
Budayakan like setelah baca ya, Happy reading 😘
Pulang dengan harapan mendapatkan jawaban atas pertanyaan pertanyaan yang mengelilingi otak nya,ia malah mendapat kan Omelan dari sang mommy,tentu saja hal itu membuat pikiran Aaron semakin kalut lantaran mommy nya yang begitu marah saat tahu Lora menangis
Ternyata Lora lah yang bercerita pada mommy nya,sebelum informasi tentang kecelakaan Ariana di ketahui,Mommy nya dan Lora sempat bertukar nomor telepon agar mudah untuk berkomunikasi,dan benar saja hal itu sangat berguna bagi Lora
Aaron kini meragukan sikap dewasa yang selama ini Lora miliki,padahal dulu Lora tidak mudah untuk bercerita pada siapapun tentang masalah nya termasuk masalah percintaan nya,namun sekarang ia justru dengan mudah mengatakan hal itu bahkan pada mommy nya
Aaron di marah habis habisan oleh sang mommy,bahkan ia di minta untuk segera membujuk dan berbaikan dengan Lora padahal Aaron belum sempat menjelaskan akar dari permasalahan nya dengan Lora
Tak ingin larut dalam pikiran nya,Aaron memilih untuk merebahkan diri nya memikirkan hari esok,haruskah ia menemui Lora dan memperbaiki hubungan nya atau menemui Ariana dan memastikan perasaan nya?
ia benar benar dalam keadaan pusing sekarang,ia benar benar tidak suka dengan keadaaan seperti ini,di Landa dan di selimuti perasaan galau dan bingung,wanita mana yang harus ia dahulu kan?
Ting!
Aaron merogoh ponsel di saku nya,ada pemberitahuan bahwa Jordan memposting sesuatu, Sebenarnya ia tak tertarik untuk melihat nya hanya saja entah mengapa jari nya tiba tiba mengetuk pemberitahuan itu
seketika hati dan mata nya memanas kala melihat Jordan yang memposting foto Ariana tengah terlelap dan tangan Jordan yang kini menggenggam erat tangan Ariana
“Get well soon baby❤️”
caption yang Jordan sematkan untuk pemanis foto tersebut,tentu saja postingan tersebut banyak di komentari oleh teman teman dan followers mereka,ada yang merasa terkejut dengan hubungan Ariana dan Jordan dan ada juga yang memberi ucapan selamat,cepat sembuh dan lain nya
__ADS_1
“Sial!” pekik Aaron frustasi,dengan mudah nya ia melempar ponsel mahal berlogo apel yang tinggal setengah itu, padahal ponsel itu baru ia beli beberapa Minggu yang lalu
“Pria itu benar benar... Arrghh!!” Aaron menarik dan mengacak acak rambut nya dengan kasar,baru saja ia dilema memikirkan antara Lora dan Ariana,kini ia kembali marah melihat postingan Jordan
sebenarnya ia merasa takut jika nanti Ariana lebih memilih Jordan,tak bisa di sangkal pesona Jordan memang sangat menawan,ia juga pria yang cool tentu saja banyak wanita yang suka pada nya kecuali Ariana, mungkin karena Ariana tidak tertarik pada nya membuat Jordan sangat penasaran pada Ariana
semalaman ia berpikir akhirnya ia memutuskan untuk menemui Lora terlebih dahulu,takut jika nanti wanita itu tiba tiba kembali ke negara C lantaran merasa tak di pedulikan oleh sang kekasih
tak butuh waktu lama bagi Aaron untuk sampai di apartemen Daddy nya,Ia pun memencet bel menunggu Lora untuk membuka pintu namun beberapaa menit ia menunggu Lora tak kunjung membuka pintu
takut jika terjadi sesuatu pada wanita itu,Aaron memutuskan untuk langsung masuk dengan menekan password yang jelas ia tahu,sengaja ia tak langsung masuk lantaran tak ingin terjadi sesuatu yang tak di inginkan
