Pernikahan Terhangat

Pernikahan Terhangat
Chapter 53. -Keributan-


__ADS_3

Sesampainya di mansion keluarga Wilson, Arga langsung saja masuk tanpa menurunkan Alena terlebih dahulu. Dia membawa gadis itu ke dalam sebuah kamar yang sangat besar. Kamar itu memanglah kamar utama untuk Arga dan Istri Rahasia itu.


Arga melempar Alena dengan kasar ke atas ranjang. Gadis yang terlempar itu nampak ketakutan setengah mati. Badannya bergetar dan mungkin ia melupakan bahwa dirinya harus menggoda Arga bagaimana pun caranya. Tapi pada saat Tuhan membantunya, dia malah menolak.


"Apa yang akan kau lakukan?" Tukasnya Alena yang memberanikan diri untuk bertanya. Pria yang sedang berdiri di tepi ranjang itu terlihat senang dengan senyuman smirk yang merekah lebar.


Tanpa basa basi Arga menindih tubuh Alena dan mengunci pergerakan gadis itu. Nafsunya semakin memuncak saat dia membuka beberapa kancing baju Alena. Dua gunung kembar itu nampak sangat menggiurkan bagi laki-laki.


Saat hendak mencium dua gumpalan kembar itu, tiba tiba seseorang mengetuk pintu kamar.


Tok..!!! Tok...!! Tok...!


Ketukan pintu semakin lama semakin kasar. Arga yang geram dengan itu langsung keluar untuk memeriksa sementara Alena hanya bisa menelan ludahnya lega. Nafasnya yang terputus-putus itu kembali menyambung perlahan-lahan.


"Sayang..." Ucapnya seorang wanita yang membuat Alena terduduk dari posisinya. Dia mengancingkan kancing yang telah di buka paksa oleh Arga. Tapi sayangnya, pakaian itu sudah tak layak di pakai, Alena melihat sekeliling dan menemukan sebuah pakaian wanita yang sangat bagus, bisa di katakan bahwa gaun itu sangat amat mahal. Dia mengambil pakaian itu dan memakai nya.


Sementara di luar, "Pergi kau sialan!" Usirnya Arga dengan kasar. Alena sangat penasaran dengan siapa yang datang menemui si mesum itu. Alena keluar kamar dengan keada acak acakan karena bagaimanapun dia telah banyak memberontak.


Gadis itu melihat siapa yang berdiri di depan Arga. Wajah dan perawakannya tak asing baginya. "Jenny!" Pekiknya Alena tanpa bersuara. Lantas, Jenny langsung mengalihkan pandangannya pada Alena.

__ADS_1


Dia mengerutkan keningnya dalam dalam. "Dasar Pel*c__" Belum sempat ia menuntaskan perkataannya, tiba tiba saja sebuah cap lima jari menempel di wajahnya.


Plakkk!!


Tamparan keras yang di lontarkan Arga tak dapat di hindari oleh gadis malang itu. Jenny kemudian memegangi pipinya yang terasa panas dan sakit. Jika gadis itu berada di dekat cermin, mungkin saja pipi nya yang sudah bengkak dan memerah itu dapat terlihat dengan jelas.


"Jaga bahasamu. Ini adalah rumahku!" Tegasnya Arga mengancam Jenny, tapi saat ia hendak melontarkan satu tamparan lagi, aktifitas nya terhenti karena seseorang.


"Ini adalah rumahku!" Serunya seseorang yang membuat Arga menolehkan kepalanya. Wanita paruh baya dengan pakaian mewah exclusive berbulu datang dengan sangat anggun.


"Mama!" Tukasnya Arga memekik. Ternyata wanita itu adalah Ny. Wilson yang terkenal dengan keanggunannya. Alena sempat ternganga tak percaya bisa bertemu dengan Ny. Wilson.


"Eh... Itu tidak benar, Tan. Sebenarnya Ara lah yang mencoba membunuhku. Ara yang menyebabkan semua nya..." Tukasnya Jenny membela diri. Arga yang merasa geram dengan tindakan Jenny itu hendak membuka suara, tapi sayangnya, Ny. Wilson menghentikan itu.


"Diam! Arga cepat menikahlah dengan Jenny. Dan apa apaan lagi kau ini? Kenapa kau membawa Pel*cur Seperti dia?" Bentaknya Ny. Wilson dengan suara satu pitam lebih tinggi dari Arga.


"A_Aku bukan pel*cur!" Bantahnya Alena yang tak terima karena dirinya di sebut sebagai pel*cur oleh Ny. Wilson.


"Sampai aku matipun, aku tak Sudi menikah dengan wanita busuk itu!" Sembari menunjuk Jenny dengan jari telunjuknya itu, dia membentak balik sang Ibu.

__ADS_1


Ny. Wilson hanya mengerutkan keningnya dalam, dan tak merasa tersentak sedikitpun karena dia sudah terbiasa dengan nada tinggi Arga. "Jaga bicaramu Arga!" Peringatan untuk Arga terucap dari mulut Ny. Wilson.


"Kenapa kau tak mau menikah dengan Jenny?" Tanyanya Ny. Wilson dengan amarah yang memuncak. Tapi di keadaan lain, Arga merangkul Alena dengan erat lalu berkata, "Dia..."


Mata Ny. Wilson dan Jenny langsung terbelalak dan Alena pun tak jauh terkejutnya dari Ny. Wilson dan Jenny. Dia sempat tak percaya jika dirinya di akui sebagai istri dari orang terkaya se-asia.


"Apa yang kau lakukan?" Tanyanya Alena tanpa bersuara, ia hanya memberikan kode saja pada lelaki yang merangkulnya itu. "Kau memang istriku, Baby!" Jawabnya Arga sembari mengedipkan sebelah matanya.


Wanita paruh baya itu mengernyitkan dahinya, "Ini istrimu?" Ejeknya Ny. Wilson sembari menatap jijik Alena, "Apa hebatnya dia? Bahkan secuil kukupun tak pantas di banding bandingkan dengan Jenny." Sambungnya.


Senyuman smirk Arga merekah lebar, "Tapi lihatlah dia..., Dia adalah istri Arga Wilson, yang harga bajunya saja setara dengan saham Keluarga Frank." Jawabnya Arga yang membuat Ny. Wilson merasa terpojokkan.


"Arga Wilson, kau bisa merendahkan diri ku! Tapi jangan kau bawa bawa keluarga ku!" Teriaknya Jenny yang tak terima jika Arga merendahkan Keluarga besarnya.


"Kau merendahkan istriku, mengapa aku tak merendahkan mu juga?" Balasnya Arga dengan tatapan sinis yang melekat pada wajah kesalnya Jenny.


"Dia hanya Pela__" Ucapan jenny terpotong karena tiba tiba saja dirinya merasa dalam bahaya besar. Jenny mengalihkan pandangannya pada sebuah benda dingin yang menempel di dadanya. Ternyata itu Arga yang menodongkan pistolnya.


"Pergi atau mati?" Ancamnya Arga dengan mata yang menatap tajam Jenny. Gadis itu langsung pergi meninggalkan tempat beserta dengan Ny. Wilson dalam keadaan ketakutan.

__ADS_1


__ADS_2