
Terlambat! nyata nya Ariana kini sudah berada di dalam ruangan nya, Aaron kini ketar ketir kala mendapat kan tatapan tajam dari sang istri yang tengah duduk di kursi kekuasaan nya dengan wajah bak seekor harimau yang akan memangsa nya.
“Pamit nya ke kantor tapi ternyata baru sampai sekarang, kemana saja dulu? bertemu klien? atau bertemu dengan wanita lain?”
Wajar saja Ariana menuduh suami nya yang tidak tidak lantaran Aaron yang memang berbohong pada nya mengatakan akan ke kantor nyata nya sedang memiliki masalah dan tidak memberitahu nya pada Ariana.
Aaron menghampiri sang istri seraya memeluk wanita itu agar lebih tenang, sedikit pun ia tak tersinggung dengan tuduhan yang Ariana lontarkan pada nya lantaran memang ia lah yang bersalah pada saat ini.
“Tenang dulu, dengarkan aku.”
Aaron menatap wajah istri nya yang semakin hari semakin cantik saja, ia bahkan rasa nya tidak bisa menahan untuk tidak membungkam bibir pink alami milik Ariana itu, namun saat ini bukan waktu yang tepat untuk mengambil kesempatan.
Ariana hanya memutar bola mata malas mendengar ucapan Aaron, tapi akhir nya ia menurut dan menatap wajah suami berondong nya itu.
“Jelaskan, waktu mu hanya lima menit.”
Aaron tersenyum, banyak perubahan pada wanita di hadapan nya itu, kecuali rasa marah nya yang tidak bisa di hilangkan sejak dulu, hal kecil saja sudah bisa membuat nya marah tapi sangat menggemaskan.
“Jadi sebenarnya setelah pamit pada mu, aku ke rumah mommy dan daddy, ada masalah yang harus ku selesaikan di sana.”
Ariana mengerutkan kening mendengar penjelasan Aaron, masalah? masalah apa dan kenapa Ariana tidak di beritahu? padahal ia adalah istri nya tapi entah mengapa Ariana merasa Aaron belum memercayai nya.
“kau punya masalah tapi tidak mau berbagi dengan ku? apa kau benar benar mempercayai ku sebagai seorang istri?”
Aaron tersentak mendengar pertanyaan Ariana, bukan itu alasan nya tak memberitahu masalah itu pada Ariana, melainkan ia tidak ingin menambah beban pikiran Ariana yang baru saja sedih atas keguguran nya.
__ADS_1
“Sayang bukan begitu, hanya saja aku tidak ingin kau kembali sedih dengan apa yang akan kau ketahui.” jelas Aaron jujur.
Ariana pun menghela nafas panjang mendengar jawaban Aaron, wanita itu kini menatap suami nya dan menarik nya ke sofa yang berada di sana, Ariana duduk lalu menepuk paha nya agar pria itu merebahkan kepala nya di sana.
Aaron menurut lalu merebahkan kepala nya di pangkuan Ariana, Ariana kemudian mengusap kepala Aaron dengan lembut.
“Kau tahu? suami dan istri itu harus berbagi masalah sebesar dan sekecil apapun, jangan hanya karena keadaan kita yang baru saja mengalami masalah, dan kau memendam masalah mu sendiri, kita harus melewati suka dan duka bersama baru kita akan mengerti pasangan satu sama lain.”
Aaron tersenyum mendengar penjelasan istri nya yang benar benar dewasa, Ariana memang sudah sangat berubah, pikiran nya benar benar dewasa berbeda dengan ia yang dulu selalu bersikap manja pada nya.
“Baiklah, maaf kan aku.”
Aaron menarik tangan Ariana lalu mengecup nya berkali kali, Ariana pun tersenyum lalu mengecup kening Aaron meski pun sedikit susah lantaran jarak kepala nya dengan kepala Aaron yang sedikit jauh.
