
“Aaron meminta Ana untuk membatalkan pertunangan dengan Jordan.”
Ari menghentikan langkah nya, sedikit banyak ia tahu jika Aaron meminta Putri nya untuk membatalkan pertunangan nya dengan Jordan mendengar Ariana menelepon tadi
Namun ia belum tahu alasan Aaron untuk itu,ingin menanyakan nya pada Ariana namun melihat Ariana yang masih bersedih membuat Ari mengurungkan niat nya untuk bertanya
Namun kini Ariana sendiri yang ingin memberitahu nya,Ari pun tak ingin menyia-nyiakan kesempatan,ia kembali duduk di tepi ranjang putri nya itu sambil mendengarkan putri nya bercerita tentang hal yang tak ia ketahui
“Ana mau menceritakan nya?” tanya Ari pelan,ia tak ingin terkesan memaksa yang membuat Ariana tertekan nanti nya
Ariana mengangguk lantaran kini ia merasakan sesak karena menyimpan terlalu banyak rasa sakit di hati nya
Ariana menceritakan bagaimana ia dulu mulai mencintai Aaron saat Aaron mengatakan akan menikah dengan nya setelah dewasa hingga saat sekarang Aaron yang tiba tiba posesif pada nya padahal jelas Aaron sudah memiliki kekasih bahkan akan bertunangan
Mendengar cerita Ariana tentu saja membuat Ari merasa marah pada Aaron,setelah menyakiti hati Putri nya bagaimana bisa ia masih bersikap seolah olah paling berhak menentukan kehidupan Ariana
Memang selama ini Ari mempercayakan Putri nya pada pria itu namun sekarang ia benar benar marah setelah mendengar pengakuan Ariana
“Dasar badjingan!” ucap Ari berdiri dengan tangan terkepal,Ariana segera menahan tangan papa nya takut jika papa nya bertindak kasar pada Aaron
Bukan mengkhawatirkan Aaron hanya saja ia tak ingin ada pertikaian di antara dua keluarga yang telah lama berhubungan baik selama ini
“Sudah pa, lagi pula Ana tidak akan menuruti kemauan nya.” ucap Ariana meyakinkan papa nya agar tidak melakukan hal yang tidak di inginkan pada Aaron
“Tapi dia sudah keterlaluan Ana,mengapa ia bersikap seolah olah memiliki hak penuh atas mu padahal jelas ia sudah memiliki kekasih.” geram Ari
“Pa,Ana baik baik saja,sudah jangan di perpanjang,Ana tidak mau ada pertikaian antar keluarga kita dan keluarga daddy.”
Pinta Ariana,hal ini lah yang sebenarnya ia takuti yang membuat nya tak ingin mengatakan hal yang sebenarnya pada sang papa,namun ia juga butuh tempat untuk membagi perasaan nya saat ini
“Baik lah jika itu yang Ana inginkan,papa tidak akan memperpanjang masalah ini,tapi ingat jika ia kembali mengganggu mu jangan takut untuk memberitahu papa.” ucap Ari lalu melangkah kan kaki nya keluar dari kamar Ariana
__ADS_1
Ariana mengangguk demi ketenangan sang papa, meskipun sempat panik lantaran papa nya tersulut emosi namun kini ia merasa sedikit lega lantaran beban nya kini terasa berkurang setelah membagi nya dengan sang papa
.
.
.
