
Waktu istirahat telah berakhir, dan semua karyawan dan karyawati yang ada di gedung kantor ini sudah menempati posisi mereka masing-masing dan mereka semua mulai kembali bekerja.
Jarum jam terus bergerak dan tidak terasa kini jam sudah menunjukan pukul 15:30 WIB yang menandakan bahwa jam kerja semua pegawai telah berakhir, akan tetapi ada beberapa pegawai yang masih berkutat dengan pekerjaan mereka, karena hari ini mereka harus lembur menyelesaikan pekerjaan mereka yang belum rampung di kerjakan.
Sedangkan Puryani sudah keluar dari dalam gedung perusahaan ini, bahkan kini Puryani sudah berjalan melewati pintu gerbang utama, tadi pagi Puryani di kasih tahu oleh Tante Kim bahwa Tante Kim akan menjemput Puryani di dekat halte bus sebelah barat, akhirnya Puryani mulai berjalan ke arah barat, dan mencari halte bus yang di maksud.
Setelah menunggu 4 menit di halte itu, tiba-tiba ada pesan masuk dari Tante Kim yang mengabarkan bahwa dia tidak bisa datang menjemput Puryani.
"Sayang, maaf yah, hari ini Tante tidak bisa menjemput kamu" pesan dari Tante Kim
__ADS_1
"Terus aku pulangnya bagaimana Tante?" balas Puryani
"Tenang aja, Tante sudah minta Ha Neul untuk mengajakmu pulang bersama dengannya hari ini" balas Tante Kim
Belum sempat Puryani membalas pesannya Tante Kim, tiba-tiba saja smartphone milik Puryani mati karena kehabisan baterai.
"Yah" ucap Puryani saat mendapati smartphonenya mati secara tiba-tiba, aslinya sih bukan mati secara tiba-tiba, sebenarnya dari tadi sudah ada peringatan bahwa baterainya lemah, akan tetapi karena Puryani tidak bawa charger atau power bank, akhirnya smartphone miliknya tidak bisa di isi ulang daya baterainya.
Satu jam telah terlewati, akan tetapi tanda-tanda-tanda kemunculannya mobil Ha Neul belum terlihat sama sekali, Puryani sudah merasa jenuh menunggu kedatangannya Ha Neul, di tambah lagi dari seberang jalan ada sebuah mobil hitam yang sedang terparkir, dan kaca pintu mobil mereka sedikit terbuka atau lebih tepatnya kacanya di turunkan setengah.
__ADS_1
Puryani bisa melihat bahwa di dalam mobil hitam itu ada 3 orang laki-laki yang berpakaian aneh seperti pakaian-pakaiannya para penjahat di dalam sinetron, yang memakai pakaian serba hitam serta di lengkapi oleh topi dan masker yang membuat wajah mereka tidak terlihat dengan jelas.
Sebenarnya Puryani merasa sedikit bergidik ngeri ketika melihat orang-orang di dalam mobil itu, awalnya Puryani berprasangka baik terhadap mereka, mungkin saja mereka hanya sedang istirahat saja di sana atau mungkin sedang menunggu seseorang, akan tetapi lama-kelamaan prasangka baik di dalam pikirannya Puryani semakin memudar karena mobil itu tidak bergerak sedikitpun dari sana sejak tadi, bahkan orang-orang di dalam mobil itu seperti sedang mengawasi Puryani dari jauh.
Puryani menenangkan dirinya bahwa dirinya jangan terlalu GR, mana ada orang yang mau memperhatikan orang jelek sepertinya, tapi tiba-tiba terlintas pikiran yang buruk di kepalanya Puryani.
"Jangan-jangan mereka penculik yang suka nyulik anak-anak orang kaya" ucap Puryani dalam pikirannya
"Haduuuuuh gimana ini" ucap Puryani panik karena melihat orang-orang di dalam mobil itu mulai keluar dari dalam mobilnya, dan kini sedang menyebrang ke arahnya Puryani.
__ADS_1
"Aku harus segera pergi dari sini" ucap Puryani panik
Dan saat Puryani beranjak berdiri dari duduknya, orang-orang mencurigakan itu semakin mempercepat langkahnya, Puryani-pun tidak mau kalah, dia langsung berlari meninggalkan tempat itu, dan ketiga orang asing itu juga mulai berlari mengejar langkah kakinya Puryani.