Pernikahan Terhangat

Pernikahan Terhangat
Chapter 82. -Selesai-


__ADS_3

Keadaan diluar gedung persidangan lebih kacau dari sebelumnya. Para reporter dan massa itu mengamuk. "Lepaskan Nona Wilson! Seharusnya Jenny Frank lah yang dipenjara!" teriak mereka semua dengan lantang. Mereka melempari batu barang yang ada disana.


"Dasar hukum buta! Yang tidak bersalah dipenjara sementara dalangnya bebas! B*ngs*t!" Semua orang beramai-ramai memaki jenny dan hukum. Ditengah-tengah keributan seperti itu, helikopter datang.


Tanpa mendarat terlebih dahulu, orang yang ada didalamnya melompat kebawah dan mendarat dengan sempurna. "Keparat!" ucap si hakim. Orang yang melompat dari helikopter itu adalah Marquez. "Lepaskan Nona Wilson, aku membawa tersangka sesungguhnya!" ucap Marquez sembari membawa Jenny yang sudah terkulai darah dengan luka dimana-mana.


Si hakim melirik Jenny yang sudah tak berdaya. "Apa yang sebenarnya terjadi?" tanya Alena kebingungan. Marquez mengacak-acak rambut Alena layaknya seorang kakak yang gemas pada adiknya. "Berita kebenaran tentang liciknya Jenny sudah tersebar. Tidak perlu takut!" balas Marquez.


"Cepat mengaku kau! Suruh orang suruhan mu ini untuk melepaskan Ara!" teriak Marquez dengan sikap 180° berbeda dengan yang tadi. Jenny mengangguk memberikan isyarat pada bawahannya untuk melepaskan Ara. "Ka-kalau begitu, kasus ini tidak perlu di perpanjang lagi." kata si hakim bergemetar.

__ADS_1


"Cepat ringkus orang-orang yang membuat berita palsu bahwa Ara Wilson melakukan penembakan dengan sengaja tanpa alasan!" lantang Arga pada bawahannya. Semua orang yang terlibat dengan Jenny diringkus dan langsung di masukan kedalam jeruji besi.


Namun berbeda dengan Jenny, Arga lebih memilih untuk mengasingkan Jenny dipulau terpencil. "Mampus kau keparat!" ucap Arga, sinis. Kasus ini akhirnya selesai. "Ara, apa kau sudah setuju untuk pergi bersamaku?" tanya Zhuge Liang secara tiba-tiba.


Ara langsung saja mengangguk. Ia berfikir untuk apa tinggal dikediaman Wilson yang hampa tanpa kasih sayang. Ya... Meski Arga sudah menyayangi sekarang, namun dengan adanya Dita yang menjadi saingan, itu akan menjadi lebih sulit.


Namun saat Zhuge Liang dan Ara pergi meninggalkan tempat itu secara tiba-tiba dengan memasuki helikopter pribadi milik bangsawan China, membuat mimik wajah Arga terlihat berat untuk melepaskan Ara. "Apa kau tidak akan membawa barang-barang mu!?" tanya Arga.


Ara menoleh kebelakang, lalu menjawab, "Tidak. Barang-barang ku yang berada di kediaman Wilson membuatku mengingat masa lalu yang kelam. Aku akan membuka lembaran baru dengan tempat tinggal baru dan barang-barang baru."

__ADS_1


Jeder! Bagai tersambar petir disiang bolong, ucapan Ara begitu menusuk. Namun itu adalah kebenaran yang harus di terima. "Simpan saja. Suatu saat, aku akan kembali." ucap ara sembari menggandeng tangan Zhuge Liang masuk kedalam helikopter.


Helikopter itu perlahan-lahan meninggi dan menjauh. Kini kasus Ara sudah selesai, sekarang tinggal rahasia apa dibalik foto-foto ny.natalia.


Arga memeluk tubuh istrinya membuat Marquez merasa cemburu. "Ayo pulang. Mungkin anak-anak sudah berada di rumah," ajak Alena dengan senyuman bahagianya.


Kedua sejoli itu pergi meninggalkan Marquez sendirian. Saat Marquez hendak pergi, ia menemukan sebuah foto. Lebih tepatnya foto ny. Natalia, bayi Alena, dan seorang anak lelaki kecil yang ia kenali.


"Boss, apa kita akan pergi sekarang?" tanya Sean pada Marquez yang masih terdiam ditempatnya. "Tidak. Sepertinya aku harus berada disini beberapa waktu lagi untuk kebenaran yang akan terungkap" jawab Marquez.

__ADS_1


__ADS_2