
Di sana juga Putri Amelia melihat semua warga mengenakan pakaian yang telah diberikan kemarin. Tampak tampilan mereka begitu aneh karena dipengaruhi oleh rambut mereka. Yang mana laki-laki dan perempuan sama-sama berambut panjang dan menjulang ke atas.
Sementara yang gagah dan tampan hanya si kembar harimau dan si Alen. Karena mereka telah menyesuaikan penampilan mereka jauh-jauh hari sebelumnya. Setelah Putri Amelia sampai di lokasi tersebut dan langsung disambut antusias oleh para warga.
"Apa yang akan kita lakukan selanjutnya nona ?Kami semua sudah siap.." ujar salah satu tabib yang merasa nyaman dengan pakaian tersebut karena tidak merasa ribet. Putri Amelia pun mengeluarkan speaker speaker yang telah disambungkan secara otomatis dalam bluetooth-nya.
"Alen dan kalian kembar. Tolong letakkan speaker-speaker ini di sudut-sudut lapangan, dan juga bapak-bapak tolong bantu untuk memindahkan." Ujar Putri Amelia sekaligus meminta tolong kepada para warga, agar pekerjaan Alen dan si kembar harimau pun cepat selesai.
Sementara pangeran William yang memang merasa awam terhadap semua ini, hanya mampu menunggu perintah saja dari wanita pujaannya.
Namun nyatanya Putri Amelia sama sekali tak meminta tolong kepadanya. Karena Putri Amelia tahu bahwa seorang pangeran tak pantas melakukan hal yang seperti itu.
Akhirnya pekerjaan pindah memindahkan speaker itu pun selesai. Dengan semangatnya sebelum mereka memulai olahraga tersebut, Putri Amelia terlebih dahulu mengajak para warga untuk membuat barisan yang rapi dan berjarak agar tidak membuat pengap. Kemudian mengajak mereka untuk melakukan pemanasan pemanasan kecil sebelum akhirnya mereka masuk dalam inti olahraga.
Putri Amelia memulai dari kepala. Dengan menghitung 1 sampai 8 Putri Amelia akan mengganti dengan gerakan lain. Sampai akhirnya semua persendian Mereka terasa tidak kaku lagi. Dan saat itulah Putri Amelia memutar sebuah lagu yang akan mereka jadikan sebagai pengiring senam mereka.
"Bapak-bapak ibu-ibu semuanya. Karena kita tadi sudah melakukan pemanasan, sekarang kita akan masuk langsung pada gerakan olahraga kali ini. Di sini Saya berdiri bersama dengan teman-teman saya yang lain jadi bapak dan Ibu bisa mengikuti gerakan kami dari sana. Kita mulai sekarang ya..." Ujar Putri Amelia dengan menggunakan pengeras suara.
__ADS_1
Mereka yang melihat benda aneh dapat mengeluarkan suara yang besar berkali-kali lipat tentu saja terkejut. Tapi ini bukan saatnya bagi mereka untuk bertanya.
Putri Amelia pun langsung memutar sebuah musik dan memulai gerakannya. Para warga yang melihat dan merasa aneh dengan gerakan tersebut hanya mampu menikmatinya saja dan mengikuti setiap gerakan yang dilakukan oleh Putri Amelia.
Terlihat para warga begitu bersemangat mengikuti olahraga tersebut, sampai semua para warga merasa keringat mereka bercucuran, namun tak memupuskan semangat mereka untuk terus bergerak.
"Pertama kali melakukannya begitu sulit.. tapi juga sangat menyenangkan. Jarang-jarang kita merasakan keringatan seperti ini." Ujar salah seorang bapak-bapak yang masih setia mengikuti gerakan Putri Amelia dan teman-temannya.
"Kamu benar. Biasanya kalau sudah berkeringat dan menggerakkan tubuh seperti ini, tidur kita akan nyenyak dan bangun dengan badan yang lebih segar. Ya walaupun akan banyak yang pegal-pegal karena baru pertama kali melakukannya." Timpal seorang bapak-bapak lagi.
