QUEEN IN MY LIFE

QUEEN IN MY LIFE
BAB 6


__ADS_3

Budayakan like setelah baca ya, Happy reading 😘


“Kakak pulang dulu ya,mendadak tidak enak badan.”


setelah mengatakan hal itu Ariana pun berjalan menuju luar gedung tersebut,ia mencari keberadaan mobil yang ia tumpangi saat pergi ke gedung sialan itu,tempat dimana ia merasakan patah hati untuk pertama kali nya,jujur rasanya begitu sakit bahkan lebih sakit dari pada terluka karena benda tajam


Ariana menemui sopir pribadi nya yang selalu di minta oleh sang papa untuk mengantar kemana pun Ariana pergi


“pak,dimana kunci mobil nya?” tanya Ariana pada sopir pribadi nya,malam ini entah mengapa ia ingin sekali mengendarai mobil sendiri meskipun ia tahu jika papa nya akan marah dengan hal itu


“Non mau kemana? biar bapak antar.” ucap Sopir itu menawarkan diri,namun Ariana justru menolak,karena ia ingin sendiri malam ini


Ariana pun mengendarai mobil dengan sendiri nya meskipun awalnya ia harus memaksa sopir pribadi nya yang takut jika nanti akan di marahi oleh sang papa,akhirnya sopir tersebut menurut ketika Ariana mengatakan jika ia yang akan bertanggung jawab atas kemarahan papa nya nanti


Ini bukan kali pertama ia mengendarai mobil hanya saja karena ia baru saja pulang ke negaranya itu membuat sang papa belum mengizinkan nya untuk mengendarai mobil sendiri


dengan kecepatan tinggi ia mengendarai mobil nya demi meluapkan emosi nya,sakit hati nya yang kini tengah menyelimuti hati nya


“Dasar badjingan kau Aaron!! aku berharap bisa melupakan mu setelah malam ini!” pekik nya memukul stir mobil,sumpah demi Tuhan malam ini ia merasa sangat membenci Aaron bahkan jika bisa waktu di putar kembali ia tak ingin menganggap ucapan Aaron dulu sebagai sebuah keseriusan hingga ia menaruh perasaan pada pria itu


di saat ia mengendarai mobil dengan kecepatan tinggi mendadak kepala nya terasa pusing,ia pun menurunkan kecepatan mobil namun sayang semua itu terlambat karena kini mobil nya menabrak pembatas jalan


Brakk!!


Dentuman keras itu kini membuat jalanan kota itu padat,banyak warga yang berdatang ke lokasi kejadian,tak jarang ada yang berucap kasihan dan ada juga yang mencibir


Ariana masih sempat sadar saat itu hanya saja ia tak bisa membuka mata nya dan hanya telinga nya yang berfungsi mendengar suara orang orang dari luar mobil


“orang nya masih di dalam.”

__ADS_1


“kasihan sekali,dia terlihat masih muda.”


“bukan kah dia perempuan?”


“Apa dia mabuk?”


begitu lah kira kira hal yang Ariana dengar hingga akhir nya ia tak sadar kan diri lantaran kehilangan banyak darah


“Ariana?” ucap Ari begitu melihat sang putri yang mulai membuka kedua mata nya,semua orang pun kini berdatangan ketika mendengar suara Ari yang memanggil Ariana


“papa?” ucap Ariana memegangi kepala nya yang terasa sakit,ia masih bingung dengan kondisi ini,kenapa tiba tiba keluarga nya dan keluarga Aaron ada di hadapan nya?


“Ana dimana pa?” ucap nya ketika mata nya kini mulai memindai ruangan sekitar,dinding putih dan bau obat,sudah dapat dipastikan jika kini ia tengah berada di tempat yang paling tidak ia sukai


“rumah sakit,kau kecelakaan!” bukan papa nya melainkan teman semasa kecil nya,Aaron yang menjawab dengan nada sedikit ketus,entah ada apa dengan nya,pikir Ariana


Ari mengelus lembut rambut Ariana,jujur sebenarnya ia ingin sekali memarahi putri nya itu namun melihat kondisi Ariana yang masih lemah membuat nya tak tega


Semua orang bernafas lega lantaran Ariana kini sudah baik baik saja,Agus yang sedari tadi panik pun kini sudah bisa tenang bagaimana pun Ariana juga Putri nya


“pa,boleh Ana bertanya? kenapa Ana berada di Indonesia? bukan kah Ana sedang kuliah di Negara C?”


semua orang terkejut mendengar pertanyaan Ariana, apa maksud ucapan nya? kenapa ia bertanya seolah olah ia kini tengah hidup di 4 tahun sebelum nya?


