
Jordan sontak menginjak pedal rem secara mendadak beruntung kawasan itu masih sepi hingga tidak menyebabkan kecelakaan,hanya saja tubuh mereka sedikit terhuyung kedepan
“Maaf,apa kau baik baik saja?” ucap Jordan menyentuh kepala Ariana lantaran wanita itu kini mengeluh sakit di bagian kepala nya
“Aku baik baik saja.” ucap Ariana menepis tangan Jordan, meskipun akan bertunangan namun ia masih saja risih jika Jordan menyentuh nya
Jordan menatap Ariana sendu,selalu saja penolakan yang ia terima dari Ariana padahal ia sudah berusaha sebaik mungkin untuk menjadi pria yang berguna bagi Ariana
“Maaf aku benar benar tidak bermaksud untuk membuat mu terluka.” ucap nya lagi,ia benar benar merasa tidak enak saat ini
Ariana hanya diam tanpa menjawab,jujur ia juga merasa bersalah pada Jordan,di satu sisi ia merasa di bohongi oleh Jordan,namun di sisi lain ia juga memanfaat kan kebohongan Jordan
“Apa ingatan mu sudah kembali?” tanya Jordan hati hati,jika mendengar ucapan Ariana jelas wanita itu mengetahui sesuatu tentang nya,namun demi memastikan Jordan nekat bertanya pada Ariana
Ariana menutup kedua mata nya sejenak, mungkin ia memang harus jujur pada Jordan jika diri nya tidak pernah mengalami hilang ingatan,itu hanya akal akalan nya saja demi menghindari Aaron
“Aku...Aku tidak pernah mengalami hilang ingatan.”, ucap Ariana jujur pada akhir nya,untuk apa harus berbohong lagi jika semua orang sudah mengetahui kebohongan nya
Jordan tentu terkejut mendengar pengakuan Ariana,kini tak hanya Ariana,bahkan Jordan juga merasa di bohongi saat ini,namun ia memilih untuk menyimak saja mendengar alasan dari kebohongan Ariana pada nya
“Aku melakukan nya demi menjauhi Aaron.” timpal Ariana lagi,ia benar benar merasa tidak enak pada Jordan saat ini,jelas pria itu akan kecewa ia juga siap jika Jordan nanti nya membatalkan pertunangan mereka nanti
Jordan masih tetap diam di tempat,ia kini fokus menyimak ucapan Ariana namun di hati nya kini terasa sangat sakit mendengar jika diri nya hanya di jadikan alat oleh Ariana
Ariana juga diam setelah ia mengatakan semua nya pada Jordan,ia semakin yakin jika Jordan kini memang tengah marah lantaran hanya diam tanpa berucap apapun
Lama saling diam akhir nya Jordan melajukan kembali mobil nya,Ariana mengerutkan kening nya karena Jordan tetap melanjutkan perjalanan mereka menuju butik yang akan mereka datangi
“Jordan,jika kau ingin membatalkan per..”
“Kita akan tetap bertunangan.” ucap Jordan tegas tanpa menatap Ariana
__ADS_1
“Apa?” pekik Ariana
Dugaan nya salah mengira jika Jordan akan membatalkan pertunangan mereka setelah mengetahui semua nya,justru pria itu tetap melanjutkan pertunangan mereka
“Kenapa? seharusnya kau bahagia karena aku masih menerima mu setelah mengetahui kebohongan mu.” ucap Jordan entah mengapa terdengar seperti menyindir di telinga Ariana
“Ya,seharus nya aku harus bahagia kan? kenapa aku malah menjadi sedih?” ucap Ariana membatin
Ariana diam saja,ia sebenar nya juga bisa membela diri karena Jordan juga melakukan kebohongan,namun entah mengapa ia tidak memiliki selera untuk berbicara saat ini
Hingga tanpa terasa mobil yang mereka kendarai kini berada di depan butik besar langganan keluarga Ariana,Ariana masih tetap diam,pikiran nya kacau hingga ia tak menyadari jika mereka sudah sampai di tempat tujuan
“Ayo turun.” ucap Jordan pada Ariana namun Ariana juga tidak merespon,ia masih asik dengan lamunan nya,Jordan yang hampir turun pun menghentikan gerakan tangan nya untuk membuka pintu mobil
“Ariana?” Tangan Jordan kini menepuk pundak Ariana pelan hingga membuat wanita itu tersentak kaget
“Hm,ya?” sahut Ariana
Ariana menghela nafas panjang,bisa bisa nya ia termenung sepanjang jalan sampai tidak fokus seperti saat ini,Mereka pun masuk ke dalam butik untuk mengambil gaun pertunangan nya
.
