
Budayakan like setelah baca ya, Happy reading 😘
“Ya tuhan apa lagi ini?”
Berbeda dengan pikiran Aaron,sang mommy justru memeluk nya bahkan mengecup wajah nya berkali kali,tentu saja hal itu membuat kebingungan lantaran setahu nya mommy nya itu masih marah pada nya,bahkan hari ini mommy nya tak menyapa atau berbicara pada nya
“Kenapa harus bertanya? tentu saja mommy akan setuju dengan rencana pernikahan kalian.”
Bak di sambar petir di malam hari yang gelap itu,Aaron seketika mematung di tempat mendengar ucapan mommy nya,ia tak terkejut lantaran mommy nya tahu karena tentu saja Lora yang memberitahu nya,hanya saja Aaron tidak menyangka Jika Lora memberitahu sang mommy padahal ia sudah mengatakan jika ia ingin menanyakan nya sendiri pada keluarga nya
Meskipun itu hanya alasan namun ia merasa menyesal lantaran keadaan kini menjadi semakin rumit,Ingin marah pada Lora namun apa alasan ia untuk marah? di lihat dari sudut pandang Lora,ia sudah benar dengan membantu Aaron mengatakan hal itu pada keluarga nya
“Mom, Aaron...” ucapan nya terhenti,entah mengapa rasanya sangat berat untuk mengatakan bahwa hati nya belum siap,namun melihat raut wajah bahagia sang mommy membuat Aaron tak tega untuk merusak nya
“Kenapa? apa kau takut bicara dengan mommy nya Lora? tenang saja,dia akan begitu bahagia mendengar hal ini.” ucap Yoonia yang begitu yakin jika sahabat yang sudah lama tak ia temui akan begitu setuju dengan rencana pernikahan anak anak mereka
“Tidak,Aaron mau pamit ke kamar dulu..” ucapnya melangkah kan kaki setelah mendapat anggukan dari sang mommy,namun langkah nya terhenti kala adik kesayangan nya menghalangi jalan nya
“Cellyn kecewa sama kakak!” ucap Cellyn sedikit berbisik lantaran tak ingin jika mommy nya mendengar hal itu,ia tahu betapa mommy nya menyukai Lora itu
Setelah memukul dada sang kakak,Cellyn pun berlari menuju lift,benar benar kecewa dengan hal yang baru saja ia dengar dengan telinga nya sendiri bahwa kakak nya akan menikah dengan gadis lain,tenggelam sudah kapal Arion nya selama ini
Aaron hanya menatap kepergian adik kesayangan nya itu,jujur ia bingung kenapa adik nya semarah itu pada nya? apa ia kesal lantaran ia tak di beritahu terlebih dahulu? pikir Aaron
Tak ingin menambah beban pikiran nya,Aaron pun kembali melanjutkan langkah nya memasuki lift menuju lantai kamar nya berada,Hari ini tak hanya lelah fisik,ia juga lelah batin.
__ADS_1
Sedangkan di tempat lain,tepat nya di rumah sakit elit,kini Ariana tengah berbaring gelisah,sejak tadi ia selalu mengubah posisi tidur nya namun tetap saja ia tak merasa tenang di tambah lagi kini ia tengah bersama Jordan yang selalu saja memperhatikan nya
Mama dan papa nya juga terlalu mempercayakan Ariana pada Jordan hingga mereka pun menitip kan Ariana pada Jordan sementara mereka kini tengah mencari makanan di luar,entah ingin bernostalgia atau memang ingin meluangkan waktu agar Ariana dan Jordan bisa berbicara berdua
“Kenapa gelisah sekali? mau ku peluk?” tanya Jordan yang sedari tadi sudah memperhatikan Ariana yang begitu gelisah,Ia sengaja diam sejak tadi lantaran Ariana mengatakan ingin tidur,padahal itu hanya lah alasan Ariana agar Jordan pulang
Namun salah,bukan nya pulang,Jordan malah menawarkan diri untuk menemani Ariana hingga ia benar benar tertidur pulas,tentu saja hal itu semakin membuat Ariana kesal,Rasanya ingin sekali mengatakan bahwa ia tahu semua kebohongan Jordan dengan lantang
Ariana menggeleng,alasan nya gelisah adalah karena kehadiran Jordan tapi ia malah menawarkan diri untuk memeluk nya? benar benar tidak tahu diri memang,pikir Ariana
“Aku hanya merasa sedikit pusing, mungkin tidak nyaman karena bukan di rumah ku.”
