QUEEN IN MY LIFE

QUEEN IN MY LIFE
BAB 47


__ADS_3

Tanpa di sadari kini sendok yang berada di tangan Yoonia terlepas begitu saja mendengar pengakuan putra nya yang begitu mengejutkan bagi nya, ia benar benar percaya jika Lora adalah gadis yang baik dan tidak akan mengikuti jejak sang mommy, namun pikiran nya ternyata salah.


Yoonia menatap Aaron yang kini hanya diam dengan wajah datar nya entah mengapa ada rasa bersalah muncul di hati nya saat ini lantaran ia yang memaksa Aaron agar segera menikahi Lora


Begitu pula dengan Agus yang merasa bersalah pada putra nya lantaran meminta Aaron untuk menjauhi Ariana yang ia cintai dan segera mengikat tali hubungan dengan Lora


Setelah mengatakan hal itu Aaron kemudian beranjak dari duduk nya lalu berjalan menuju kamar nya, perasaan lega kini menghampiri nya lantaran sudah mengatakan hal yang sebenarnya pada kedua orang tua nya


Kini tinggal satu masalah lagi yaitu tentang ia dan Ariana, ada dua kemungkinan jika mereka ketahuan, pertama akan di nikahkan dan yang kedua akan di pisahkan untuk selama lama nya.


Jelas ia tak ingin pilihan kedua lantaran ia ingin bersama dengan Ariana, ia bahkan berharap jika wanita itu segera hamil agar bisa bertanggung jawab


Aaron kini merebahkan diri nya di ranjang seraya mencoba mengingat pergulatan nya dengan Ariana kemarin malam namun ia benar benar tak mengingat apapun ia hanya bisa mendengar suara merdu nya dan Ariana saja


“Ah sial! kenapa aku bisa melupakan momen sepenting itu!” umpat Aaron seraya menjambak rambut nya dengan keras


Pasalnya ia benar benar ingin mengingat bagaimana pergulatan mereka, apa mungkin ia memaksa wanita itu atau mereka melakukan nya dengan suka rela, namun mengingat sikap Ariana tadi pagi seperti nya ia memaksa wanita itu, pikir Aaron


Entah mengapa ia mendadak ingin bertemu dengan Ariana hari ini namun ia tahu jika hal itu tidak mungkin terjadi lantaran papa Ariana yang mengetahui tentang mereka jelas pria itu takkan mengizinkan Ariana dan Aaron bertemu berduaan


Lalu terlintas di pikiran nya untuk menjemput Cellyn di sana mengingat jika adik nya itu kini menginap di rumah Ariana.


“Ya Cellyn, beruntung gadis itu menginap disana.” ucap Aaron menyeringai tipis


Ia pun segera meraih kunci mobil nya lalu mengambil jaket dan segera turun ke bawah, di sana kedua orang tua nya terlihat sedang berbicara serius namun Aaron tak menghiraukan nya dan segera berjalan keluar dari kediaman nya


“Mau kemana?” tanya Yoonia kala melihat putra sulung nya yang berjalan menuju keluar


“Jemput Cellyn.” ucap Aaron tanpa menatap atau menghentikan langkahnya dan segera masuk ke dalam mobil nya.

__ADS_1


Aaron segera melajukan kendaraan nya membelah jalanan di kota itu dengan harapan bisa bertemu dengan Ariana.


Tak butuh waktu lama untuk nya sampai di kediaman Ariana lantaran memang jarak rumah mereka yang terbilang cukup dekat, Aaron turun setelah memarkir kan mobil nya di dalam gerbang rumah itu.


Penjaga yang memang sudah kenal dengan Aaron tentu saja dengan santai memberikan izin pria itu untuk masuk tanpa tau jika Aaron dilarang untuk bertemu dengan Ariana.


Aaron masuk dengan menekan bell rumah itu, sebenarnya pintu rumah itu tidak di tutup namun ia harus tetap menjaga sopan santun nya sebagai tamu bukan?


Tak lama seorang asisten rumah itu keluar menghampiri nya lalu segera mempersilahkan Aaron untuk masuk setelah Aaron mengatakan tujuan nya datang kesana untuk menjemput Cellyn.