.
.
Di tempat lain Aaron kini tengah duduk di kursi kuasa nya sembari menatap ponsel nya,ia mendapat info jika Ariana dan Jordan sekarang tengah berada di sebuah butik berdua
Ya,Aaron menyuruh seseorang untuk memantau Ariana jika wanita itu keluar dari rumah nya,ia tahu jika sekarang akan sulit bagi nya untuk bertemu dengan Ariana setelah papa Ariana tahu tentang mereka berdua
“Mereka ke butik bersama?”
__ADS_1
Entah mengapa dada nya sesak memikirkan hal itu, memikirkan bagaimana mereka berdua di dalam mobil, bergandengan tangan,tertawa bersama,tak di sadari kedua tangan nya kini mengepal membayangkan hal yang belum tentu terjadi
Tanpa pikir panjang ia pun menghubungi Lora,mengajak nya untuk mencari gaun ke acara pertunangan Ariana dan Jordan nanti nya
Ya,itu hanya alasan Aaron saja agar ia bisa bertemu dengan Ariana,tak peduli jika Ariana kini tengah bersama Jordan,yang jelas ia harus bertemu dengan Ariana dan memaksa wanita itu untuk menghentikan semua sandiwara nya
”Halo? kau dimana? aku akan menjemputmu kita akan pergi membeli gaun untuk pertunangan Ariana dan Jordan besok.” ucap nya ketika Lora sudah mengangkat telepon nya padahal wanita itu belum sempat berbicara sedikit pun
“Tapi..”
“Aku jemput sekarang!” ucap Aaron menutup telepon nya secara sepihak,jelas saja hal itu membuat Lora merasa kesal padahal ia belum sempat mengatakan bahwa ia sedang dalam perjalanan pulang dan ia bisa datang kekantor nya tanpa harus Aaron yang menjemput nya
Untuk hal belanja tentu Lora tak ingin melewati nya,bagi nya belanja adalah salah satu obat ampuh saat ia merasa kesal atau marah,Namun Aaron justru mematikan telepon nya terlebih dahulu
Ia pun meminta sang sopir untuk segera melakukan mobil nya agar segera sampai di depan apartment nya. Ralat, apartment Daddy nya Aaron lebih tepat nya
Beruntung jalanan tidak macet jadi tidak butuh waktu lama bagi Lora untuk sampai di depan apartemen nya,namun tetap saja ia sampai serentak dengan Aaron,ia bahkan bingung secepat apa Aaron mengendarai mobil nya hingga mereka bisa sampai secara bersamaan mengingat kantor Aaron cukup jauh dari apartment nya
“Kau dari mana? kenapa baru sampai?” tanya Aaron mengerut kan keningnya,jelas ia bertanya lantaran Lora keluar dari kantor nya sudah sangat lama dan seharus nya ia sudah berada di apartemen nya,namun ternyata wanita itu justru juga baru sampai sama seperti nya
“A-aku..”
Lora jelas bingung untuk menjawab pertanyaan Aaron,tidak mungkin ia mengatakan jika ia tadi bertemu dengan Jordan untuk menghilangkan rasa kesal nya namun justru rasa kesal nya semakin bertambah
“Yasudah,ayo kita pergi sekarang.” ucap Aaron membuka pintu mobil nya untuk Lora,dan wanita itu pun segera masuk ke dalam mobil Aaron
Aaron segera melajukan mobil nya menuju butik dimana Ariana dan Jordan berada,sama seperti Lora,Ariana juga sangat suka berbelanja,ia sangat yakin jika kini Ariana tengah memilih pakaian di sana
Dan benar saja Arian tak langsung pulang lantaran melihat banyak pakaian yang bagus sesuai dengan selera nya di sana,sudah lama ia tidak berkunjung ke butik itu,hari ini ia berniat untuk menghabis kan uang di dalam rekening nya
Tak butuh waktu lama akhir nya Aaron dan Lora sampai di depan butik tersebut,sesuai dengan info dari orang suruhan nya memang Ariana dan Jordan masih berada di dalam butik, terlihat dari mobil Jordan yang masih berada di area parkir
__ADS_1
“Ayo masuk!”