
Waktu terus saja berjalan tanpa terasa kini usia kandungan Ariana sudah mencapai sembilan bulan, Ariana dan Aaron yang baru saja kembali dari rumah sakit kini memilih untuk merebahkan diri lantaran dokter yang meminta Ariana untuk beristirahat sejenak, pasal nya wanita itu terlalu banyak beraktivitas bahkan terlalu berlebihan.
“Kau ingin sesuatu sayang?”
Tanya Aaron mengusap puncak kepala Ariana dengan lembut lalu turun ke perut wanita itu yang sudah membuncit sempurna, Ariana menggeleng lantaran sama seperti hamil Michelle yang sering menginginkan sesuatu selalu Aaron.
“Baiklah aku akan di sini menemani mu.”
Ucap Aaron seraya duduk di samping Ariana, Ariana hanya mengangguk lalu masuk ke dalam dekapan Aaron namun mendadak wanita itu menjauh kala mencium aroma parfum Aaron yang terasa tidak sopan di indera penciuman nya.
“Kenapa sayang?”
Tanya Aaron bingung melihat sang istri yang menjauh, pria itu mulai mendekat namun lagi lagi Ariana menjauh seraya menjepit hidung nya dengan jari nya membuat Aaron semakin pusing saja.
“Parfum mu, aku tidak suka!”
Sentak Ariana meminta Aaron untuk menjauh, pria itu tak langsung menurut dan mencium aroma parfum nya, Tak ada yang salah dari aroma parfum nya, aroma nya wangi sama seperti yang biasa ia gunakan.
“Tapi sayang, ini aroma parfum ku yang..”
“Aku bilang menjauh! Bau nya sangat menyengat Aaron!”
Sentak Ariana membuat Aaron mau tak mau menurut dan menjauh dari ranjang, dari pada nanti akan menjadi masalah lebih baik ia mengganti pakaian nya saja, namun Ariana justru meminta nya untuk tidak ganti pakaian lantaran suka melihat pakaian yang Aaron pakai.
“Jangan berniat untuk mengganti pakaian mu ya, aku hanya ingin melihat kau memakai pakaian itu saja.”
Ucap Ariana membuat Aaron kini berada di posisi sulit, apa yang harus ia lakukan? Mengganti pakaian tapi Ariana tidak mengizinkan dan jika tidak di ganti Ariana tidak mau berdekatan dengan nya.
__ADS_1
“lalu aku harus bagaimana sayang?”
Tanya Aaron memelas, tidak mungkin ia hanya berdiri di sana tanpa mendekati istri nya padahal ia benar benar ingin sekali memeluk istri nya dan menemani bayi yang akan launching itu.
“Di situ saja nanti juga hilang sendiri bau nya.”
Ucap Ariana santai seraya meraih cemilan yang memang selalu ia sediakan di kamar nya, Aaron pun hanya diam berdiri di sana selama beberapa menit, memang benar benar suami takut istri.
Tak lama Ariana mendadak mengeluh kesakitan seraya memegangi perut nya membuat Aaron merasa khawatir, beruntung keluarga nya berada di rumah nya lantaran memang takut jika sewaktu waktu Ariana tiba tiba saja melahirkan.
“Akhhh perut ku!”
Ringis Ariana memegangi perut nya, melihat itu Aaron sontak saja mendekati Ariana namun wanita itu masih enggan untuk berdekatan dengan suami nya itu, tentu saja hal itu membuat Aaron sangat bingung lalu memilih untuk memanggil keluarga nya.
“Ayo cepat bawa Ariana ke rumah sakit!"
“Jangan dekat dekat Aaron, bau mu tidak enak!”
Pekik wanita itu seraya mendorong tubuh Aaron, tak hanya Aaron bahkan dokter dan perawat di sana juga bingung dengan situasi di sana, entah adegan apa yang sedang mereka lihat, biasanya para wanita akan minta di temani suami nya ketika akan melahirkan namun berbeda dengan Ariana, justru suami nya lah yang kekeh tetap ingin di sana meskipun mendapat banyak umpatan dari Ariana.
“Lalu aku harus bagaimana?!!”
Sentak Aaron juga sudah lelah menghadapi Ariana yang semakin aneh saja, jelas ia tidak akan keluar dari ruangan itu lantaran ingin melihat momen anak kedua nya lahir, tak ada cara lain, Aaron mau tak mau harus melepas pakaian nya agar bisa mendekati istri nya itu.
“Sudah ku buang.”
Ucap Aaron seraya mendekati Ariana setelah ia melepas pakaian nya, jangan tanya bagaimana reaksi dokter dan perawat di sana, ingin tertawa tapi mereka tahu siapa yang mereka tertawakan.
__ADS_1
Hingga tak lama terdengar suara tangisan bayi membuat semua orang kini bernafas lega, begitu pun dengan Aaron dan Ariana, kedua nya saling menatap tersenyum melihat bayi kedua mereka yang sangat cantik, beruntung kali ini Aaron tidak pingsan seperti sebelum nya.
“Kali ini dia sangat mirip dengan mu.”
Ucap Aaron seraya mengecup puncak kepala Ariana, Ariana tersenyum seraya mengangguk memang putri kedua mereka terlihat mirip dengan nya.
Setelah di pindahkan ke ruang rawat semua keluarga kini masuk menemui Ariana dan bayi nya, semua orang kini memuji kecantikan sang bayi yang sangat mirip dengan Ariana.
“Cantik sekali, apa kalian sudah menyiapkan nama?”
tanya Ayana menatap keponakan nya itu, Aaron mengangguk lantaran mereka memang sudah menyiapkan nama untuk putri kedua mereka.
“Nichelle Arlona Adiwijaya.” ucap Aaron menatap bayi kecil nya, bayi itu tersenyum meskipun mata nya masih tertutup seolah-olah mengerti jika nama nya baru saja di sebut.
Semua orang kini sibuk menatap bayi kecil itu meninggalkan Aaron dan Ariana yang berada di ranjang rawat VIP itu, Aaron kemudian mendekatkan wajah nya ke telinga Ariana seraya berbisik.
“Terima kasih sudah menjadi bagian dalam hidup ku.”
Bisik Aaron di telinga Ariana, kedua nya saling menatap dengan penuh cinta, akhir nya perjuangan cinta mereka berbuah manis meskipun dengan banyak rintangan yang mereka hadapi, Ariana benar benar menjadi ratu di kehidupan Aaron.
...TAMAT...
.
.
.
__ADS_1
Halo semua nya, terima kasih atas dukungan nya selama ini untuk karya Author, sampai bertemu di karya lain nya ya👋🥰