Aaron menarik tengkuk Ariana dan melahap bibir yang memang sejak tadi sudah menggoyahkan iman nya, ****** itu lembut hingga berubah menjadi menuntut, Aaron melu mat bibir Ariana dengan rakus bahkan mengigit nya agar terbuka dan dengan liar lidah nya masuk menelusuri rongga mulut Ariana.
Ariana memukul lengan Aaron kala merasakan kehabisan nafas, menyadari hal itu Aaron pun melepaskan tautan bibir mereka dan menyeka sisa sisa Saliva yang membasahi area sekitar mulut Ariana.
“Itu bukan kecupan!” sentak Bianca kesal.
Aaron hanya terkekeh lalu menarik kepala Ariana dan mengecup kening wanita itu dengan lembut, ia benar benar bersyukur karena mendapat kan Ariana meskipun harus menunggu waktu yang sangat panjang, namun semua itu terbayarkan dengan berhasil mendapatkan seorang RATU dalam hidup nya.
“Ceritakan dulu sebenarnya ada masalah apa?”
Ariana kembali teringat jika Aaron belum menceritakan masalah apa sebenarnya yang ia hadapi, Aaron kemudian menceritakan semua nya tentang Cellyn dan jangan tanya bagaimana reaksi Ariana, tentu saja ia terkejut lantaran yang ia tahu Cellyn adalah anak manja.
__ADS_1
Ariana kemudian teringat pada saat ia meminta Cellyn untuk menemani nya mencari makanan, saat itu tubuh Cellyn mengeluarkan bau alkohol namun gadis itu beralasan jika ia baru saja bertabrakan dengan orang yang mabuk.
“Apa pada saat itu dia baru saja..”
Tanpa di sadari Ariana bergumam mengingat kejadian itu dan tentu Aaron mendengar apa yang Ariana katakan, hanya saja ia tidak mengerti dengan maksud ucapan istri nya itu, namun yang ia ketahui pasti jika hal itu berhubungan dengan Cellyn.
“Apa sayang? kau mengetahui sesuatu?”
Ariana tersentak kala Aaron yang bertanya pada nya, wanita itu menggelengkan kepala memilih untuk tidak memberitahu Aaron lantaran tak ingin jika suami nya itu akan semakin marah dan kecewa pada adik nya.
Namun jelas Aaron tidak percaya pada jawaban Ariana, ia benar benwr yakin jika istri nya mengetahui sesuatu namun memilih untuk diam lantaran tak ingin Cellyn mendapat hukuman yang lebih berat.
“Sayang, kau ingat kan apa yang kau katakan tadi? suami dan istri harus saling berbagi.”
Ariana dilema, baru saja ia memberi nasehat pada sang suami tapi kini justru ia yang terjebak, Ariana mau tak mau menceritakan kejadian yang pernah ia alami saat bersama Cellyn namun ia meyakinkan Aaron untuk tidak terlalu gegabah, mungkin memang benar Cellyn baru saja bertabrakan dengan orang yang mabuk.
“Itu tidak mungkin sayang, itu pasti hanya alasan nya.”
Benar saja apa yang Ariana takut kan terjadi, Aaron benar benar tidak percaya dengan alasan Cellyn, wajar saja lantaran memang sulit bagi nya untuk percaya lantaran sudah mengetahui rahasia gadis itu.
“Sudah lah jangan di bahas lagi, jangan menambah hukuman nya, kau tahu hukuman yang mommy berikan itu sudah sangat berat bagi anak manja seperti Cellyn, dan kau jangan menambah nya lagi.”
Ariana mencoba menenangkan Aaron, meskipun Cellyn salah namun hukuman yang akan ia dapatkan juga sangat berat, dan Ariana benar benar tidak tega jika Cellyn mendapat kan hukuman tambahan lagi.
Aaron menurut dan memilih untuk diam saja, jujur sebenarnya ia juga merasa kasihan pada adik nya itu namun ia juga kecewa dengan apa yang adik nya itu lakukan.
__ADS_1