QUEEN IN MY LIFE

QUEEN IN MY LIFE
BAB 27


__ADS_3

“Kita kapan?”


pertanyaan tiba tiba dari Lora justru membuat Aaron semakin jengah,ingin sekali ia mendorong Lora agar keluar dari ruangan nya saat ini


“Bisa kah jangan bahas hal ini dulu? aku banyak kerjaan Lora!” ucap Aaron sedikit meninggi lantaran memang tengah kesal saat ini


“Kau itu kenapa? apa kau marah karena pertunangan Ariana dan Jordan?” sudah ia duga jika ujung ujungnya akan seperti ini,ia sendiri yang memulai padahal namun ia yang bersikap seolah olah paling tersakiti


“Baiklah,aku minta maaf,tapi aku memang harus mengerjakan semua ini dulu.” ucap Aaron memperlihatkan berkas berkas yang tengah menggunung di meja kerja nya


Lora pun memilih diam saja,raut wajah Aaron saat ini benar benar tidak bisa di ajak kompromi,entah apa penyebab nya namun Lora yakin ada hubungan nya dengan berita pertunangan Ariana dan Aaron


Hampir satu jam ia berada satu ruangan dengan Aaron,tanpa percakapan sedikit pun lantaran Aaron yang terlalu fokus pada pekerjaan nya


“Aku lapar sayang,kita makan yuk?” ajak nya pada Aaron berharap pria itu akan menuruti permintaan nya,namun lagi lagi ia harus merasa kecewa lantaran Aaron yang sedang tidak ingin keluar dari ruangan nya dengan alasan pekerjaan nya masih belum selesai


“Tapi ini sudah jam makan siang sayang,apa kau tega melihat ku makan sendirian?” ucap nya memelas,raut wajah nya kini berubah cemberut meminta harap pada pria nya


“Nanti aku minta Beno menemani mu.”


Beno kata nya? mana mungkin Lora mah di temani oleh Beno,memang wajah nya cukup tampan namun Beno bukan tipe nya sama sekali lantaran Beno hanya seorang bawahan


“Lebih baik aku sendiri saja!” ucap Lora bangkit dari duduk nya lalu berjalan keluar dari ruangan itu


Aaron tentu tak akan membiarkan Lora sendiri, meskipun wanita itu menolak namun ia tetap meminta Beno untuk mengikuti kemana Lora pergi lantaran tak ingin jika terjadi sesuatu pada wanita itu


“Ikuti dia kemana pun,tapi jangan sampai dia tahu.”


sengaja ia tak ingin Lora tahu lantaran wanita itu jelas akan mengusir Beno nanti nya,Beno menurut saja meskipun bukan bagian dari pekerjaan nya namun ia harus tetap mematuhi perintah atasan nya


Setelah kepergian Lora akhir nya Aaron merasa tenang,sejak tadi sebenarnya ia tak terlalu fokus dalam bekerja namun keberadaan Lora di sana membuat nya harus terlihat tengah sibuk bekerja


Bukan ingin menghindari Lora,namun kini perasaan nya pada Lora benar benar memudar,jika bukan karena memikirkan sang mommy mungkin Aaron sudah memutuskan hubungan nya dengan Lora

__ADS_1


Di tempat lain Lora kini tengah berada di luar kantor Aaron,perasaan nya kini benar benar kesal lantaran Aaron yang tiba tiba saja marah pada nya,langkah nya terhenti kala mendengar deringan ponsel nya


Mendadak terbit senyuman di wajah Lora kala melihat huruf yang tertera di ponsel nya. “J”


tanpa menunggu lebih lama ia pun segera mengangkat telepon nya


“dimana? aku benar benar butuh kamu.” ucap nya ketus terdengar cemberut pada lawan bicara nya


“Lagi di jalan,mau ketemuan?”


