, sangat menyenangkan, siang nanti aku akan datang ke perusahaan itu dan membuat dia merasa malu, sangat amat malu!"


Ucapnya Alena tersenyum evil. Tapi berita utama itu bukan hanya satu tapi ada dua.


Isi berita menggemparkan yang pertama : Nona muda Keluarga Grazia mengalami kecelakaan dan masuk ke dalam sungai, jasadnya tidak di temukan dan di percaya sudah tewas di makan binatang buas.


Isi berita menggemparkan kedua : Sangat aneh!! Pewaris keluarga Sanjaya menghilang begitu saja setelah beberapa saat kecelakaan yang menimpa nona pertama. Apa di balik semua ini!?


Alena tertawa jahat, tiba tiba pintu kamarnya di ketuk oleh seseorang, dia menghentikan tawanya dan mengalihkan pandangannya ke arah pintu kamar itu.


"Masuklah, tak di kunci."


Teriak Alena dari dalam kamar, kemudian pintu itu terbuka dan seseorang masuk ke dalam kamar itu.


"X, ada apa kau kemari? Apa ada hal penting?"


Tanyanya Alena seraya mematikan ponselnya itu.


"Berita tentang Kecelakaan yang menimpamu sudah ramai di bicarakan massa, tapi apa yang akan kau lakukan selanjutnya?"


Ucapnya X berbalik bertanya.


"Aku akan bersandiwara dengan cara datang ke sana. Lihatlah nanti..."


Jawabnya Alena tersenyum Smirk. X tersenyum bangga pada adiknya itu.


"Kalau begitu, ayo kita turun. Mereka semua sudah berada di meja makan untuk sarapan."


X berlalu pergi setelah mengatakan itu. Alena mengikuti X sampai akhirnya mereka tiba di meja makan untuk sarapan bersama.

__ADS_1


"Alena, lama sekali. Kami hampir mati kelaparan."


Ketus Helena sebal.


"Maaf, siapa juga yang menyuruh kalian menunggu ku?"


Ketus Alena balik, Helena terdiam, dia berfikir sejenak.


"Ahhkkkk!! ya sudahlah, ayo makan semuanya!"


Ucapnya Helena dengan kesal. Alena duduk di sebelah X.


Setelah semuanya selesai, Alvin dan Aluna pergi ke ruangan tengah untuk bermain, sementara yang lainnya masih di dapur.


"Alena lihat ini, konferensi pers yang di siarkan langsung dari perusahaan AG Company."


Ucapnya Helena seraya menyodorkan ponselnya. Sementara yang lain melihat berita itu dari ponsel mereka masing masing.


*Perusahaan AG Company, Acara : Konferensi pers pemegang perusahaan.


"Tuan Sanjaya, bagaimana ini? Apa yang anda lakukan? Nona pertama sudah meninggal sementara tuan muda kedua menghilang tanpa jejak. Apa yang akan anda lakukan?"


"Aku sangat terpukul dengan kematian putri sulungku, dan apalagi setelah kematian putri sulungku, putra ku satu satunya menghilang tanpa jejak."


Jawabnya Tn. Bram seraya mengeluarkan air mata buayanya itu.


"Ny. Sanjaya, bagaimana dengan anda? bagaimana pendapat anda mengenai insiden ini?"


Tanyanya wartawan lain kepada Ny. Rika.


"Hiks,,, Aku sangat sedih. Kedua anakku menghilang tanpa jejak sedikitpun. Hiks..., Seharusnya aku yang mati tercebur dalam sungai itu."


Dalihnya Ny. Rika berpura pura sedih.


Tiba tiba saja tring!! Tring!!! Tring!!

__ADS_1


Notifikasi hp mereka berbunyi dengan bersamaan. Apa yang terjadi?


Mereka membuka pesan itu.


From Unknown (quez X devil's) : Pembunuhan berencana. Kasus kecelakaan putri pertama Keluarga Grazia bukanlah sebuah kecelakaan namun memang sudah di rencanakan. Semua bukti tertuju pada Tn. Sanjaya dan Ny. Rika yang berniat menguasai seluruh kekayaan keluarga Grazia. Dan di balik kasus hilangnya tuan muda Keluarga Sanjaya, adalah kasus penculikan yang di lakukan seseorang. Semua bukti tertuju pada Kakak kandung dari Arnon Sanjaya, Rara Riani. Dia nekad menculik adiknya karena perebutan harta warisan.


Sangat di ketahui jika nona pertama dan tuan muda ke tiga sangat akrab, sangat tak mungkin jika Tuan muda ketiga terlibat dalam Kecelakaan yang menimpa nona Pertama. Jika semua kekayaan Grazia jatuh pada tangan Tn. Sanjaya dengan kematian nona pertama dan tentu hak waris itu akan jatuh ke tangan tuan muda ketiga setelah Tn. Sanjaya pensiun. Dengan itu, Kakaknya, Rara Riani merasa Cemburu karena sang adik yang mendapatkan harta dari semua kerja kerasnya, makanya dia menculik sang adik juga.


Mereka semua yang membaca itu ternganga kaget. Sangat amat tak percaya dengan apa yang di lakukan oleh keluarga itu dengan amat sangat licik.


"Apa benar yang di katakan oleh Unknown (quez X devil's)."


"Sangat tak berperasaan. Membunuh anak sendiri demi harta!"


"Sungguh! Pembunuhan keluarga."


Terlihat jika wajah Tn. Bram cemas dan keringat dingin Mulai bercucuran, sementara ny. rika pingsan karena kaget melihat berita yang beredar itu. Tak perlu waktu lama, berita itu menjadi berita ter-hot di media.


"I-Ini... Aku bisa menjelaskan. Tolong kalian jangan pergi dulu."


Ucapnya Tn. Bram yang mencoba menghentikan langkah para wartawan yang bubar dengan desas desus yang di bawa olehnya


*Rumah Helena Pov.


"Huh..., Sepertinya harga saham perusahaan itu akan turun drastis!"


Ucapnya Helena, tapi Alena dan X tersenyum evil bersamaan.


"Apa kau yang melakukan semua ini?"


Tanya Alena tanpa mengeluarkan suara.


"Menurutmu?"


Ucapnya X seraya mengeluarkan suara. X tersenyum evil dan Alena tahu bahwa x yang sudah melakukan semua itu.

__ADS_1


"Berita menggemparkan. Semua nama keluarga itu tercoreng kecuali Kakak dan aku!? Sangat bagus!"


Ucapnya Arnon tersenyum. Tentu dia tersenyum, akhirnya dendam nya terbalaskan. Dendam selama ini karena terus di banding bandingkan dan akhirnya nama baik kakak kandungnya itu tercoreng.


__ADS_2