Melihat raut wajah terkejut dari semua orang membuat Ariana sedikit kebingungan,apa ada yang salah dari ucapan nya? pikir Ariana


Dokter mengatakan jika kemungkinan Ariana mengalami hilang ingatan karena benturan keras di kepala nya, kemungkinan hal ini hanya sementara namun para keluarga juga tidak di izinkan membuat pasien berpikir dengan keras


berbeda dengan semua orang yang kini menatap kasihan pada Ariana,Aaron malah menatap curiga pada gadis yang selama ini selalu bersama nya itu,ia cukup tahu bagaimana watak keras kepala gadis itu

__ADS_1


“Ana!” ucap Aaron begitu masuk ke dalam ruangan rawat Ariana,Ariana yang baru saja memejamkan mata kini harus kembali membuka kedua mata nya itu


“Kau tidak sopan sekali memanggil ku dengan Nama! kau lupa kalau aku lebih tua dari mu?” Aaron terkejut? tentu saja lantaran setelah dewasa Ariana membebaskan nya untuk memanggil nya dengan nama saja dengan alasan tak ingin terlihat lebih tua dari nya


tapi sekarang ia protes lantaran Aaron hanya memanggil nya dengan nama saja? benar benar hal tak terduga bagi Aaron entah mengapa ia merasa tidak suka melihat perubahan sikap Ariana pada nya


“Jangan bercanda Ariana! hentikan sandiwara mu!” ucap Aaron memegang lengan Ariana yang tak berinfus,Ariana spontan menepis tangan Aaron lantaran merasa risih ketika pria yang lebih muda dari nya itu menyentuh nya


“Sejak kapan kau tidak sopan seperti ini? dan apa maksud mu bersandiwara?” kini raut wajah nya terlihat benar benar kesal lantaran sikap kurang ajar Aaron dan tuduhan Aaron pada nya


“kau tidak bisa membohongi ku Ariana! aku sangat mengenal mu!” ucap Aaron yang entah mengapa ia benar benar yakin jika kini Ariana hanya bersandiwara demi sebuah tujuan


Ariana tak menjawab,bukan merasa terpojokkan hanya saja ia masih bingung dengan semua yang terjadi,ada apa sebenarnya ini? pikir Ariana


“Keluar lah,dan jika bisa tolong panggil kan Cellyn,aku lebih suka bersama nya dari pada kau!” untuk kesekian kali nya Ariana bersikap ketus pada Aaron dan hal itu membuat Aaron benar benar tidak suka lantaran selama ini Ariana selalu lembut dan manja pada nya


“Cellyn sudah pulang,besok dia sekolah.” ia tak berbohong karena memang begitu lah ada nya,kini hanya ia dan keluarga Ariana yang tersisa di rumah sakit


Aaron bukan di paksa untuk tetap berada di rumah sakit melainkan keinginan nya sendiri,entah mengapa ia merasa bersalah atas semua yang terjadi pada Ariana,ia tahu jika Ariana menyukai nya sejak lama tapi ia tetap memperkenalkan seorang gadis pada Ariana


“Apa 4 tahun belakangan ini aku punya pacar?” tanya Ariana tiba tiba,entah mengapa ia tiba tiba merasa penasaran dengan hal itu,Aaron menghela nafas bagaimana mungkin Ariana bisa punya pacar jika Aaron selalu saja meminta nya untuk menjauhi semua laki laki dengan alasan mereka tidak baik


“Ti..”


“Sayang!”


Deg!


TERIMA KASIH SUDAH MAMPIR SEMOGA SUKA DENGAN KARYA KU INI,JANGAN LUPA UNTUK LIKE,KOMEN DAN VOTE SEKALIAN RATE NYA ⭐⭐⭐⭐⭐ SESUAI PENILAIAN READERS YA,TERIMA KASIH🙏🥰

__ADS_1


__ADS_2