“Hm,di cafe biasa ya?” ucap Lora lalu memutuskan sambungan telepon nya setelah mendapat kan jawaban yang sesuai dengan harapan nya


Lora menghentikan taksi yang kebetulan lewat di depan nya,lalu berlalu ke tempat tujuan nya,hal itu pun tak lepas dari pandangan Beno,namun sayang ia tak mendengar jelas percakapan Lora,yang ia tahu kini Lora tengah pergi ke suatu tempat untuk bertemu dengan seseorang


Tak ingin ambil resiko akhir nya Beno menelepon atasan nya,bertanya harus kah ia mengikuti nona Lora atau biarkan dia pergi saja


“Kau tahu dia ingin bertemu dengan siapa?” Tanya Aaron,ia sedikit bingung lantaran yang ia tahu Lora tidak memiliki teman di sini,lalu dengan siapa ia ingin bertemu?


Aaron diam saja,ia berpikir sejenak namun akhir nya ia meminta Beno untuk kembali ke kantor saja lantaran masih ada pekerjaan yang harus pria itu selesaikan


.


.


.


Di tempat lain kini Jordan berada di sebuah cafe ternama yang ada di kota tersebut sembari menunggu seseorang yang ingin ia temui,ia melirik jam di pergelangan tangan nya


“20 menit,kemana saja dia?” ucap nya gusar,sedari tadi ia sudah menunggu bahkan minuman yang ia pesan kini sudah habis Lantaran terlalu lama menunggu


“Dia ingin mengerjai ku atau bagaimana?” lagi ia bermonolog dengan diri nya sendiri, berselancar di dunia Maya dan bermain game sudah ia lakukan namun tetap saja ia masih merasa jengah


entah siapa yang ingin ia temui hingga rela menunggu selama itu

__ADS_1


Tak lama kemudian ia melihat seorang wanita yang keluar dari taksi dengan wajah cemberut, berbeda dengan wanita itu,Jordan justru memperlihatkan senyuman di wajah nya seraya menatap wanita itu yang kini memasuki cafe yang sama dengan nya


Wanita itu terlihat melirik ke kiri dan kanan mencari keberadaan orang yang ingin ia temui,tak butuh waktu lama untuk ia mencari keberadaan orang tersebut lantaran ia duduk di tempat yang tidak banyak orang


“Itu dia.” ucap nya seraya melangkah kan kaki menghampiri orang tersebut


”Sudah lama menunggu?” tanya wanita itu pada Jordan,entah hanya basa basi atau memang niat untuk bertanya yang jelas kini wajah nya tak memperlihatkan kepedulian sedikit pun


Ia mendarat kan bokong nya di kursi depan Jordan seraya meletakkan tas nya di atas meja


“Tidak,baru 23 menit yang lalu.” ucap Jordan tersenyum sinis memainkan ponsel nya,sudah selama itu ia menunggu namun wanita itu masih bertanya


“Oh ayolah,kau tahu jalanan di kota ini kan? macet parah!” ucap wanita itu


Jordan hanya mengangguk. “Alasan yang masuk akal.”


“Kenapa kau mengajak ku bertemu? apa kekasih mu mencampakkan diri mu?” tanya nya pada wanita yang kini duduk di hadapan nya


Mendengar pertanyaan Jordan tentu membuat wanita itu kembali cemberut,lantaran yang di katakan Jordan memang benar adanya


“Entah lah! aku semakin muak dengan nya!” ucap Lora melambaikan tangan pada seorang pelayan pria di cafe tersebut


“Sudah ku katakan bermain lah dengan ku!” ucap Jordan terkekeh menatap wajah cantik wanita itu yang kini tengah membaca daftar menu yang diberikan oleh pelayan pria tersebut


Setelah memesan makanan akhir nya wanita itu kini fokus pada Jordan


“Bisa jaga mulut mu?” ucap wanita itu sedikit kesal,lalu ia memajukan tubuh nya mendekat pada Jordan.


“Setidak nya jangan katakan itu disini." bisik nya seraya mengedipkan sebelah mata nya menggoda Jordan


“Kau gila Lora!” ucap Jordan terkekeh menanggapi perkataan Lora


TERIMA KASIH SUDAH MEMBACA CERITA KU SAMPAI BAB INI,SEMOGA READERS SUKA DAN JANGAN LUPA UNTUK DUKUNGAN NYA DENGAN LIKE,KOMEN DAN VOTE SEKALIAN RATE NYA SESUAI PENILAIAN READERS,TERIMA KASIH🥰🙏

__ADS_1


__ADS_2