"Alangkah baiknya tidak usah dihentikan kegiatan ini ya... Jarang-jarang kan kita berkumpul semua dan melakukan gerakan seperti ini tiap pagi. Mending bicarakan saja kepada nona ini untuk mengajarkan kita mengenai gerakan ini, jadi kita bisa mandiri melakukannya." Usul yang lain.
Dan itu pun merupakan salah satu kesan tersendiri bagi mereka. Agak dua jam mereka melakukan kegiatan tersebut, akhirnya Putri Amelia dan kawan-kawannya selesai. Musik pun ikut berhenti. Kemudian Putri Amelia langsung menghadap ke arah para warga dan berbicara.
"Bapak-bapak ibu-ibu. Berhubung waktu dan matahari sudah panas, jadi kita akan menghentikan aktivitas kita hari ini sampai di sini. Nanti kita bisa melanjutkan di lain waktu. Bapak-bapak ibu-ibu jangan pulang dulu karena saya dan teman-teman saya sudah menyiapkan beberapa cemilan dan minuman untuk dinikmati bersama-sama." Ujar Putri Amelia dengan penuh kesopanan.
Sementara pangeran William sudah terengah-engah sejak tadi akibat melakukan pergerakan itu. Aktivitas seperti yang mereka lakukan saat ini memang tidak pernah dilakukan di zaman ini. Jadi pangeran William orang yang dikenal kuat dan ganas itu tentu saja harus ikut menyesuaikan diri.
__ADS_1
(hah !! hos~hos~ gerakan ini sangat sulit. gerakannya lebih mudah ketika di Medan perang.) batin pangeran William mengeluh. keringat di dahinya bercucuran. sungguh, pangeran William belum pernah merasakan sensasi seperti ini.
Setelah itu dengan cepat, Putri Amelia dan teman-temannya mengeluarkan minuman kemasan yang berasal dari zaman modern yang mereka ambil dari ruang dimensi.
Di sana kemasannya berupa botol Aqua dengan minuman yang manis di dalamnya, juga beberapa cemilan atau makanan ringan yang mereka bagikan. Semua orang begitu antusias melihat semua itu. Apalagi tampilan atau bentuk kemasan dari makanan tersebut terasa asing bagi mereka.
"Minuman dan makanan apa ini nona...?? Kelihatannya begitu enak dan menggugah selera..." Ucap salah seorang ibu-ibu ketika gilirannya mengambil makanan tiba. Putri Amelia pun tersenyum menanggapi pertanyaan Ibu tersebut.
"Ini adalah kue donat dan roti gabus, sementara minuman ini adalah teh pucuk yang berasal dari bubuk teh pilihan. Silakan dicoba ya Bu..(ngak lagi promo ya)😂." Ujar Putri Amelia sambil menyerahkan kue donat dan minuman tersebut ke tangan sang ibu.
Ibu tersebut dengan senang hati menerimanya dan kemudian berpindah posisi sekaligus melahap makanan tersebut. Ketika makanan itu menyapa Indra perasanya, mata Ibu itu langsung melotot. Kesan pertama yang ibu itu berikan terhadap makanan itu adalah enak. Dan ini tentu saja membuat mereka ketagihan.
"Wah !! makanan ini sangat enak... Aku baru pertama kali merasakannya... Sangat-sangat lembut..." Seru ibu-ibu itu yang langsung mengundang atensi orang lain. Semuanya pun duduk berkelompok di masing-masing pojok yang tempatnya teduh di lapangan tersebut.
"Benar ini sangat enak. Kira-kira ini harganya berapa ya... Sepertinya makanan-makanan ini adalah makanan-makanan yang dikhususkan untuk para bangsawan. Beruntung sekali kita rasanya bisa mencicipi makanan ini." Ujar yang lain.
"Iya bener. Sepertinya makanan ini memang dikhususkan untuk para bangsawan. Tapi kenapa, Aku tidak pernah menemukan makanan ini sebelumnya ya..?" jawab yang lain lagi.
__ADS_1
Sementara, beberapa orang juga tidak peduli dengan obrolan beberapa teman-teman mereka yang lain. mereka semua fokus untuk melahap kue donat dan roti gabus serta minuman yang dibagikan oleh Putri Amelia dan teman-temannya itu.