Sebenar nya hal itu juga alasan ia gelisah saat ini,bau bau obat dan infus yang tertancap di tangan nya membuat nya merasa sangat tidak nyaman saat ini
“Ka-kau mau apa?” tanya Ariana gugup,namun Jordan tak menghiraukan nya,kini ia duduk di samping Ariana lalu sedikit membungkuk kan badan nya. Dengan cepat Ariana mendorong Jordan dengan satu tangan nya
“Kenapa? biasa nya kau tidak protes saat ku cium?”
Sumpah demi apapun Ariana semakin tidak suka dengan kebohongan kebohongan yang Jordan ucapkan pada nya,jika karena tidak memiliki tujuan lain maka sedari awal Ariana sudah pasti mengusir Jordan dari sana
“A-aku ha-nya..”
“Sayang,kau belum tidur?”
Ariana bernafas lega kala kedua orang tua nya datang tepat waktu,jika tidak mungkin Jordan sudah merasa curiga lantaran ia tak bisa menjawab pertanyaan Jordan
__ADS_1
“Ana tidak suka di sini pah,mah. Apa kita tidak bisa pulang saja?”
Selain tak nyaman dengan tempat itu,Ariana juga tak ingin jika nanti saat Jordan menjenguk nya ia akan kembali bersikap lancang seperti sebelum nya,karena tak mungkin Jordan akan macam macam saat berada di rumah Ariana
“Nanti papa bicarakan dengan dokter, semoga di izinkan untuk rawat di rumah.” ucap Papa Ari mengelus rambut Ariana dengan lembut
Ariana pun menatap sang mama,memberi isyarat untuk berbicara berdua dengan nya,Hana yang mengerti dengan tatapan Ariana pun meminta Suami nya untuk mengajak Jordan minum kopi atau apalah di luar
Awal nya Jordan menolak,namun Ariana memaksa dengan mengatakan agar lebih dekat dengan papa nya,tentu saja Jordan merasa bahagia karena secara langsung Ariana membiarkan ia untuk dekat dengan keluarga nya,padahal itu hanya lah alasan Ariana agar ia bisa berbicara berdua dengan mama nya
“Ada apa sayang?” tanya Hana setelah suami nya dan Jordan keluar dari ruangan itu,Ariana sedikit melirik ke arah pintu memastikan jika memang kedua pria berbeda generasi itu sudah menjauh dari pintu
“Maafin Ana mah.” ucap Ariana yang tidak memiliki keberanian sedikitpun untuk menatap kedua manik mata mama nya
“Maaf kenapa sayang?” tanya Hana bingung,kenapa Ariana meminta maaf? apa mungkin karena kecelakaan itu? pikir Hana
“Ana bohong sama semua orang.”
“Bohong?”
Ariana dan Hana tersentak kaget ketika mendengar suara pria yang menyahut ucapan Aeiana,lalu kedua wanita itu menoleh ke arah sumber suara
“kau!”
TERIMA KASIH SUDAH MAMPIR SEMOGA SUKA DENGAN KARYA KU INI,JANGAN LUPA UNTUK LIKE,KOMEN DAN VOTE SEKALIAN RATE NYA ⭐⭐⭐⭐⭐ SESUAI PENILAIAN READERS YA,TERIMA KASIH🙏🥰
__ADS_1