
Budayakan like setelah baca ya, Happy reading 😘
3 Hari kemudian Ariana baru bisa pulang dari rumah sakit lantaran memang kondisi nya masih lemah yang membuat dokter tidak mengizinkan nya untuk di rawat di rumah
Di perjalanan pulang Ariana hanya termenung memikirkan ucapan papa nya kemarin yang mengatakan jika Jordan ingin melanjutkan hubungan mereka ke jenjang lebih serius lagi
Tentu saja hal itu membuat Ariana terkejut,ia masih belum bisa melupakan Aaron dan juga belum memiliki perasaan apapun pada Jordan,ia juga memiliki impian menikah dengan pria yang ia cintai dan mencintai nya,bukan menikah tanpa ada nya perasaan cinta
FLASHBACK ON
Dingin nya malam itu membuat kedua pria yang berbeda generasi itu memilih untuk menyeruput kopi panas dan mengisap nikotin yang candu bagi para pria itu
“Jadi kalian sudah lama berhubungan?” tanya Ari pada pria yang berstatus kekasih Putri nya itu sambil menghembuskan asap ke udara
Jordan tak langsung menjawab,ia menatap sekilas ayah dari wanita yang ia cintai,Kembali ia menyeruput kopi panas nya,bingung haruskah ia jujur atau tidak? tapi jika jujur ia takut jika nanti papa Ariana tidak akan merestui nya menjadi menantu
“Iya om,tapi hanya diam diam lantaran Ariana takut dengan Aaron.” sengaja ia menyebutkan nama Aaron agar Papa Ariana terpengaruh oleh provokasi nya
“Hm,memang dulu om minta Aaron untuk menjaga Ariana.”
jleb!
seperti nya ia salah ambil langkah untuk memprovokasi Ari, bukan nya marah karena termakan omongan nya,Ari justru membenarkan ucapan Jordan
“Ooh.” ucap Jordan ber oh ria,salah tingkah lantaran hasutan nya tidak berpengaruh pada papa Ariana
“Gak ada niatan mau serius?” tanya Ari tiba tiba,tentu saja hal itu membuat Jordan terlonjak kaget,tak menyangka jika pertanyaan itu keluar dari mulut papa Ariana sendiri
“Memang nya boleh om?” tanya Jordan menyengir,jujur saja ia sangat bahagia lantaran di beri lampu hijau oleh papa Ariana
“Hm,dengan syarat jangan pernah menyakiti nya,om saja belum pernah memarahi nya selama ini.” ucap Ari berbohong
__ADS_1
Mana mungkin diri nya belum pernah memarahi Ariana selama bertahun tahun,dan mana mungkin Ariana tidak pernah membuat kesalahan yang tidak mengharuskan Ari untuk marah pada Putri nya itu
“Jujur om Jordan mau serius sama Ariana,tapi tergantung Ariana nya saja.”
Ari menghela nafas,memang selama ini Putri nya itu sangat sulit untuk di suruh menikah,beberapa kali Ari sudah menawarkan pria pria tampan untuk di jodoh kan dengan Ariana,namun Putri nya itu selalu saja menolak bahkan sebelum menemui para pria itu
“Om akan bantu bicara,Tapi apa sebaik nya kita tunggu ingatan Ariana pulih dulu?”
Mendengar hal itu Jordan spontan mengatakan tidak,tidak mungkin menunggu ingatan Ariana pulih dulu bisa bisa Ariana akan menolak dengan mentah mentah dan semua kebohongan nya akan terungkap
“Tidak om.”
“Kenapa?” Tanya Ari sedikit terkejut lantaran Jordan yang tiba tiba mengatakan tidak seperti takut akan sesuatu
“Begini om,kalau bisa secepat nya saja om,jika terlalu lama takut nya akan banyak penghalang yang mendekat.” ucap Jordan dengan sedikit di bumbui tawa agar Ari tidak terlalu curiga pada nya
Ari pun ikut tertawa mendengar jawaban Jordan,ia menilai jika Jordan adalah orang yang humoris,Ari pun setuju dan akan mencoba membicarakan nya dengan Ariana,Akhirnya Jordan pun tersenyum penuh kemenangan lantaran keinginan nya untuk bersama dengan Ariana akan terwujud
“Sayang?”
