PUTRI YANG TERSISIH

PUTRI YANG TERSISIH
53. kabar


__ADS_3

Memang benar, selama sebulan saat mereka selesai melakukan pertemuan rutin para petinggi istana. Raja Christopher dan para bawahan bawahannya selalu saja mencari solusi untuk permasalahan gandum ini. Tapi sampai sekarang, dan sudah sebulan berlalu masih belum menemukan titik terang.


Mendengar penuturan Sang putra mahkota, Raja Christopher menggalang-gelengkan kepalanya pertanda apa yang disampaikan oleh putranya tidak benar. Pangeran Juan yang melihat reaksi sang ayah mendadak menjadi cemas kemudian kembali bertanya.


"Lalu apa yang menjadi penyebabnya yah..!!" Seru pangeran Juan lagi. Kali ini ia harus tahu Apa masalah yang dipendam oleh sang ayah. Apalagi masalah tentang adik bungsunya akhir-akhir ini menjadi perhatian khusus bagi mereka. Mereka tak henti-hentinya berdoa siang dan malam agar sang adik bungsu dapat mengandalkan Mereka lagi dan kembali ke pangkuan mereka.


"Huf... Ayah baru saja mendapatkan kabar dari kerajaan Merkurius. Raja Robert mengatakan bahwa adikmu sudah sebulan ini tak terlihat berkeliaran di kerajaannya. Bahkan pangeran William yang notabenenya selalu memperhatikan adikmu Kini tak lagi melihat keberadaan adikmu di sana. Ayah khawatir terjadi apa-apa dengan adikmu. Bisakah kamu dan ke salah satu adikmu pergi ke kerajaan Merkurius untuk memastikan berita ini. Sungguh ayah benar-benar sangat khawatir dengan keadaan adikmu di sana." Ujar Raja Christopher dengan suara yang lirih.


Belum lagi Mereka dapat menemukan dan diberi kesempatan untuk memaafkan atau dimaafkan, kini Putri mereka hilang kembali dan tidak tahu di mana rimbanya. Mendengar penuturan sang ayah, pangeran Juan langsung membulatkan matanya mendengar informasi itu.


"APA !!" Teriak pangeran Juan tanpa sadar. Tapi seketika ia menormalkan ekspresinya. Kemudian berdehem sejenak untuk menghilangkan kecanduan yang tidak sengaja muncul di antara mereka.


"Hm.. maaf yah.. aku tidak bermaksud seperti itu..!" Ujar pangeran Juan dengan lirih.


Ia kembali memikirkan penuturan ayahnya yang mengatakan bahwa adik tercintanya kini tak berada lagi di kerajaan Venus. Itu juga dikuatkan dengan pernyataan bahwa pangeran William pun yang sering mengikuti ke mana Putri Amelia pergi kini tak lagi mengetahui keberadaan sang adik.

__ADS_1


"Lalu apa yang harus kita lakukan yah..??" Tanya pangeran Juan dengan lesuh. Kini otaknya tak lagi bekerja untuk berpikir. Mendengar sang adik kembali menghilang dari pandangan dan pengawasan mereka membuat dirinya syok dan tak bisa lagi berkata-kata.


"Entahlah pangeran... Ayah juga bingung harus bersikap seperti apa.. pasti adikmu saat ini sedang berusaha untuk menghindari kita." Ujar Raja Christopher menebak apa yang ada di pikirannya.


Pastilah salah satu alasan Putri Amelia kembali menghilang dari pandangan mereka yaitu karena keberadaannya telah ditemukan oleh keluarganya.


Tapi kenapa harus seperti itu.? Apakah putrinya benar-benar tak menginginkan keluarganya lagi ? Ataukah putrinya sudah sangat kecewa tentang perlakuan mereka.? Beberapa resepsi muncul di kepala Raja Christopher. Jika memang seperti itu, maka pasti mereka akan sangat sulit untuk menaklukkan dan menemukan keberadaan putrinya lagi.


"Baiklah kalau begitu yah..!! Aku dan pangeran Carlos akan segera ke kerajaan Merkurius untuk mengkonfirmasi-informasi ini. Bila perlu kami akan mencarinya di sana sampai ketemu." Ujar pangeran Juan dengan ekspresi mata yang berkaca-kaca.