“Sayang.” ucap Aaron begitu ia masuk ke apartemen tersebut,mata nya menelisik seluruh ruangan yang tampak berantakan itu, seperti nya tadi malam Lora mengamuk dan meluapkan emosi nya pada benda benda yang berada di apartemen tersebut
ia tak marah lantaran paham dengan situasi yang kini Lora hadapi,wanita yang baru saja merasakan sakit hati tentu akan meluapkan emosi nya pada benda benda sekitar,dan hal itu lah yang kini Lora lakukan
Samar samar Aaron mendengar suara tangisan,tak begitu keras tapi masih bisa di dengar,tak kunjung di buka akhir nya Aaron memutar handle pintu kamar tersebut hingga terlihat lah Lora yang kini duduk dengan memegangi kedua lutut nya
tentu saja dengan linangan air mata yang membasahi seluruh wajah nya kini,entah berapa lama ia menangis yang jelas kini wajah nya terlihat sembab, mungkin sudah dari semalam, pikir Aaron
ia melangkah dengan lebar agar segera mendekati wanita itu,jujur ia paling tidak suka melihat wanita menangis, terlebih karena diri nya namun selama ini ia tak pernah melihat Ariana menangis lantaran wanita itu memang tak pernah menunjukkan wajah sedih pada Aaron
berbeda jika di malam hari,ia akan murung dan sangat sedih lantaran sikap Aaron yang berubah,namun Aaron tidak pernah peka akan diri nya
__ADS_1
“Sayang.” satu panggilan Aaron saja sudah membuat Lora mendongak menatap wajah tampan berondong nya itu,namun segera ia memalingkan wajah nya tak ingin jika Aaron melihat wajah nya yang terlihat jelek karena sembab
“Pergi lah,aku sedang tak ingin di ganggu.” tidak tahu diri memang,Lora malah mengusir anak dari pemilik apartemen yang kini ia tinggali
“Tidak,aku akan tetap di sini menemani mu,maaf kan aku.” Aaron duduk di hadapan Lora demi menyamakan posisi nya dengan kekasih nya itu,namun Lora sedikit menghindar dengan menggeser tubuhnya menjauh dari Aaron
“Aku ingin pulang!” ucap Lora tiba tiba setelah beberapa saat diam,Aaron menghela nafas, kata kata itu lah yang ia takut kan keluar dari mulut Lora
ia benar benar merasa bingung sekarang,padahal ia belum menemui Ariana tapi kini Lora malah membuat nya merasa tak enak ketika ia mengatakan ingin pulang saja,tidak mungkin Aaron meninggalkan Lora tanpa menemani wanita itu,bisa bisa ia akan langsung pulang hari ini jika tahu Aaron ingin pergi menemui Ariana
“Tolong jangan begini,kau baru saja datang kenapa tiba tiba ingin pulang.”
alasan nya saja sebenar nya,nyata nya ia tahu dengan jelas alasan Lora ingin pulang ke negara nya,tentu saja karena masalah kemarin malam
“Sudah lah Aaron, kenapa kau masih mempertahankan ku di saat hati mu untuk wanita lain?”
tangis nya kembali pecah ketika mengingat bahwa Aaron memang benar benar mencintai Ariana,sudah ia simpulkan sejak kemarin malam ketika Aaron tak langsung menjawab pertanyaan nya
“Aku hanya mencintai mu Lora, tolong percaya lah pada ku!” ucap Aaron mencengkram kedua bahu Lora,ia benar benar tak ingin jika wanita nya terus menangis meskipun ia masih ragu dengan perasaan nya saat ini
“Kau benar benar mencintai ku?” ucap Lora menyeka air mata nya,Aaron mengangguk menatap kedua manik coklat wanita itu
“Nikahi aku!”
__ADS_1
Deg!
TERIMA KASIH SUDAH MAMPIR SEMOGA SUKA DENGAN KARYA KU INI,JANGAN LUPA UNTUK LIKE,KOMEN DAN VOTE SEKALIAN RATE NYA ⭐⭐⭐⭐⭐ SESUAI PENILAIAN READERS YA,TERIMA KASIH🙏🥰