Tepukan di pundak Ariana pun membuat nya tersadar dari lamunan nya,ia pun menoleh pada sang papa yang kini berada di samping nya
“Iya pa.” jawab Ariana
“Sedang melamunkan apa?” Tanya Ari seraya menggenggam tangan Putri nya,sejak tadi ia sudah melihat Ariana yang terus saja melamun,hal itu membuat nya sedikit khawatir pada Putri nya itu
Ariana hanya menggelengkan kepalanya sambil menampilkan senyuman tipis pada papa nya,lalu mata nya kembali fokus pada jalanan yang kini mereka lewati
Ari semakin mengeratkan genggaman tangan nya lalu mengusap kepala Ariana dengan lembut,tak menyangka jika Putri nya kini sudah tumbuh dewasa padahal ia merasa putri nya itu baru saja bersekolah disekolah dasar
Sekitar 20 menit akhir nya mobil yang mereka tumpangi kini masuk ke perkarangan rumah nya,Ari pun membantu Ariana untuk keluar dari mobil lantaran Putri nya itu masih sedikit pincang saat berjalan
__ADS_1
“Welcome back.” ucap Semua orang yang ternyata sudah menunggu Ariana di rumah,tak hanya keluarga nya bahkan keluarga Aaron juga berada di sana termasuk keluarga Regan dan Yunita
Ariana tersenyum bahagia melihat semua orang menyambut kepulangan nya,lalu tatapan nya menuju pada Aaron dan juga Lora yang berdiri di belakang, senyuman di wajah nya kini mendadak hilang melihat Lora yang menggenggam tangan Aaron,entah mengapa ia merasa jika ia sengaja melakukan nya
“Kak Cellyn dan Aya kangen..” ucap kedua gadis remaja itu lalu memeluk Ariana dengan erat,begitu pun dengan Ariana yang membalas pelukan mereka dengan erat bahkan air mata nya kini juga ikut turun dari mata nya
“Masuk dulu sayang.” Ucap Hana membantu Ariana untuk duduk di sofa,Ariana menatap dekorasi yang mereka buat,sederhana tapi sangat istimewa
Setelah itu para orang tua pun berbincang dengan sesama mereka,entah apa yang mereka bicarakan,sedangkan Aaron kini duduk berdua dengan Lora dan Ariana kini tengah duduk bersama para gadis remaja itu
Sesekali Ariana melirik ke arah Aaron dan Lora dan hal itu membuat nya merasa sesak namun ia tetap saja melirik mereka,tak jarang juga ia bertatapan dengan Aaron lalu segera ia memutuskan kontak mata tersebut
Hingga tiba tiba aunty Yoonia nya meminta semua orang untuk berkumpul lantaran ada hal yang ingin mereka umumkan, mendengar hal itu mendadak Ariana merasa tidak enak,entah mengapa ia merasa jika itu ada hubungan nya dengan Aaron dan Lora
“Kami punya kabar bahagia buat kalian semua terutama Ariana.” ucap Yoonia menatap Ariana dengan senyum
Ariana hanya tersenyum tipis, sedangkan kini jantung nya berdegup kencang saat Yoonia mengatakan hal itu pada nya
“Selamat ya Ariana, sebentar lagi kamu punya adik ipar. Aaron dan Lora akan segera bertunangan.”
Deg!
Ariana mematung tanpa ia sadari kini air mata nya menetes,Bibir nya berusaha tersenyum namun hati nya benar Baner kacau mendengar berita yang sangat mengejutkan itu
Semua orang bingung terutama keluarga Aaron,kenapa Ariana sampai mengeluarkan air mata nya? apa ia benar benar sebahagia itu mendengar berita baik itu? pikir semua orang
Lalu tiba tiba Ariana merasakan satu jari yang mengusap lembut pipi nya dan menyeka air mata nya yang sempat keluar dari pelupuk mata nya
“Apa sebegitu bahagia nya kau sampai meneteskan air mata mu?”
TERIMA KASIH SUDAH MAMPIR SEMOGA SUKA DENGAN KARYA KU INI,JANGAN LUPA UNTUK LIKE,KOMEN DAN VOTE SEKALIAN RATE NYA ⭐⭐⭐⭐⭐ SESUAI PENILAIAN READERS YA,TERIMA KASIH🙏🥰
__ADS_1