"Yah pergilah bersama adikmu.. tapi kalau untuk mencari keberadaan adikmu kamu pertimbangkan saja di sana nak... Ingat kalian juga harus menjaga keselamatan kalian, dan juga ingat dirimu adalah putra mahkota apapun masalah yang ada di luar kamu harus menyikapinya dengan bijak dan Arif." Ujar Raja Christopher tak lupa menyelipkan sepenggal nasehat kepada putranya itu. Pangeran mahkota pun langsung menganggukkan kepalanya mengerti.


"Baik ayahanda. Ananda mengerti. Doakan juga agar kami dapat menemukan Putri Amelia secepatnya dan doakan juga agar pencarian kami lancar, dan saat bertemu adik mau ikut bersama dengan kami." Ujar pangeran Juan seolah merasa putus asa dengan pencariannya kali ini. Tidak ada yang dapat ia lakukan selain meminta pertolongan doa dari sang ayah. Ya walaupun itu mustahil untuk meyakinkan adiknya kembali, tapi tidak ada salahnya untuk mencoba.


"Ya nak pergilah dan berhati-hatilah." Setelah itu pangeran Juan pun langsung pamit undur diri keluar dari ruang kerja sang ayah. Kemudian langsung mengutus pengawal bayangannya untuk meminta pangeran Carlos menemuinya di kediamannya.

__ADS_1


***


Sementara itu, Putri Alice terus saja menempeli pangeran Cristiano. Ia tidak percaya setelah para pangeran kembali dari perbatasan untuk menyelesaikan pemberontakan itu, ia malah mendapatkan sifat kakak-kakaknya sudah tak seperti dulu Bahkan mereka tak lagi memperdulikan dirinya. Namun ia tidak mau menyerah, Ia pastikan akan mendapatkan kasih sayang mereka lagi dan menyingkirkan Putri Amelia sejauh-jauhnya dari kerajaan Venus ini.


"Kak, Aku mau kakak menemaniku jalan-jalan hari ini ya... Kita kan udah lama nggak jalan-jalan bareng. Kakak semua setelah kembali dari perbatasan malah mengacuhkan ku.." ujar Putri Alice dengan wajah yang dibuat sendu. Tentu saja itu hanya sebatas kepura-puraan untuk menarik perhatian kakak-kakaknya. Tapi sekali lagi pangeran Cristiano tak memperhatikan dan memperdulikan Putri Alice.


" Kak !!! Kakak sebenarnya Kenapa sih ?? Dulu juga Kakak tidak pernah seperti ini terhadap Alice... Tapi kenapa sekarang kakak malah berubah.." ucap Alice dengan ekspresi merajuk. Lagi-lagi tentu saja itu hanyalah sebuah kepura-puraan saja. Pangeran Cristiano menghela nafasnya dengan gusar. Jujur saja selama ini ia sudah sangat merasa jengah. Putri Alice selalu menempelnya seperti perangko. untung saja, mereka sudah mengetahui belangnya, kalau tidak pangeran Cristiano pasti akan luluh.


"Putri. Saat ini aku sedang sibuk..!! Bisa tidak kamu diam dan Jangan menggangguku. Kamu cari kesibukan lain lah..!!!" Ujar pangeran Cristiano dengan ketus dan sedikit rasa malas. Mendengar penuturan pangeran Cristiano. Putri Alice langsung memanyunkan bibirnya sepanjang 5 cm.


"Cih !! Kakak selalu begitu padaku !! Apakah kakak tidak pernah merindukanku lagi.." ujar Putri Alice sambil memasang wajah yang imut. Putri Alice juga mengedip-edipkan matanya dengan cepat bertingkah centil seperti itu. Ia pikir pangeran Cristiano pasti akan luluh terhadapnya.


"Cih... Tidak usah kecentilan seperti itu.!! Sebaiknya kamu cari kesibukan lain dan jangan pernah menggangguku. Karena sekarang saya tidak ingin diganggu olehmu paham !!" Ujar pangeran Cristiano lagi dengan ekspresi dinginnya dan juga datar. Pancaran sinar kasih sayang yang terus ia pancarkan dari raut wajahnya kini tak terlihat lagi.


Setelah mengatakan kata-kata itu, pangeran Cristiano langsung bergegas meninggalkan Putri Alice yang masih setia dengan wajah imutnya itu. Melihat pangeran Cristiano berlalu seperti itu, Putri Alice langsung menghentakkan kakinya dan mencibir.

__ADS_1


"Iiihhhhh....!!! Kenapa sih jadi seperti ini !!! Bikin kesel aja..!!" kesal Putri Alice sambil menghenta-hentakkan kakinya karena tidak terima ditinggalkan begitu saja oleh pangeran Christiano.


__ADS_2