“Non Cellyn sedang sarapan dengan yang lain den.” ucap Asisten itu yang juga sudah mengenal Aaron


Aaron mengangguk lalu memilih duduk di sofa seraya menunggu keluarga itu menyelesaikan sarapan nya.


Tak lama kemudian Ari datang setelah asisten rumah nya mengatakan jika Aaron sedang menunggu di ruang tamu, tak hanya Ari semua orang kini menghampiri Aaron kecuali Ariana lantaran wanita itu sudah kembali ke kamar nya.


“Kak? apa Daddy meminta kakak menjemput Cellyn?” ucap gadis remaja itu.


Aaron tersentak mendengar ucapan Cellyn lantaran ia yang memang tak fokus lantaran mencari keberadaan Ariana


“Ah iya, Daddy yang meminta kakak menjemput mu.” ucap Aaron berbohong, mana mungkin ia akan mengatakan hal yang sebenarnya di depan Ari, bahkan saat ini saja tatapan Ari sangat tajam pada nya seperti menatap seorang musuh.


Cellyn kemudian pamit pada keluarga itu seraya mengucapkan terima kasih, lalu setelah nya ia mengajak sang kakak untuk pulang namun Aaron justru berdiam diri.


“Kak? katanya mau pulang?” ucap Cellyn kala sang kakak yang hanya diam tanpa beranjak dari tempat nya.


“Ah iya, kau sudah pamit? kakak ingin ke toilet dulu ya?” ucap Aaron


Lalu ia pamit menuju toilet yang ada di dapur namun tatapan nya justru menuju pada kamar Ariana, di dalam toilet Aaron kini tengah berpikir bagaimana cara nya agar ia bisa bertemu dengan Ariana dan memaksa wanita itu untuk mengaku dengan apa yang terjadi pada mereka.

__ADS_1


Ia pun mencoba kembali menghubungi nomor Ariana namun tetap di tolak oleh wanita itu lantaran ia tahu jika Aaron kini tengah berada di rumah nya dan ia tak ingin bertemu dengan pria itu.


Tak kehabisan akal, Aaron kemudian mengirim kan pesan pada Ariana agar wanita itu keluar jika tak ingin kedua orang tua nya tahu tentang mereka.


Ariana yang membaca pesan itu tentu saja kini merasa panik, tanpa pikir panjang Ariana kini turun dari kamar nya menuju tempat di mana kini keluarga nya berada.


“Pa?” Ucap Ariana


Semua orang kini menatap Ariana dengan tatapan bingung, namun Ari menatap Ariana dengan tatapan tajam lantaran anak nya itu keluar dari kamar nya di saat Aaron tengah berkunjung ke rumah mereka.


Namun Ariana salah mengartikan tatapan sang papa, ia justru mengira jika sang papa sudah tau tentang kejadian yang menimpa nya dengan Aaron.


“Pa, Ariana bisa jelaskan.” ucap nya seraya mendekati sang papa


Namun Ari Justin menatap nya dengan bingung Lantaran tak paham dengan maksud ucapan Putri nya itu.


“Ini salah kami berdua pa kami..”


“Ariana!” ucap Aaron dari arah belakang Ariana, beruntung pria itu datang tepat waktu jika tidak Ariana akan mengatakan hal yang sebenarnya pada sang papa.


Bukan ia tak ingin keluarga Ariana tau, hanya saja ia tak ingin mereka tahu dengan cara seperti ini, ia ingin mereka tahu dengan Ariana sendiri yang bersedia memberitahu mereka, bukan dengan salah paham seperti saat ini.


Ari jelas semakin bingung dengan tingkah kedua nya terlebih saat mendengar Ariana yang akak mengatakan sesuatu yang menurut nya sangat penting.


“Ana mau bilang apa?” tanya Ari pada Ariana


Ariana menatap Aaron yang kini tengah menggelengkan kepala nya pelan mengisyaratkan jika ia belum memberitahu apapun pada keluarga nya.


“Ana tadi mau bilang..”

__ADS_1


__ADS_2