Sedangkan di tempat lain kini Aaron tengah merasa marah lantaran Ariana yang tak menuruti perintah nya,Ia menjadi begitu posesif sekarang setelah Ariana menyetujui bertunangan dengan Jordan
Hati nya sakit namun ia juga tak mengaku jika memiliki perasaan terhadap Ariana,ia akan selalu membantah jika orang menanyakan hal itu dengan beralasankan mereka yang sudah berteman lama bak kakak dan adik
“Ada apa dengan ku? kenapa aku seperti ini?” ucap nya frustasi bahkan kini sprei kasur nya sudah berantakan setelah mendapat penolakan dari Ariana
“Aku harus menemui nya,aku tak rela ia bertunangan dengan pria itu.” ucap nya kembali meraih ponsel yang sebelum nya ia jadikan sasaran amukan nya
Ia pun mengirim pesan pada Ariana lantaran yakin jika Ariana akan menolak telepon nya nanti. “Kita bertemu di cafe biasa besok.” isi pesan tersebut setelah mengirim pesan tersebut Aaron pun membersihkan diri nya
Hingga keesokan hari nya ia pun pergi untuk menemui Aaron di cafe di mana mereka biasa nya bertemu dulu,Ariana cantik dengan dress putih selutut nya seperti biasa akan ada hiasan di kepala nya entah itu bando aku penjepit rambut ia takkan pernah membiarkan kepala nya itu kosong tanpa aksesoris
“Mau kemana?” Tanya Hana ketika melihat Ariana turun dari tangga dan terlihat seperti akan pergi
“Ana mau ketemu Jordan ma.” ucap nya bohong lantaran takut jika mama nya marah ketika tahu ia akan pergi untuk menemui Aaron yang ia sendiri tidak tahu alasan mereka harus bertemu
Hana mengangguk lantaran memang tak ada yang mencurigakan dari Ariana,Setelah mendapat izin dari mana nya Ariana pun pergi dengan sopir lantaran ia tak diizinkan lagi untuk menyetir setelah kecelakaan itu
“Pak,tunggu di sini saja,saya hanya sebentar.” ucap Ariana pada sopir nya lantaran takut jika nanti sopir nya melihat ia bertemu dengan Jordan mengingat sekarang papa nya meminta para penjaga Ariana untuk memberikan laporan sedetail mungkin tentang kegiatan Ariana di luar rumah
Ariana pun keluar dari Mobil dan berjalan ke dalam cafe dengan langkah lambat,ia mengedarkan pandangan nya ketika berada di dalam cafe tersebut namun tak ada Aaron di sana,Ariana pun memilih untuk menunggu sebentar
Ariana memesan minuman terlebih dahulu sambil menunggu kedatangan Aaron,tak lama kemudian Aaron datang dengan pakaian kantor nya yang membuat nya terlihat tampan
__ADS_1
Ariana meneguk Saliva kala melihat gagah nya Aaron saat berjalan,tak hanya dia,bahkan para gadis yang berada di cafe tersebut menatap Aaron kagum bahkan ada yang menggoda pria itu namun tak di gubris sedikit pun oleh nya
Aaron duduk di hadapan Ariana dan hal itu membuat para gadis disana berteriak kecewa lantaran mengira Ariana adalah kekasih Aaron
“Yah,sudah punya pacar.”
“Pantas saja tidak melirik,pacar nya cantik sekali seperti model.”
“Apa pacar nya model?”
begitu lah kira kira kata kata yang Ariana dengar dari para gadis di sana,Ariana memasang wajah datar sedangkan hati nya kini bahagia lantaran orang orang disana mengira ia adalah kekasih Aaron sama seperti dulu saat mereka masih sangat dekat
“Apa?” Tanya Ariana ketus,sekarang ia tak ingin bersikap lembut lagi dengan Aaron
“Mbak,menu nya.” ucap Aaron pada pelayan yang tak menghiraukan pertanyaan Ariana
Setelah memesan makanan Aaron pun menatap wajah cantik Ariana meskipun masih ada bekas luka namun kecantikan gadis itu tidak pudar lantaran ia memang keturunan chindo
Ariana memalingkan wajah nya ketika Aaron menatap nya dengan lekat,jujur tatapan Aaron seperti ini lah membuat nya salah tingkah
“Kau gugup aku tatap?” tanya Aaron memecahkan keheningan di antara mereka,Arian tak menjawab juga tak menatap atau melirik Aaron sedikit pun,Ia sudah bertekad untuk tidak terpengaruh oleh ucapan Aaron
“Katakan saja apa mau mu.” ucap nya ketus
“Batalkan pertunangan mu...”
“Sudah ku katakan tidak Aaron!” sentak Ariana yang kesal lantaran Aaron masih saja meminta nya untuk membatalkan pertunangan nya dengan Jordan
“Dan menikah lah dengan ku.”
Deg!
__ADS_1
TERIMA KASIH TELAH MEMBACA CERITA KU SAMPAI BAB INI,MOHON DUKUNGAN UNTUK KARYA KU DENGAN LIKE,KOMEN DAN VOTE SEKALIAN RATE NYA SESUAI PENILAIAN READERS,AUTHOR JUGA MENERIMA KRITIKAN DAN SARAN JIKA TERDAPAT KESALAHAN ATAU KETIDAKPUASAN DI CERITA KU🥰🙏